Kematian Gajah dan Harimau di Bentang Seblat Jadi Alarm Konservasi Satwa di Sumatra

KEMATIAN satwa yang dilindungi semakin masif terjadi di Indonesia. Ditemukannya bangkai harimau dan gajah di Bentang Seblat, Bengkulu menambah daftar panjang kasus ini.

Dalam merespon hal itu, Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli menyatakan akan mencabut dua persetujuan berusaha pemanfaatan hutan (PBPH) PT Bentara Arga Timber (BAT) dan PT Anugerah Pratama Inspirasi (API).

Pada bagian lain, Ketua Konsorsium Biologi Indonesia (KOBI) sekaligus Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Budi Setiadi Daryono, Ph.D., menyampaikan duka dan keprihatinan yang mendalam atas kematian Gajah dan Harimau Sumatra di Bentang Seblat, Bengkulu.

“Setiap kehilangan satwa kunci ini bukan hanya tragedi biodiversitas, tapi juga sinyal bahwa tekanan pada habitat dan konflik manusia-satwa sudah berada di titik kritis,” ungkap Budi, Rabu (3/6).

BACA JUGA  Guru Besar UGM Soroti Matinya Dua Ekor Gajah TN Way Kambas

Benteng terakhir satwa

Bentang Seblat adalah salah satu benteng terakhir Harimau dan Gajah liar di Sumatera. KOBI mengecam keras segala bentuk perburuan dan peracunan satwa dilindungi. Namun akar persoalannya adalah fragmentasi habitat dan minimnya pencegahan konflik.

Tanpa koridor jelajah yang aman dan tata kelola bentang alam berbasis sains, kasus serupa akan terus berulang di kemudian hari.

“Gajah dan Harimau punya peran ekologis vital yang tidak dapat digantikan, sehingga menjaga hutan dan keseimbangan ekosistem adalah suatu keharusan baik pada tingkat masyarakat maupun pemerintah dan negara,” katanya.

Upaya strategis

Budi menegaskan KOBI menyampaikan rekomendasi kepada pengambil kebijakan dan pemangku kepentingan untuk melakukan beberapa langkah upaya strategis untuk melindungi satwa yang sudah terancam punah di Sumatra.

BACA JUGA  BMKG Peringatkan Dampak Siklon Tropis Bakung

Pertama, audit forensik dan pemetaan titik rawan konflik secara transparan oleh KLHK dan BKSDA Bengkulu. Kedua, penguatan sistem peringatan dini konflik serta kompensasi adil bagi masyarakat terdampak.

Ketiga, pelibatan masyarakat lokal sebagai penjaga hutan dengan insentif dan kewenangan nyata. Selain itu, KOBI siap bekerjasama dengan pemerintah,  NGO, akademisi dan masyarakat,  serta siap menurunkan ahli biologi satwa untuk membantu.

“Bentang Seblat harus tetap menjadi rumah bersama bagi satwa khususnya Gajah dan Harimau serta manusia agar dapat hidup berdampingan secara harmoni. Karena Hutan yang sehat, maka desa-desa di tepinya juga akan sejahtera,” pungkasnya. (AGT/M-01)

BACA JUGA  Viral Video Harimau Sumatra Berkeliaran di Semenanjung Kampar, BBKSDA Imbau Berhati-hati

Related Posts

Otoritas Daerah Prancis Diminta Terapkan Jam Malam

AKSI kerusuhan yang terjadi di Prancis sebagai buntut dari aksi demonstrasi biaya hidup membuat kehidupan di beberapa wilayah negara itu lumpuh. Perdana Menteri Prancis Sebastien Lecornu pun menyerukan pemberlakuan jam…

Polisi Prancis Tahan 2.400 Orang Terduga Pelaku Kerusahan

SEDIKITNYA 2.400 orang ditahan dalam kerusuhan yang terjadi di Prancis pada Sabtu (17/10). Di sisi lain sekitar 1.000 petugas penegak hukum terluka. Aksi protes besar-besaran terjadi di Prancis pada Sabtu…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polresta Batang Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Penyerangan Rombongan Persib U-18

  • October 21, 2026
Polresta Batang Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Penyerangan Rombongan Persib U-18

Polda DIY Pastikan 32 Peserta Aksi yang Diamankan sudah Dipulangkan

  • October 21, 2026
Polda DIY Pastikan 32 Peserta Aksi yang Diamankan sudah Dipulangkan

Program Bagi HP Gratis Berisiko Jadi Beban Fiskal dan Boros Anggaran

  • October 21, 2026
Program Bagi HP Gratis Berisiko Jadi Beban Fiskal dan Boros Anggaran

Mahasiswa UNY Kembangkan E-Modul IPA Responsif Gender

  • October 20, 2026
Mahasiswa UNY Kembangkan E-Modul IPA Responsif Gender

Pulihkan Mental Pemain U-18, Persib Terus Lakukan Pendampingan

  • October 20, 2026
Pulihkan Mental Pemain U-18, Persib Terus Lakukan Pendampingan

Polda Jateng Bongkar Jaringan Judi Togel Lintas Wilayah

  • October 20, 2026
Polda Jateng Bongkar Jaringan Judi Togel Lintas Wilayah