COP30: Indonesia Soroti Hilangnya Angka Pendanaan Adaptasi

DELEGASI Indonesia menegaskan pentingnya keputusan final yang mampu memperkuat tata kelola iklim global serta memastikan implementasi efektif Perjanjian Paris dalam Konferensi Perubahan Iklim COP30 di Belem, Brasil, yang resmi ditutup pada 21 November 2025.

Deputi Pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon KLH/BPLH, Ary Sudijanto, mengatakan salah satu prioritas utama Indonesia adalah memastikan isu adaptasi mendapatkan perhatian yang setara dengan mitigasi. Indonesia mendorong kejelasan komitmen pendanaan adaptasi global yang wajib tercantum dalam teks keputusan, termasuk mandat tripling pendanaan yang telah disepakati sebelumnya.

Hilangnya paragraf terkait angka pendanaan adaptasi dalam draft terbaru menjadi perhatian serius Indonesia karena dinilai dapat melemahkan arah implementasi global.

BACA JUGA  Menanti Solusi Nyata Atasi Perubahan Iklim

“Indonesia berada di garis depan memperjuangkan agar keputusan COP30 benar-benar memberikan arah implementatif. Tanpa kejelasan pendanaan, negara-negara rentan akan semakin tertinggal menghadapi krisis iklim yang kian nyata,” tegas Ary dalam keterangan tertulis, Senin (24/11).

Selain itu, Indonesia juga menyampaikan catatan mengenai definisi progressive gender dalam draft keputusan COP30. Indonesia menekankan bahwa konsep tersebut harus diterapkan dengan mempertimbangkan kondisi masing-masing negara.

Diplomasi dilakukan melalui pertemuan bilateral dengan Presidensi Brasil, dan sebagian besar masukan Indonesia telah diakomodasi dalam dokumen terbaru. (*/S-01)

BACA JUGA  PSS Sleman Datangkan Kiper Asal Brasil

Siswantini Suryandari

Related Posts

Insiden Penembakan Terjadi di New York, Delapan Orang Terluka

SEBANYAK delapan orang, termasuk empat anak-anak dilaporkan terluka dalam insiden penembakan di Brooklyn, New York, Amerika Serikat. Ironisnya, insiden itu terjadi saat perayaan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat. Dilaporkan sejumlah surat…

Ribuan Orang Dilaporkan Tewas akibat Gelombang Panas di Eropa

GELOMBANG panas masih terus melanda Eropa. Korban jiwa pun mulai berjatuhan akibat suhu ekstrem tersebut. Di Prancis, menurut surat kabar setempat melaporkan setidaknya sudah 9.000 orang meninggal di negara tersebut…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Spanyol Ngeri-ngeri Sedap Tantang Prancis di Semifinal

  • July 11, 2026
Spanyol Ngeri-ngeri Sedap Tantang Prancis di Semifinal

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Jadi Tersangka Kasus TPPU

  • July 11, 2026
Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Jadi Tersangka Kasus TPPU

Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono sebagai Plt Jampidsus

  • July 11, 2026
Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono sebagai Plt Jampidsus

Kondisi Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Dilaporkan Membaik

  • July 11, 2026
Kondisi Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Dilaporkan Membaik

Panen Padi Gamagora, UGM Kembangkan Living-Lab Pertanian di Madiun

  • July 11, 2026
Panen Padi Gamagora, UGM Kembangkan Living-Lab Pertanian di Madiun

Bandung Menjahit Persahabatan Asia Afrika Lewat Secangkir Kopi

  • July 11, 2026
Bandung Menjahit Persahabatan Asia Afrika Lewat Secangkir Kopi