Kejari Sidoarjo Periksa Dua Saksi Kunci Kasus TKD Damarsi

PENYIDIKAN dugaan penyimpangan alih fungsi Tanah Kas Desa (TKD) Damarsi Kecamatan Buduran, Sidoarjo terus didalami oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat.

Tim penyidik kini fokus memeriksa sejumlah saksi kunci untuk mengusut dugaan keterlibatan unsur Pemerintah Desa (Pemdes) dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sejak awal proses pengalihan lahan.

​Dua saksi penting, yakni pemasok material urukan, Mashuda,55, dan Ketua BPD Damarsi Karmidi,60. Keduanya telah memberikan keterangan kepada penyidik terkait kronologi dan legalitas proses alih fungsi lahan TKD menjadi kawasan perumahan tersebut.

Dugaan keterlibatan Pemdes

Dugaan penyimpangan alih fungsi TKD Damarsi Kecamatan Buduran, Sidoarjo terus didalami oleh Kejaksaan Negeri. (Dok/Ist)

​Mashuda mengungkapkan kepada awak media, aktivitas pengalihan fungsi lahan bermula sekitar Oktober 2023. Sebelum pengurukan tanah dilakukan, pihak desa dan pengembang sempat menggelar acara seremoni di lokasi tanah pengganti.

BACA JUGA  Gubernur Jateng Pastikan Pemangkasan Dana TKD tidak Ganggu Program

​”Sebelum pengurukan ada tumpengan dulu, lalu pemasangan patok. Yang hadir waktu itu kepala desa, Ketua BPD saat itu, pihak pengembang dan pihak lainnya. Saya ada di lokasi dan menyaksikan langsung,” kata Mashuda, Kamis (11/6).

​Ia menambahkan, proses pengurukan berlangsung selama berbulan-bulan hingga lahan siap bangun. Saat ini, di atas lahan TKD tersebut bahkan telah berdiri sejumlah unit rumah komersial. Mashuda meyakini pihak Pemdes mengetahui persis proyek ini karena keterlibatan mereka sejak awal pemasangan patok.

Akui ada kesepakatan awal

​Di pihak lain, Ketua BPD Damarsi, Karmidi, seusai menjalani pemeriksaan di Kejari Sidoarjo, membenarkan adanya kesepakatan awal (akad) antara pihak desa dengan pengembang mengenai pemanfaatan tanah pengganti TKD.

​Namun, Karmidi menegaskan bahwa sikap BPD berubah setelah menemukan adanya kejanggalan dalam proses administrasi tukar menukar aset desa tersebut.

BACA JUGA  Bupati Humbahas Dorong Penguatan Pemerintahan Desa

Tanah pengganti yang dijanjikan pengembang ternyata tidak dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

​”Ketika tanah pengganti yang dijanjikan ternyata tidak bisa diproses, saya meminta kepala desa menghentikan proses alih fungsi dan seluruh aktivitas di lahan TKD itu,” kata Karmidi.

Tidak langgar hukum

​Menurutnya, rekomendasi penghentian tersebut dikeluarkan sebagai bentuk kehati-hatian agar tidak menimbulkan pelanggaran hukum. Kendati demikian, peringatan dari BPD tersebut diabaikan, dan aktivitas pembangunan perumahan di lokasi tetap berjalan berlanjut.

​Dikonfirmasi secara terpisah, Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Sidoarjo, Sigit Sambodo, membenarkan bahwa pihaknya tengah gencar memanggil sejumlah pihak terkait untuk memperjelas konstruksi perkara hukum kasus ini.

BACA JUGA  93 Anggota BPD Palipi Resmi Diperpanjang Masa Jabatannya

​”Benar, tim penyidik telah meminta keterangan dari yang bersangkutan. Kami masih terus mendalami materi penyelidikan, mengumpulkan dokumen, serta mencocokkan keterangan para saksi pelapor dan terlapor,” tegas Sigit.

​Saat ini, Kejari Sidoarjo berfokus mendalami tiga poin utama. Yaitu mekanisme dan regulasi alih fungsi TKD Damarsi, validitas serta proses pengadaan tanah pengganti yang disediakan pihak pengembang.

Pemetaan peran masing-masing pihak (Pemdes, BPD, dan pengembang) dalam proyek yang kini memicu sorotan publik tersebut. (OTW/M-01)

Related Posts

Sri Sultan Persilakan Demo Asal tidak Merusak

GUBERNUR DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mempersilakan masyarakat yang akan menyampaikan aspirasinya pada Rabu (28/10) dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda. “Kebebasan menyampaikan aspirasi tidak boleh dibatasi, tetapi juga…

Polda Jateng Ajak Masyarakat Jaga Persatuan meski Berbeda Pandangan

MENJELANG peringatan Hari Sumpah Pemuda pada Rabu (28/10/2026), Polda Jawa Tengah mengajak masyarakat untuk menjaga semangat persatuan dan kesatuan di tengah perbedaan pandangan dan aspirasi. Ajakan itu disampaikan menyikapi rencana…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Turnamen Mini Soccer Cendrawasih Karsa Media Cup 2026, Perkuat Tradisi Kompetisi Antarmedia

  • October 27, 2026
Turnamen Mini Soccer Cendrawasih Karsa Media Cup 2026, Perkuat Tradisi Kompetisi Antarmedia

Sri Sultan Persilakan Demo Asal tidak Merusak

  • October 27, 2026
Sri Sultan Persilakan Demo Asal tidak Merusak

The Longest Wait, Film Kisah di Balik Perjalanan Timnas Indonesia Resmi Tayang

  • October 27, 2026
The Longest Wait, Film Kisah di Balik Perjalanan Timnas Indonesia Resmi Tayang

OJK Perketat Pengawasan Pasar Modal

  • October 27, 2026
OJK Perketat Pengawasan Pasar Modal

Polda Jateng Ajak Masyarakat Jaga Persatuan meski Berbeda Pandangan

  • October 27, 2026
Polda Jateng Ajak Masyarakat Jaga Persatuan meski Berbeda Pandangan

PTN Diminta Perkuat Sinergi dengan Pemerintah dan Industri

  • October 27, 2026
PTN Diminta Perkuat Sinergi dengan Pemerintah dan Industri