Paus Leo XIV Kritik Diplomasi Kekuatan AS di Venezuela

PAUS Leo XIV menyampaikan pidato Tahun Baru kepada para duta besar di Vatikan, mengungkapkan kekhawatiran atas munculnya apa yang disebutnya sebagai “diplomasi berbasis kekuatan” yang mulai menggantikan dialog damai dalam hubungan internasional. Pernyataan ini disampaikan dalam pidatonya kepada 184 perwakilan diplomatik negara-negara yang memiliki hubungan dengan Takhta Suci, di Istana Apostolik, Vatikan, Jumat (9/1).

Dalam pidatonya, Paus menyoroti bahwa prinsip pascaperang dunia kedua yang melarang penggunaan kekuatan untuk melanggar batas-batas negara telah “sepenuhnya terkikis.” Ia menyatakan bahwa diplomasi harus kembali pada dialog dan konsensus, bukan kekerasan.

Paus juga secara khusus menyampaikan seruan agar hak asasi manusia, termasuk hak sipil dan kemanusiaan, dilindungi di Venezuela. Pernyataan ini muncul tak lama setelah pasukan militer Amerika Serikat menangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro di Caracas. Paus mengajak komunitas internasional menghormati kehendak rakyat Venezuela dan menjamin masa depan yang stabil dan damai bagi negara tersebut.

BACA JUGA  Paus Leo XIV Serukan Perdamaian di Ukraina dan Gaza

Selain itu, Paus Leo XIV menyinggung berbagai konflik global lainnya dalam pidatonya, termasuk upaya meraih perdamaian di wilayah yang dilanda perang dan krisis. Ia juga menekankan pentingnya menghormati hukum humaniter internasional dan memperhatikan martabat setiap manusia dalam setiap tindakan negara.

Pidato ini mencerminkan kekhawatiran Vatikan terhadap ketegangan global dan menyerukan kembali kepada prinsip-prinsip dialog, hukum internasional, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia sebagai dasar perdamaian dunia.

Siswantini Suryandari

Related Posts

Delegasi Dunia Kagumi Pembinaan di Lapas Bangli dan Bapas Karangasem

PRAKTIK pembinaan narapidana berbasis kearifan lokal di Indonesia menuai pujian dari delegasi  internasional. Pernyataan itu mereka katakan seusai mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bangli dan Griya Abhipraya Dharma…

Iran Buka Selat Hormuz selama Gencatan Senjata

IRAN memastikan Selat Hormuz dibuka secara penuh selama gencatan senjata. Hal tersebut diungkapkan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi pada Jumat. “Mengingat gencatan senjata di Lebanon, lalu lintas bagi semua…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Hajar Bhayangkara, LavAni Lengkapi Performa di Proliga

  • April 19, 2026
Hajar Bhayangkara, LavAni Lengkapi Performa di Proliga

Rayakan HUT ke-9, Bolt Terus Berinovasi dan Berekspansi

  • April 19, 2026
Rayakan HUT ke-9, Bolt Terus Berinovasi dan Berekspansi

Parah! Kata Hijab pun Digunakan untuk Prostitusi

  • April 19, 2026
Parah! Kata Hijab pun Digunakan untuk Prostitusi

Hujan Deras dan Angin Kencang Rusak Persawahan di Taput

  • April 19, 2026
Hujan Deras dan Angin Kencang Rusak Persawahan di Taput

Ketua MPR Ahmad Muzani Didampingi Wabup Mimik Sowan ke Gus Ali Masyhuri

  • April 19, 2026
Ketua MPR Ahmad Muzani Didampingi Wabup Mimik Sowan ke Gus Ali Masyhuri

Jusuf Kalla: Jokowi Jadi Presiden karena Saya

  • April 18, 2026
Jusuf Kalla: Jokowi Jadi Presiden karena Saya