Polisi Tangkap Pelaku Teror Bom SDN 15 Srengseng Sawah

POLDA Metro Jaya mengamankan terduga pelaku dugaan teror bom di SDN 15 Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin, berinisial MY. Diungkapkan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, saat ini pihaknya masih mendalami motifnya.

“Kegiatan teror yang terjadi untuk pelaku satu orang inisial MY alamat di sekitar lokasi kejadian sekolah sudah diamankan. Saat ini masih dalam pendalaman penyidik terkait tujuan dan motif dari yang bersangkutan,” katanya.

Pada bagian lain, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi mengatakan terduga pelaku ancaman bom itu terancam hukuman penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun. Pidana tersebut dikenakan berdasarkan ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

BACA JUGA  Polisi Masih Dalami Barang Bukti TPPU Hasil Sitaan

“Jadi ancaman hukuman minimal lima tahun, maksimal 20 tahun,” kata Joko kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin.

Hari pertama MPLS

Teror bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan. (Dok/IG)

Nurma mengatakan dalam pesan teror melalui aplikasi perpesanan WhatsApp, dikatakan sang peneror telah menyebar bom ke 11 titik di dalam sekolah.

Kemudian, para guru segera menghubungi kepolisian untuk mengamankan sekolah yang melaksanakan kegiatan hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

“Ya, jadi semua otomatis, ya. Jadi di sini dari Inafis, Damkar, camat, lurah, Dinas Kesehatan kemudian Dinas Pendidikan datang ke SD untuk memastikan aman untuk anak, kemudian juga orang tua yang ada,” ujar Nurma.

Polisi menerima laporan ancaman bom pada pukul 07.30 WIB, ketika siswa dan guru tengah mengikuti upacara hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). (*/N-01)

BACA JUGA  9 Anggota Patroli Diperiksa Terkait Kasus Penemuan 7 Mayat di Kali Bekasi

Dimitry Ramadan

Related Posts

Banyak Karhutla, Menhut Minta Aparat Lakukan Penyelidikan

KEBAKARAN hutan dan lahan (karhutla) terjadi  terjadi di sejumlah wilayah. Salah satunya terjadi di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur. Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) bahkan harus menutup…

Tidak Mau Kegiatan Belajar Terganggu, Sekolah Harapan Ibu Terapkan PJJ

SEKOLAH swasta Harapan Ibu memutuskan untuk menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) penuh selama sepekan ke depan. Keputusan itu diambil agar tidak menggangu kegiatan belajar mengajar para murid dan guru…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Tim KKN UGM Optimalkan Bank Sampah Lewat Komposter dan Ecobrick

  • August 10, 2026
Tim KKN UGM Optimalkan Bank Sampah Lewat Komposter dan Ecobrick

Lomba Futsal Pakai Sarung Ramaikan Perayaan HUT ke-81 RI

  • August 10, 2026
Lomba Futsal Pakai Sarung Ramaikan Perayaan HUT ke-81 RI

Banyak Karhutla, Menhut Minta Aparat Lakukan Penyelidikan

  • August 10, 2026
Banyak Karhutla, Menhut Minta Aparat Lakukan Penyelidikan

Tidak Mau Kegiatan Belajar Terganggu, Sekolah Harapan Ibu Terapkan PJJ

  • August 9, 2026
Tidak Mau Kegiatan Belajar Terganggu,  Sekolah Harapan Ibu Terapkan PJJ

Umar Haen Rilis Album Kedua Bertajuk Busa Sabun Masuk ke Mata

  • August 9, 2026
Umar Haen Rilis Album Kedua Bertajuk Busa Sabun Masuk ke Mata

AC Milan Digasak Chelsea, Amorim Kagumi Militansi Milanisti

  • August 8, 2026
AC Milan Digasak Chelsea, Amorim Kagumi Militansi Milanisti