Lisa Mariana Penuhi Panggilan Polda Jabar Terkait Video Syur

SETELAH sempat mangkir pada panggilan pertama, selebgram Lisa Mariana hari ini Selasa (15/7) sekitar Pukul 10.30 WIB, hadir di Mapolda Jabar untuk memenuhi panggilan dari Direktorat Reserse Siber.

Dia menjadi saksi atas kasus video syur yang diduga diperankan dirinya. Dalam video itu, Lisa beradegan dengan pria bertato. Video tersebar di website berbayar.

Kuasa hukum Lisa Mariana, Jhon Boy Nababan, mengatakan, kliennya hari ini memenuhi panggilan dari Ditressiber Polda Jabar untuk pemanggilan sebagai saksi, serta selanjutnya akan didampingi kuasa hukum.

Sudah siap

Lisa hadir dengan tampilan yang lebih modis bernuansa hitam ditambah kacamata. Ketika disinggung terkait kesiapan, Lisa menegaskan siap untuk menjalani pemeriksaan.

BACA JUGA  Saksi Ahli Tim Hukum Polda Jabar Jelaskan Tentang Alat Bukti Dalam Tindak Pidana

“Persiapannya, siap dong, harus siap. Aku belum bisa banyak ngomong, soalnya aku baru bangun tidur,” ungkapnya.

Kehadiran Lisa ini menindaklanjuti dari surat panggilan kedua yang telah dilayangkan Ditressiber Polda Jabar. Sebelumnya, Lisa tak hadir pada panggilan pertama.

Asosiasi Advokat Indonesia

Terkait video syur ini, Lisa dilaporkan oleh Asosiasi Advokat Indonesia. Barang bukti video yang telah diamankan sebanyak tiga.

“Lisa beberapa waktu lalu dilaporkan oleh seseorang dengan laporan yang telah kami terima di Ditressiber Polda Jabar. Kami juga sudah melakukan beberapa proses permintaan keterangan dari saksi-saksi pelapor ini. Sudah kami lakukan lebih dari satu untuk menguatkan dari laporan yang dimintakan oleh bersangkutan,” jelas Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan.

BACA JUGA  2.632 Personel Siap Amankan Piala Presiden 2025 di SJH

Barang bukti

Dirressiber Polda Jabar, Kombes Resza, menyebut kasus ini sedang proses penyelidikan dan mengumpulkan barang bukti serta melakukan pemeriksaan dari yang bersangkutan.

“Keduanya mengakui bahwa mereka memang yang ada dalam video itu. Dan, dari hasil penyelidikan kami ke yang bersangkutan pun menyadari bahwa itu direkam (sengaja) dan sadar,” ujarnya.

Disinggung terkait video syur itu kemungkinan dikomersialkan, Resza menyebut video itu sudah beredar di satu website berbayar.

“Video itulah yang kami kami jadikan objek dalam penyelidikan. Dilihat dari videonya, video ini beredar memang dibuat sengaja. Tapi, untuk penyebarannya, kami belum sampai ke website yang menyebarkan. Kami lakukan penyelidikan secara online atau digital,” bebernya. (Rava/N-01)

BACA JUGA  Polda Jabar Musnahkan 4.599 Knalpot Bising dan 28,9 Kg Sabu

Dimitry Ramadan

Related Posts

Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit

SEBAGAI kelanjutan dari hadirnya MAPrivilege, Telkomsel bersama PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP) menggelar Exhibition Telkomsel x MAP : MAPrivilege, sebuah aktivasi dari kolaborasi yang menghubungkan ekosistem digital dengan jaringan ritel…

Kemenimipas Menonaktifkan Lima Pejabat Lapas Cibinong untuk Diperiksa

UNTUK menindaklanjuti temuan Ombudsman perihal  adanya ruang tahanan yang mirip apartemen di Lapas Cibinong, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) akan melakukan investigasi. Untuk itu mereka menonaktifkan lima pejabat struktural Lapas…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

  • September 27, 2026
Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

  • September 27, 2026
Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit

  • September 27, 2026
Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit

Kota Bandung Alami Kemajuan dalam Pelayanan Publik dan Investasi

  • September 27, 2026
Kota Bandung Alami Kemajuan dalam Pelayanan Publik dan Investasi

128 Peserta Ikuti Kejuaraan Domino ORADO Piala Panglima TNI

  • September 27, 2026
128 Peserta Ikuti Kejuaraan Domino ORADO Piala Panglima TNI

1000 Peserta Diharapkan Ikuti Lomba Borobudur 100 untuk Bantu Penyandang Cerebral Palsy

  • September 27, 2026
1000 Peserta Diharapkan Ikuti Lomba Borobudur 100 untuk Bantu Penyandang Cerebral Palsy