
MISIL Rusia diduga tembak pesawat Azerbaijan Airlines (AZAL) yang jatuh di Kota Aktau, Kazakhstan, Rabu (25/12).
Dugaan keterlibatan misil Rusia tu diungkapkan oleh pejabat senior pemerintah Azerbaijan yang dimuat di media Azerbaijan.
Hasil penyelidikan awal menunjukkan bahwa pesawat dari maskapai AZAL ini terkena serangan sistem rudal Pantsir saat mendekati tujuan penerbangannya, Grozny, di Chechnya.
Menurut laporan itu, sistem komunikasi pesawat lumpuh akibat sistem pertahanan elektronik Rusia. Sehingga pesawat tersebut menghilang dari radar selama di kawasan udara Rusia.
Pesawat baru muncul kembali di radar ketika berada di atas Laut Kaspia, demikian laporan tersebut.
Pesawat Embraer 190 milik Azerbaijan Airlines membawa 67 penumpang dari Baku, ibu kota Azerbaijan, ke Grozny di Chechnya, Rusia.
Pesawat jatuh sekitar 3 kilometer dari kota Aktau di pesisir Laut Kaspia, Kazakhstan, Rabu (25/12).
Dugaan awal dari Badan Transportasi Udara Federal Rusia menyatakan bahwa penyebab kecelakaan, pesawat tabrakan dengan burung.
Versi lainnya bahwa pesawat tidak dapat mendarat di Grozny karena serangan drone Ukraina.
Namun dari hasil investigasi, gambar-gambar yang diambil di lokasi jatuhnya pesawat memperlihatkan adanya lubang-lubang berukuran besar pada ekor pesawat.
Bukti ini menimbulkan spekulasi bahwa pesawat telah terkena serangan misil Rusia.
Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov menolak mengomentari laporan media menyebut ada keterlibatan Rusia dalam jatuhnya pesawat Azerbaijan Airlines. (*/S-01)









