
UNTUK menjaga suasana kondusif di kawasan Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, usai bentrokan antar kelompok masyarakat, kemarin, kepolisian menyiagakan personel gabungan.
Menurut Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold EP Hutagalung, pihaknya bersama Polsek Menteng, Kodim 0501/Jakarta Pusat, dan personel bantuan kendali operasi (BKO) dari Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya saat ini bersiaga di lokasi.
Ia menjelaskan bentrokan bermula sekitar pukul 10.00 WIB akibat perselisihan antara kelompok massa.
Keributan kemudian bergeser hingga ke Jalan Tambak dan berujung aksi saling lempar batu.
Satu orang meninggal
Akibat kejadian itu, dua orang dievakuasi ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Salah seorang korban berinisial K (23) meninggal dunia, sedangkan korban lainnya masih menjalani perawatan.
Kapolres mengimbau masyarakat tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi mengenai insiden tersebut.
“Sampai dengan malam ini kami pastikan situasi aman dan kondusif. Kami memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga, khususnya di wilayah Tambak, Matraman dan Menteng,” ujarnya.
Menurut Reynold, polisi juga akan terus melakukan patroli untuk menjaga keamanan dan menindaklanjuti setiap laporan masyarakat yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Lakukan pemeriksaan
Sampai kini Polres Metro Jakarta Pusat mengaku masih memeriksa secara intensif tiga orang berinisial S, T, dan U yang diamankan terkait bentrokan tersebut untuk mengungkap penyebab dan kronologi peristiwa tersebut.
“Kami telah mengamankan tiga orang warga yang diduga terlibat, yaitu saudara S, saudara T, dan saudara U yang saat ini sudah diamankan di Polsek Menteng,” kata Reynold.
Ia menyebut, secara keseluruhan, polisi telah mengamankan sekitar 15 orang untuk menjalani pemeriksaan intensif. (*/M-01)







