PBB: Dalam Seminggu Terjadi Dua Rekor Suhu Terpanas Global

  • Global
  • July 26, 2024
  • 0 Comments

SEKJEN PBB Antonio Guterres menyebutkan telah terjadi rekor suhu terpanas di dunia selama dua hari berturut-turut pada minggu ini.

Laporan dari Copernicus Climate Change Eropa menyebutkan bahwa rekor terpanas terjadi Minggu dan Senin. Suhu udara permukaan rata-rata global mencapai 17,16 Celcius. Sebagian dunia dilanda gelombang panas yang dahsyat seperti di Mediterania, Rusia hingga Kanada.

Guterres menambahkan setelah Minggu dan Senin menjadi hari terpanas secara global, kini ditambah dengan Selasa juga akan menjadi hari dengan suhu terpanas.

“PBB baru saja menerima data awal yang menunjukkan hari Selasa berada dalam kisaran yang sama dan akan menjadi hari terpanas ketiga berturut-turut,” kata Guterres dalam pidatonya kepada wartawan di markas PBB, New York, Kamis (25/7) waktu setempat.

BACA JUGA  Enam Perempuan Pejuang Lingkungan Raih Goldman Award 2026

Dalam pidatonya, ia menyatakan bahwa suhu panas disebabkan oleh perubahan iklim yang dipicu oleh bahan bakar fosil dan perilaku manusia.

Udara panas diperkirakan membunuh hampir setengah juta orang setiap tahunnya. Jumlah itu sekitar 30 kali lebih banyak daripada siklon tropis.

Tahun ini panas ekstrem melanda komunitas-komunitas yang sangat rentan di wilayah Sahel. Udara panas menyebabkan sedikitnya 1.300 jemaah selama menjalankan ibadah haji di Mekkah wafat.

Sekolah-sekolah di Asia dan Afrika ditutup akibat suhu yang panas ini dan berdampajk pada lebih dari 80 juta anak.

“Dan kami tahu ini akan menjadi lebih buruk. Panas ekstrem adalah hal baru yang tidak normal,” tambah Guterres dalam pidatonya.

BACA JUGA  BMKG Bangun Tower GRK Bantu Kurangi Emisi Karbon

Call of Action PBB

Call of action  dari Sekjen PBB untuk pertama kalinya menyatukan sepuluh badan khusus PBB dalam upaya mendesak secara terpadu dan memperkuat kerja sama internasional dalam mengatasi panas ekstrem.

Ia menambahkan para pemegang kekuasaan baik di tingkat negara, provinsi maupun kota untuk melakukan aksi penurunan suhu global ini dengan mengacu pada sains dan data.

Guterres juga berpesan pentingnya merawat kelompok paling rentan akibat kenaikan suhu global ini. Yaitu kelompok paling berisiko termasuk masyarakat miskin di perkotaan, perempuan hamil, penyandang disabilitas, lansia, anak-anak, orang sakit dan pengungsi. (*/S-01)

BACA JUGA  Indonesia Siap Pimpin Aksi Iklim Global di COP30

Siswantini Suryandari

Related Posts

Putin: Rusia tidak Punya Motif untuk Menyerang Eropa

PRESIDEN Rusia Vladimir Putin menegaskan negaranya tidak ingin berkonflik dengan negara manapun, terutama negara-negara Eropa. Ia juga menegaskan bahwa Moskow tidak punya motif untuk menyerang Eropa. Penegasan Putin itu menepis…

Uni Eropa Kecewa dengan Keputusan AS Tolak Visa Presiden Palestina

KEPUTUSAN Amerika Serikat menolak memberikan visa kepada pejabat Palestina, termasuk Presiden Mahmoud Abbas, untuk menghadiri Sidang Umum PBB di New York pekan depan disesali banyak pihak. Salah satunya Uni Eropa.…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

FIFA ASEAN Cup 2026 Ajang Bergengsi, Erick Thohir Sebut Duel Indonesia Vs Malaysia Jadi Laga yang Sangat Dinantikan

  • September 28, 2026
FIFA ASEAN Cup 2026 Ajang Bergengsi, Erick Thohir Sebut Duel Indonesia Vs Malaysia Jadi Laga yang Sangat Dinantikan

Pengembangan Neuropsikologi di Indonesia Dinilai masih Tertinggal

  • September 28, 2026
Pengembangan Neuropsikologi di Indonesia Dinilai masih Tertinggal

Fakultas Farmasi UGM Peringkat 1 Indonesia dan Top 500 Asia Versi EduRank

  • September 28, 2026
Fakultas Farmasi UGM Peringkat 1 Indonesia dan Top 500 Asia Versi EduRank

Polsek Turi Tangkap Pembacok Guru

  • September 28, 2026
Polsek Turi Tangkap Pembacok Guru

Sidak Rumah Pompa Sidokare, Wakil Bupati Temukan Material tak Sesuai

  • September 28, 2026
Sidak Rumah Pompa Sidokare, Wakil Bupati Temukan Material tak Sesuai

56 Ribu Tiket Indonesia vs Malaysia Ludes Terjual, Antusiasme Suporter kian Tinggi

  • September 28, 2026
56 Ribu Tiket Indonesia vs Malaysia Ludes Terjual,  Antusiasme Suporter kian Tinggi