87 Aset Kendaran Haji tidak Layak Kemenag Terjual di Jeddah

KEMENTERIAN Agama menjual kendaraan tidak layak pakai yang menumpuk di gudang sewa kendaraan Kantor Urusan Haji Jeddah.

Gudang terletak di Ar-Rehab Jeddah. Kendaraan yang terparkir telah berumur puluhan tahun.

Sebagian besar tidak layak pakai dan tidak bisa digunakan untuk operasional ibadah haji.

“Tercatat ada 87 kendaraan yang sudah tidak layak pakai dan membebani anggaran sewa gudang setiap tahunnya,” kata Konsul Haji pada KJRI Jeddah Nasrullah Jasam di Jeddah, Sabtu (21/12).

“Alhamdulillah hari ini semua sudah terjual,” lanjutnya.

Dijelaskan Nasrullah, proses penjualan ini dilakukan oleh tim yang diutus Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama.

Dalam rilisnya, Tim penjualan tanpa lelang kendaraan ini bertolak ke Arab Saudi setelah mendapat persetujuan dari Kementerian Keuangan.

BACA JUGA  Indeks Kerukunan Umat Beragama 2025 Tertinggi Sejak 2015

Kemenkeu telah menerbitkan surat No S-202/MK.6/KN.4/2024 tertanggal 1 November 2024 perihal Persetujuan Penjualan Tidak Secara Lelang Barang Milik Negara Selain Tanah dan/atau Bangunan Pada Kantor Teknis Urusan Haji Jeddah Arab Saudi.

Butuh waktu cukup lama untuk melakukan proses penjualan.

Operasional penyelenggaraan ibadah haji berlangsung puluhan tahun menyisakan banyak aset. Termasuk kendaraan operasional haji.

Aset kendaraan haji

Sejak awal aset-aset yang ada di Jeddah Arab Saudi tercatat sebagai Barang Milik Haji (BMH). Namun tidak ada mekanisme pengelolaan terkait BMH.

Aset tersebut agar segera dialihkan menjadi aset Barang Milik Negara (BMN) di Satker Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama RI.

Hal itu atas rekomendasi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI).

BACA JUGA  Jemaah Mulai Diberangkatkan ke Arafah untuk Wukuf

Setelah melalui proses cukup panjang dimulai dari inventarisasi aset kendaraan, pengalihan aset dari BMH ke BMN.

Sekaligus pencatatan dalam sistem aplikasi, permohonan persetujuan penjualan kendaraan dari Ditjen PHU.

Hingga terbitnya surat persetujuan penjualan dari Kementerian Keuangan.

Akhirnya pada 20 Desember 2024 bertempat di gudang sewa kendaraan daerah Ar-Rehab Jeddah.

“Tim telah berhasil melakukan penjualan kepada pihak pembeli dari Perusahaan Salim Ahmad Salim Az-Zahrani,” papar Nasrullah.

Setelah adanya kesepakatan jual beli antara pihak penjual dan pembeli, diadakan penandatanganan kontrak jual beli.

Pihak penjual diwakili Asep Rohadian, pihak pembeli diwakili Salim Ahmad Salim Az-Zahrani.

Ikut mengetahui proses kontrak jual beli ini, Konsul Haji KJRI Jeddah, Nasrullah Jasam.

BACA JUGA  SMA Katolik Santo Mikhael Solor Resmi Menjadi Sekolah Negeri

Beberapa kendaraan yang dijual adalah kendaraan Astuti atau singkatannya Astrea Tujuh Tiga.

Kendaraan sepeda motor warna merah legendaris karena setiap petugas haji pernah merasakan naik sepeda motor ini untuk mengantarkan jamaah ke maktab di Mina.

Astuti sudah beroperasi pada 1990. Dan tahun ini tepat 34 tahun Astuti istirahat untuk selamanya karena tidak layak digunakan dan akhirnua dijual. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

DSP Farm Kota Bandung Kembali Menjadi Pemasok Sapi Kurban Presiden

PETERNAKAN sapi dan domba milik peternak muda Kota Bandung, DSP Farm, kembali dipercaya menjadi pemasok hewan kurban bantuan masyarakat (Banmas) Presiden pada 2026. Kepercayaan tersebut menjadi tahun keenam secara berturut-turut bagi…

Bangunan SPPG di Depan Puskesmas Pangaribuan Dinilai Ganggu RSJ

PEMBANGUNAN dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) milik Badan Gizi Nasional (BGN) di kawasan UPT Puskesmas Pangaribuan, Kabupaten Tapanuli Utara-Sumatera Utara, menuai sorotan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Tapanuli…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Resmi Hengkang dari Etihad, Guardiola Tinggalkan Legacy Besar untuk Man City

  • May 22, 2026
Resmi Hengkang dari Etihad, Guardiola Tinggalkan Legacy Besar untuk Man City

Ingin Netral, John Herdman Pilih Nonton Laga Terakhir Persija

  • May 22, 2026
Ingin Netral, John Herdman Pilih Nonton Laga Terakhir Persija

Pemain Persib Diminta Fokus dan tidak Remehkan Persijap

  • May 22, 2026
Pemain Persib Diminta Fokus dan tidak Remehkan Persijap

Arema Tutup Musim dengan Mengalahkan PSIM

  • May 22, 2026
Arema Tutup Musim dengan Mengalahkan PSIM

Spirit Gemi, Nastiti, Ngati-ati Jadi Fondasi Literasi Keuangan Generasi Muda Jogja

  • May 22, 2026
Spirit Gemi, Nastiti, Ngati-ati Jadi Fondasi Literasi Keuangan Generasi Muda Jogja

Priangan Timur Darurat Pinjol dan Investasi Bodong

  • May 22, 2026
Priangan Timur Darurat Pinjol dan Investasi Bodong