Wabah Ebola Muncul di Kongo, 28 Kasus dan 15 Orang Tewas

ORGANISASI  Kesehatan Dunia (WHO) menerima laporan dari Kementerian Kesehatan Republik Demokratik Kongo (DRC) terkait dugaan kasus wabah Ebola di Zona Kesehatan Bulape, Provinsi Kasai, pada 1 September 2025.

Kasus pertama yang teridentifikasi adalah seorang perempuan hamil yang masuk ke Rumah Sakit Umum Rujukan Bulape pada 20 Agustus dengan gejala demam tinggi, diare berdarah, perdarahan, dan kelemahan ekstrem. Ia meninggal dunia pada 25 Agustus akibat kegagalan multi-organ.

Setelah dilakukan uji laboratorium, pada 4 September 2025 Kementerian Kesehatan resmi mengumumkan wabah Ebola. Penyakit ini dikenal sebagai salah satu penyakit serius dan sering berakibat fatal pada manusia. Penularannya bisa terjadi melalui kontak langsung dengan darah atau cairan tubuh satwa liar yang terinfeksi, lalu menyebar antar manusia.

BACA JUGA  Kemenkes-WHO Teken Hibah US$14,8 Juta Perkuat Kesehatan

Wabah Ebola tercatat 28 kasus

Hingga 4 September 2025, tercatat 28 kasus dugaan Ebola dengan 15 kematian (tingkat fatalitas kasus/CFR: 54%) dari tiga wilayah di Zona Kesehatan Bulape (Bulape, Bulape Com, dan Dikolo) serta Zona Kesehatan Mweka. Dari jumlah tersebut, empat di antaranya merupakan tenaga kesehatan. Sekitar 80% kasus terduga terjadi pada kelompok usia 15 tahun ke atas.

Enam sampel dari lima pasien terduga dan satu kematian probable telah dikirim ke Laboratorium Kesehatan Masyarakat Nasional (INRB) di Kinshasa. Hasil tes pada 3 September menunjukkan lima sampel positif Ebola melalui uji GeneXpert dan PCR.

Kementerian Kesehatan, dengan dukungan WHO dan mitra internasional, kini menerapkan langkah-langkah penanganan kesehatan masyarakat untuk menekan penyebaran wabah. WHO menilai risiko kesehatan masyarakat akibat wabah ini tergolong tinggi di tingkat nasional, moderat di tingkat regional, dan rendah di tingkat global. (*/S-01)

BACA JUGA  Awas! Polio Masih Ancam Indonesia

Siswantini Suryandari

Related Posts

111 Orang Dilaporkan Tewas dalam Gempa di Kolombia

BENCANA gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,4  mengguncang Kolombia bagian barat pada Senin waktu setempat. Akibatnya sebanyak 111 orang tewas  dalam bencana tersebut. Menurut Kolombia, Presiden Abelardo De la Espriella, pihaknya…

Jumlah Korban Meninggal saat Gempa di Jepang Jadi 38 Orang

GEMPA bumi bermagnitudo 7,1 yang melanda Jepang, pekan lalu, masih menyisakan duka. Ribuan warga disebut masih bertahan di tempat-tempat pengungsian. Sementara itu, jumlah korban tewas meningkat menjadi 38 orang. Menurut…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Semangati Kontingen Pramuka Daerahnya di Jamnas XII, Bupati Sleman Datang ke Cibubur

  • August 16, 2026
Semangati Kontingen Pramuka Daerahnya di Jamnas XII, Bupati Sleman Datang ke Cibubur

Perkuat Digitalisasi Inklusif, BI Gelar Pekan QRIS Nasional Serentak

  • August 16, 2026
Perkuat Digitalisasi Inklusif, BI Gelar Pekan QRIS Nasional Serentak

Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

  • August 15, 2026
Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

  • August 15, 2026
Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

  • August 15, 2026
Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

  • August 15, 2026
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul