
KEPALA Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk, Kabupaten Tasikmalaya, Otong Kusmana mengatakan sebanyak 2.660 warga di wilayahnya terindikasi mengidap penyakit tuberkulosis (TB).
Dari jumlah tersebut, di antaranya 28 jiwa mengalami multidrug resistant tuberculosis atau dikenal dengan TB MDR. Untuk itu mereka terus berupaya menangani kasus tersebut.
“Kasus Tuberkulosis suatu penyakit bakteri menular berpotensi serius mempengaruhi paru-paru dan menyebar ketika orang yang terinfeksi batuk, bersin. Adapun untuk TB multidrug resistant tuberculosis gejalanya berbeda dan saat ini masih ditangani dengan obat isoniazid dan rifampicin,” ujar Otong, kamis (2/7/2026).
Sayangnya, kata dia, dari 2.632 orang yang positif tersebut sebagaian besar usia produktif. Hal itu menjadi perhatian serius mereka.
Untuk itu sebagai upaya pencegahan, pihaknya mengimbau masyarakat selalu menjaga pola hidup sehat dan menjaga keberhihan,
“Selain itu, hindari kontak langsung dengan orang yang menderita TB atau TB MDR. Kami juga mengimbau warga menjaga kekebalan tubuh dengan pola makan seimbang, olahraga dan jangan sungkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala,” ujarnya. (yey/N-01)






