
SUKSESI terjadi di Persib Bandung setelah sukses merebut gelar juara Super League untuk ketiga kalinya secara beruntun. Bojan Hondak resmi meninggalkan posisinya sebagai pelatih kepala Persib dan menjalani peran baru sebagai Penasihat Teknis Maung Bandung.
Dalam pernyataan resminya, Persib mengumumkan Bojan Hodak meninggalkan kursi pelatih dan beralih menjadi Shareholder Group Technical Advisor.
“Setelah sukses membawa Persib mendominasi sepak bola Indonesia dalam tiga musim terakhir, Bojan Hodak akan mengosongkan kursi pelatih kepala dan akan menjalani peran baru sebagai Shareholder Group Technical Advisor dan turut membantu melanjutkan warisan kesuksesan untuk masa yang akan datang,” tulis Persib melalui akun resminya.
Pelatih berusia 55 tahun itu memilih melepas perannya di pinggir lapangan dan menerima tanggung jawab baru dalam pengembangan klub karena alasan kesehatan.
Melanjutkan kesuksesan
Selanjutnya, untuk menggantikan Bojan Hodak, Persib menunjuk Igor Tolic sebagai pelatih kepala baru. Tolic sebelumnya merupakan asisten pelatih Persib.
“Setelah menjadi bagian dari perjalanan penuh prestasi #PERSIB, kini Igor Tolic akan menjadi pelatih kepala untuk melanjutkan warisan kesuksesan yang dibangun bersama,” tulis Persib.
Meski tak lagi menjadi pelatih kepala, Bojan dipastikan tetap terlibat dalam perjalanan Maung Bandung melalui peran strategis barunya.
Kontrak tidak diperpanjang

Pada bagian lain, Persija Jakarta memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak pelatih Mauricio Souza. Dalam pernyataan resminya, Persija menyatakan keputusan itu diambil lantaran juru taktik asal Brasil tersebut gagal mencapai target yang disepakati di dalam kontrak kedua pihak.
“Coach Mauricio telah membawa karakter yang kuat bagi Persija musim ini. Namun, karena tidak tercapainya target yang ditentukan di awal kontrak, kami sepakat untuk tidak melanjutkan kebersamaan,” ujar Direktur Persija, Mohamad Prapanca dikutip resmi klub.
Persija juga mengumumkan berakhirnya hubungan kerja mereka dengan jajaran staf kepelatihan Souza yakni asisten pelatih Italo Bartole Resende, pelatih fisik Vitor Branco da Cruz, pelatih kiper Gerson Rodrigues Rios, analis Caio Araujo, dan penerjemah Claudio Luzardi.
“Kami mendoakan Mauricio beserta stafnya, Coach Italo, Vitor, Gerson, Caio, dan Luzardi, semakin sukses di perjalanan berikutnya,” ujar Prapanca.
Tetap di Bhayangkara FC
Kontras dengan kedua pelatih tersebut, Paul Munster menegaskan masih akan menangani Bhayangkara FC pada Super League musim depan. Munster mengatakan dirinya dan manajemen klub sudah mempersiapkan diri menghadapi Super League musim 2026/2027.
“Saya masih di Bhayangkara FC. Saya punya kontrak dua tahun. Kami ingin berkembang. Sekarang kami berada di posisi kelima, sekarang kami harus melangkah lebih tinggi lagi,” ujar Munster.
Mantan direktur teknik tim nasional Brunei Darussalam ini menambahkan bahwa catatan minor seperti jumlah kebobolan yang identik dengan produktivitas gol (53 gol) sudah masuk radar pembenahannya.
“Saya bersiap untuk musim depan guna membuat kita menjadi tim yang lebih tangguh dan kuat,” tegasnya. (*/N-01)






