Kecelakaan Bus di Arab Saudi, 9 Orang Meninggal Dunia

KECELAKAAN bus di Arab Saudi yang membawa 20 jamaah umrah Warga Negara Indonesia di jalur lintas Madinah-Makkah Kamis (20/3) menyebabkan 9 orang meninggal dunia. Dan tiga orang dirawat intensif di RS Arab Saudi,

Konsul Jenderal  RI di Jeddah, Yusron Ambary menyatakan akibatkecelakaan, 6 WNI ikut umrah meninggal dunia. Tiga WNA dilaporkan meninggal dunia.

Yaitu seorang WN Pakistan sebagai kernet bus dan dua WN Bangladesh yang berada di mobil jip terbakar.

Kemudian tiga WNI dari 14 jamaah umrah yang selamat, dirawat di rumah sakit Arab Saudi karena membutuhkan perawatan intensif. Ketiga korban dllaporkan mengalami luka bakar serius dan patah tulang.

Adapun 11 orang yang selamat melanjutkan ibadah umrah ke Makkah.

BACA JUGA  Polisi Selidiki Kecelakaan Bus RSBS Jember Tewaskan 8 Orang

Yusron Ambary dalam keterangan pers di Jeddah melalui daring, Jumat (21/3) waktu setempat memaparkan pula penyebab kecelakaan.

Ia menjelaskan bahwa kecelakaan itu bukan kecelakaan tunggal. Berdasarkan informasi awal bus tiba-tiba disalip kendaraan lain.

“Bus yang ditumpangi jamaah umrah Indonesia tersebut menabrak sebuah mobil jip yang tiba-tiba menyalip, sehingga bus terguling dan terbakar. Kedua kendaraan hangus terbakar,” kata Yusron

Tabrakan maut membuat kedua kendaraan terbanting keluar jalur sebelum berhenti di pinggir jalan berpasir lalu terbakar.

Dua kendaraan tersebut tidak menghalangi jalan raya karena posisi keluar jalur jalan raya. Kronologi lengkap insiden masih didalami oleh otoritas Kerajaan Arab Saudi.

“Sampai sekarang masih belum dapat ditentukan kadar kesalahan dan dokumen terkait kecelakaan tersebut masih belum bisa diterbitkan,” kata Yusron.

BACA JUGA  Bahrain Terdepak, Timnas Indonesia Lolos ke Ronde Empat

Adapun 20 orang WNI ini baru saja menyelesaikan rangkaian ibadah Arbain di Madinah dan menuju ke Makkah untuk melaksanakan umrah. Namun di tengah perjalanan di daerah Wadi Qudaid terjadi kecelakaan.

“Kami juga terus berkomunikasi dengan tur umrah dan muassasah (penyedia layanan umrah) lokal untuk memantau kondisi rombongan yang melanjutkan program umrah mereka,” pungkasnya. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Dramatis! Timnas Indonesia Lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 usai Bantai Bangladesh 9-2

TIM nasional Indonesia secara dramatis berhasil lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Kesuksesan itu didapat skuat Garuda setelah melumat Bangladesh 9-2 pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup…

Kasus Super Flu di Sidoarjo Melonjak, RSU Assakinah Kewalahan

JUMLAH pasien penderita influenza tipe A atau super flu di RSU Assakinah Medika, Sukodono, Sidoarjo, mengalami lonjakan signifikan dalam tiga pekan terakhir. Seluruh tempat tidur (bed) rawat inap di rumah…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Pemenang Telkomsel 5G Video Competition Diumumkan

  • October 2, 2026
Pemenang Telkomsel 5G Video Competition Diumumkan

Kemenpar Dorong Gastronomi Menjadi Daya Tarik Wisata

  • October 2, 2026
Kemenpar Dorong Gastronomi Menjadi Daya Tarik Wisata

Guru Besar Unas Dukung Jenderal Suyudi Jadi Kapolri

  • October 2, 2026
Guru Besar Unas Dukung  Jenderal Suyudi Jadi Kapolri

Dramatis! Timnas Indonesia Lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 usai Bantai Bangladesh 9-2

  • October 1, 2026
Dramatis! Timnas Indonesia Lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 usai Bantai Bangladesh 9-2

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Supermarket Bahan Bangunan Transhome

  • October 1, 2026
Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Supermarket Bahan Bangunan Transhome

Prof. Ridho Terpilih Sebagai Rektor UPN Veteran Yogyakarta

  • October 1, 2026
Prof. Ridho Terpilih Sebagai Rektor UPN Veteran Yogyakarta