169 Warga di Tasikmalaya Positif HIV/AIDS Didominasi LSL dan Usia Produktif

KASUS HIV/AIDS di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat mengalami peningkatan cukup signifikan. Sejak Januari sampai Juni tercatat 169 kasus HIV dan didominasi lelaki seks dengan laki-laki (LSL) dan usia produktif.

Peningkatan tersebut, ditemukan melalui hasil skrining dan Dinkes gencar melakukan jemput bola terhadap masyarakat risiko tinggi.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk, Kabupaten Tasikmalaya, Otong Kusmana mengatakan, kasus HIV/AIDS di wilayahnya tervalidasi secara nasional melalui SIHA dan kondisi tersebut mengalami peningkatan di 2026.

911 kasus

Berdasarkan data validasi sistem informasi (SIHA) HIV/AIDS mencatat 169 kasus pada 2026, dan secara komulatif 2004 hingga 2026 mencapai 911 kasus.

BACA JUGA  3.000 Anggota Gabungan Siap Amankan PSU Tasikmalaya

“HIV/AIDS pada Januari hingga Juni 2026 ditemukan kasus baru warga bergejala melalui skrening usia produktif berisiko tinggi pada masyarakat dan hasil pemeriksaan tercatat 169 orang positif paling banyak usia produktif didominasi lelaki seks dengan laki-laki (LSL),” ujar, Otong Kusmana, Jumat (31/7/2026).

Ia mengatakan, kasus HIV/AIDS cenderung mengalami peningkatan cukup signifikan dan kasus AIDS terjadi sejak 2004 hingga 2026 tercatat 358 kasus, HIV berjumlah 553 kasus.

Adapun kelompok risiko tertular HIV/AIDS yakni lelaki seks dengan lelaki (LSL), waria, wanita pekerja seks (WPS), ibu hamil, pasien TB, penasun dan usia produktif rentan terpapar.

“Dari 169 kasus yang tercatat didominasi usia produktif dari mulai 20-29 tahun 389 kasus dan 30-39 tahun tercatat 302 kasus. Namun, kasus tersebut paling banyak ditemukan di wilayah Kecamatan Singaparna 61 kasus, Rajapolah 54 kasus dan Ciawi 54 kasus,” katanya.

BACA JUGA  Penyakit Tuberkulosis masih Jadi Momok Kabupaten Tasikmalaya

Perbanyak skrining

Menurutnya, kasus HIV/AIDS di wilayahnya menjadi perhatian lantaran didominasi usia produktif meningkat cukup signifikan dan berbagai upaya pencegahan dilakukannya dengan memperbanyak skrining terutama memeriksa masyarakat berisiko tinggi. Ironisnya kasus HIV/AIDS risiko tinggi jenis kelamin laki-laki mencapai 42%.

“Pengidap HIV/AIDS menular melalui cairan tubuh, darah, air susu ibu, sperma, vagina dan bagi pasien dapat hidup normal tapi rutin mengonsumsi obat antiretroviral (ARV) seumur hidup. Dinkes sendiri gencar melakukan jemput bola kepada masyarakat risiko tinggi, yang rentan terpapar kasus,” pungkasnya. (Yey/N-01)

BACA JUGA  Jelang Ramadan, Harga Bahan Pokok di Tasikmalaya Naik

Dimitry Ramadan

Related Posts

Tim KKN UGM Optimalkan Bank Sampah Lewat Komposter dan Ecobrick

MAHASISWA KKN-PPM UGM Unit Mapai Pangandaran melaksanakan program Edukasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan melalui Komposter dan Ecobrick di Dusun Sanghiangkalang, Desa Batukaras, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Program itu bertujuan…

Lomba Futsal Pakai Sarung Ramaikan Perayaan HUT ke-81 RI

DALAM rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, warga Perumahan Surya Regency Kecamatan Gedangan, Sidoarjo, menggelar turnamen futsal unik antar-RT dengan mewajibkan para pemain bapak-bapak mengenakan kain sarung…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Tim KKN UGM Optimalkan Bank Sampah Lewat Komposter dan Ecobrick

  • August 10, 2026
Tim KKN UGM Optimalkan Bank Sampah Lewat Komposter dan Ecobrick

Lomba Futsal Pakai Sarung Ramaikan Perayaan HUT ke-81 RI

  • August 10, 2026
Lomba Futsal Pakai Sarung Ramaikan Perayaan HUT ke-81 RI

Banyak Karhutla, Menhut Minta Aparat Lakukan Penyelidikan

  • August 10, 2026
Banyak Karhutla, Menhut Minta Aparat Lakukan Penyelidikan

Tidak Mau Kegiatan Belajar Terganggu, Sekolah Harapan Ibu Terapkan PJJ

  • August 9, 2026
Tidak Mau Kegiatan Belajar Terganggu,  Sekolah Harapan Ibu Terapkan PJJ

Umar Haen Rilis Album Kedua Bertajuk Busa Sabun Masuk ke Mata

  • August 9, 2026
Umar Haen Rilis Album Kedua Bertajuk Busa Sabun Masuk ke Mata

AC Milan Digasak Chelsea, Amorim Kagumi Militansi Milanisti

  • August 8, 2026
AC Milan Digasak Chelsea, Amorim Kagumi Militansi Milanisti