Selundupkan Narkotika di Korset, WN Malaysia Ditangkap Satgaspam Bandara Juanda

SEORANG Warga Negara (WN) Malaysia berinisial DI , 22, mengaku nekad menjadi kurir narkotika jaringan internasional lantaran terdesak masalah finansial dan terlilit utang. Untungnya aksi tersebut tersebut berhasil digagalkan oleh Satuan Tugas Pengamanan (Satgaspam) Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo.

DI ditangkap di Terminal 2 Bandara Juanda usai menumpang pesawat Batik Air OD 352 rute Kuala Lumpur–Surabaya. Untuk mengelabuhi petugas, pelaku menyelipkan ratusan gram sabu dan ribuan butir ekstasi di balik korset yang dililitkan ke tubuhnya.

Komandan Satgaspam Bandara Juanda, Letkol Laut (P) Novi Manunggal, mengungkapkan bahwa penangkapan bermula dari informasi intelijen Tim Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai Juanda.

“Kami menerima informasi sekitar pukul 09.50 WIB terkait penumpang yang dicurigai. Petugas langsung menyebar dan melakukan penyekatan mulai dari apron, area Imigrasi, hingga X-Ray Bea Cukai,” jelas Novi.

BACA JUGA  Aparat Gagalkan Penyelundupan 40 Ribu Benih Lobster di Bandara Juanda

Nilai estimasi

Petugas menunjukan barang bukti narkotika berupa sabu dan ekstasi. (Dok/Ist)

Saat pesawat mendarat pukul 11.16 WIB, petugas mengamankan DI dan melakukan pemeriksaan fisik mendalam (body search). Petugas menemukan paket narkotika yang ditempelkan langsung ke badan pelaku menggunakan body wrap atau korset.

Dari tubuh WN Malaysia tersebut, petugas menyita sabu empat bungkus dengan berat total 990 gram. Selain itu empat bungkus atau total 1.089 butir pil ekstasi. Nilai estimasi barang bukti yang dibawa DI mencapai Rp2,79 miliar, yang diperkirakan mampu menyelamatkan sekitar 6.584 jiwa.

Komandan Lanudal Juanda, Kolonel Laut (P) Henoch Nasairus Virzawan, menegaskan bahwa Bandara Juanda merupakan pintu gerbang vital nasional yang rawan dimanfaatkan jaringan internasional dengan memanfaatkan modus orang terdesak ekonomi.

BACA JUGA  Gegara Kecelakaan, Polisi Berhasil Ungkap Kasus Narkotika

“Kami berkomitmen memperkuat sinergi lintas instansi untuk menjaga keamanan bandara dan melindungi masyarakat dari bahaya peredaran narkotika,” ujar Henoch.

Ketidaksesuaian dokumen

Petugas menunjukan barang bukti narkotika berupa sabu dan ekstasi. (Dok/Ist)

Selain menangkap WN Malaysia tersebut, tim gabungan juga menggagalkan pengiriman 188 gram sabu pada Minggu (2/8). Sabu senilai Rp300 juta itu hendak dikirim via kargo udara tujuan Ternate, Maluku Utara. Barang tersebut awalnya dicurigai karena ketidaksesuaian dokumen.

Seluruh barang bukti serta tersangka DI telah diserahkan ke penyidik Polresta Sidoarjo untuk proses hukum dan pengembangan jaringan lebih lanjut.

Atas tindakannya membawa masuk narkotika ke wilayah Indonesia, WN Malaysia ini dijerat Pasal 113 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Pelaku terancam hukuman maksimal berupa pidana mati, penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun. (OTW/A-01)

BACA JUGA  Polda Jambi Gagalkan Penyelundupan Benur

Admin

Related Posts

Masyarakat Diminta Percayai Polri Usut Kasus Penyadapan Ilegal

MENTERI Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra mengajak masyarakat untuk mempercayai Polri dalam menyelidiki kasus dugaan penyadapan ilegal. Menurutnya Presiden Prabowo Subianto berkomitmen penuh…

Jadwal Piala Asia 2027 Resmi Diundur Jadi Desember Tahun Depan

KONFEDERASI  Sepak Bola Asia (AFC) akhirnya secara resmi memundurkan jadwal pelaksanaan  turnamen Piala Asia 2027 dari 7 Januari – 5 Februari 2027 menjadi 23 Desember hingga 21 Januari 2028. Keputusan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

PSMS Tahan Persija, Arema Gulung Rans Nusantara

  • November 4, 2026
PSMS Tahan Persija, Arema Gulung Rans Nusantara

Masyarakat Diminta Percayai Polri Usut Kasus Penyadapan Ilegal

  • November 4, 2026
Masyarakat Diminta Percayai Polri Usut Kasus Penyadapan Ilegal

Jadwal Piala Asia 2027 Resmi Diundur Jadi Desember Tahun Depan

  • November 3, 2026
Jadwal Piala Asia 2027 Resmi Diundur Jadi Desember Tahun Depan

Terbukti Lakukan Penyadapan Ilegal, Listyo Sigit dkk Terancam Hukuman 10 Tahun

  • November 3, 2026
Terbukti Lakukan Penyadapan Ilegal,  Listyo Sigit dkk Terancam Hukuman 10 Tahun

Polri Tetapkan LSP, ASN, EH Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal

  • November 3, 2026
Polri Tetapkan LSP, ASN, EH Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal

Dorong Logistik Berkelanjutan, Angkutan Kontainer Bidik Pertumbuhan 8,5%

  • November 3, 2026
Dorong Logistik Berkelanjutan, Angkutan Kontainer Bidik Pertumbuhan 8,5%