Wali Kota Bandung Pastikan Seluruh Anak Dapat Kursi Sekolah

WALI Kota Bandung, Muhammad Farhan memastikan seluruh peserta didik baru di Kota Bandung mendapatkan akses pendidikan, baik di sekolah negeri maupun swasta.

Hal itu dikatakannya seusai meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di sejumlah sekolah pada Senin (13/7).

Peninjauan dilakukan di SMP Negeri 3, SMP Negeri 10, SD Negeri 047, dan SMP Negeri 43 Kota Bandung. “Alhamdulillah hari ini tidak ada satu pun anak di Kota Bandung yang tidak mendapatkan kursi di sekolah,” ucapnya.

Farhan menyebut, tahun ajaran baru kali ini diikuti sekitar 22 ribu siswa baru SD Negeri dan sekitar 19 ribu siswa baru SMP Negeri. Sedangkan sekitar 10 ribu siswa lainnya diterima di sekolah swasta sehingga total peserta didik baru mencapai sekitar 51.000 – 52.000 anak.

Sekolah swasta dan PKBM

Hari pertama masuk sekolah. (Dok.Ist)

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tetap memberikan perhatian kepada siswa yang bersekolah di sekolah swasta melalui program bantuan pendidikan sehingga seluruh anak tetap memperoleh kesempatan belajar.

BACA JUGA  Pemkot Bekasi Siapkan Langkah Strategis Pulihkan Sekolah Pascabanjir

“Memang diakui masih terdapat beberapa wilayah yang menjadi blank spot, yakni kawasan yang belum memiliki akses sekolah yang memadai. Karena itu, pembangunan sekolah baru akan diprioritaskan berdasarkan kebutuhan wilayah, bukan semata-mata jumlah peserta didik,” paparnya.

Selain itu kata Farhan, Pemkot Bandung juga menyiapkan solusi bagi anak-anak yang belum pernah mengenyam pendidikan formal. Salah satunya melalui Program Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

“Ada satu anak di kawasan Pagarsih yang usianya sudah 10 tahun dan belum pernah sekolah. Anak seperti ini tidak bisa langsung masuk sekolah reguler maupun Sekolah Rakyat, sehingga kami arahkan ke PKBM sebagai pendidikan kesetaraan,” tuturnya.

Farhan berharap seluruh peserta didik dapat mengikuti MPLS dengan baik sebagai tahap awal mengenal lingkungan sekolah sebelum memulai proses belajar mengajar secara penuh pada pekan berikutnya.

BACA JUGA  Tanoto Foundation Mencari Pemimpin Masa Depan bidang Pendidikan

Ajak Orang Tua Dampingi Anak Masuk Sekolah

Pada bagian lain, Pemkab Bandung mengajak seluruh orang tua di Kabupaten Bandung meluangkan waktu untuk mengantar putra-putrinya pada hari pertama masuk sekolah. Ini sebagai bagian dari pelaksanaan Masa Pengenalan LMPLS.

Ajakan tersebut disampaikan langsung Bupati Dadang Supriatna, melalui kampanye yang digelar Pemkab Bandung bersama Bunda PAUD Kabupaten Bandung, Emma Dety Dadang Supriatna, guna menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan sejak hari pertama anak memasuki lingkungan sekolah.

“Kami mohon pengertiannya dari para orang tua siswa untuk mengantarkan anaknya ke sekolah pada hari pertama sekolah, supaya semua anak sekolah dapat merasakan kebersamaan dan semangat di hari pertama masuk sekolah,” tandasnya.

Menurut Dadang, kehadiran orang tua pada hari pertama sekolah memiliki arti penting dalam membangun rasa aman, nyaman, sekaligus menumbuhkan semangat belajar anak sejak awal tahun ajaran baru.

BACA JUGA  Bupati Garut Soroti Kesenjangan Partisipasi Sekolah Swasta

“Melalui gerakan ‘Ayo Antar Anak Hari Pertama Sekolah’, Pemkab Bandung mengajak seluruh keluarga menciptakan suasana belajar yang penuh kasih sayang dan dukungan sehingga proses adaptasi anak di lingkungan sekolah berlangsung lebih baik,” imbuhnya.

Dukungan moral

Bupati mengajak para orang tua memanfaatkan momentum hari pertama sekolah untuk mendampingi anak sekaligus memberikan dukungan moral.

“Mari luangkan waktu untuk mengantar putra-putri kita di hari pertama sekolah. Bersama kita ciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan penuh kasih sayang,” ajaknya.

Bupati menyebut, gerakan tersebut menjadi bagian dari implementasi MPLS Ramah yang menekankan terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan bagi peserta didik baru melalui keterlibatan aktif keluarga, sekolah, dan masyarakat. (zahra/N-01)

Related Posts

Merger BPR di Magelang Diharap Kerek Pembiayaan UMKM

OTORITAS  Jasa Keuangan (OJK) menyetujui penggabungan PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Mulyo Lumintu ke dalam PT BPR Danarakyat Sentosa yang berkedudukan di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Langkah itu menjadi bagian…

Rayakan Dies Natalis ke-61, FIB Undip Gelar Orasi Budaya dan Pameran Tosan Aji

FAKULTAS  Ilmu Budaya (FIB) Universitas Diponegoro (Undip) merayakan Dies Natalis ke-61 melalui orasi budaya oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan pameran Tosan Aji di Art Center Undip, Selasa (13/10/2026).…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kalog Raih Penghargaan Sector Champion Logistik

  • October 15, 2026
Kalog Raih Penghargaan Sector Champion Logistik

KPK Jerat Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dalam Operasi Tangkap Tangan

  • October 15, 2026
KPK Jerat Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dalam Operasi Tangkap Tangan

Presiden Prabowo Lantik Yusuf Jauhari dan Richard Tampubolon Jadi Wamenhan

  • October 15, 2026
Presiden Prabowo Lantik Yusuf Jauhari dan Richard Tampubolon Jadi Wamenhan

Kondisi Haji Umuh Dilaporkan Ngedrop Usai Laga Persib vs Viettel

  • October 15, 2026
Kondisi Haji Umuh Dilaporkan Ngedrop Usai Laga Persib vs Viettel

Barantin Petakan Risiko Operasional Karantina se-Jawa

  • October 15, 2026
Barantin Petakan Risiko Operasional Karantina se-Jawa

Merger BPR di Magelang Diharap Kerek Pembiayaan UMKM

  • October 15, 2026
Merger BPR di Magelang Diharap Kerek Pembiayaan UMKM