Auditor Internal Ikut Berperan Cegah Serangan Siber

AUDITOR internal diharapkan melakukan audit berbasis risiko yang fokus pada area dengan risiko termasuk evaluasi sistem keamanan siber, kebijakan akses data, dan prosedur pemulihan bencana.

Hal itu mengemuka dalam Konferensi Auditor Internal (KAI) 2024 dengan tema ‘Meningkatkan Peran Audit Internal Sebagai Penggerak Nilai di Era Digitalisasi’ yang digelar Yayasan Pendidikan Internal Audit (YPIA) di Kota Yogyakarta pada 10 dan 11 Juli 2024 yang menekankan pentingnya pengamanan siber atau cybersecurity dalam audit internal.

Ketua Umum Yayasan Pendidikan Internal Audit (YPIA) Setyanto P Novanto, Kamis (11/3) di Yogyakarta mengatakan insiden seperti serangan ransomware di Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) menunjukkan lemahnya perlindungan data, menekankan urgensi untuk meningkatkan kesadaran (awareness) dan tata kelola keamanan siber.

BACA JUGA  Forum Komunikasi Siber dan Sandi Daerah Diminta Cegah Kebocoran Data

“Hal tersebut karena berdasarkan Global Risk Report 2024 yang diterbitkan World Economic Forum (WEF), risiko keamanan siber masuk dalam 10 besar risiko global yang paling diwaspadai,” kata Ketua Umum Yayasan Pendidikan Internal Audit(YPIA) Setyanto P Santosa pada konferensi pers usai kegiatan tersebut di Yogyakarta.

Ia menjelaskan, dalam konferensi tersebut direkomendasikan pentingnya Protokol Tanggap Insiden yang menyarankan pimpinan organisasi atau korporasi mengembangkan dan mengimplementasikan rencana tanggap insiden yang efektif untuk menangani serangan siber dengan cepat dan meminimalisir dampaknya.

Poin rekomendasi lainnya adalah auditor internal diharapkan melakukan audit berbasis risiko yang fokus pada area dengan risiko termasuk evaluasi sistem keamanan siber, kebijakan akses data, dan prosedur pemulihan bencana.

Menurut mantan Dirut PT Telkom itu menambahkan perlunya optimalisasi kesadaran, yang mana auditor internal harus berupaya agar memperbarui kewaspadaan dengan pelatihan reguler tentang tren dan ancaman суbercrime terkini.

BACA JUGA  Bawaslu Sebut Ada 35 Laporan Siber Kampanye Hitam di Medsos

Kesadaran tentang pentingnya keamanan data harus ditanamkan pada seluruh lapisan organisasi.

“Kemudian Penerapan Teknologi Maju. Pimpinan organisasi agar memberikan prioritas yang tinggi dengan mengadopsi teknologi keamanan siber seperti enkripsi data, firewall canggih, dan sistem deteksi intrusi untuk melindungi data audit dan informasi sensitif,” katanya.

Langkah lainnya, ujarnya Kolaborasi dan Komunikasi, yang mana pimpinan organisasi atau korporasi agar menekankan para staf membangun kerjasama yang kuat dengan divisi atau departemen teknologi informasi dan ahli keamanan siber untuk memastikan pendekatan yang holistik dan integral dalam melindungi data organisasi.

Setyanto menambahkan perlunya Penilaian Kematangan Digital, yang menekankan pimpinan organisasi korporasi melakukan penilaian kesiapan dan kematangan digital di organisasi, untuk memastikan bahwa semua langkah keamanan siber sesuai dengan standar terbaik dan terus selalu ditingkatkan.

BACA JUGA  Bawaslu Sebut Ada 35 Laporan Siber Kampanye Hitam di Medsos

Menurut dia kesiapan human capital menjadi penting. Karena itu pimpinan wajib meningkatkan kesiapan dan keterampilan karyawan dalam menghadapi perubahan teknologi yang cepat, melalui adopsi strategi yang inklusif dan berkelanjutan dalam pengembangan dan pengelolaan sumber daya manusia.

Dengan mengimplementasikan langkah-langkah tersebut, diharapkan auditor internal dapat makin efektif memberikan kontribusi pada peningkatan nilai organisasi. (AGT/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Pemprov Jabar Komit Perkuat Pembangunan Ekonomi Berbasis Ekologi

GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan pentingnya kolaborasi Pemprov dengan Bank Indonesia (BI) guna memperkuat pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan. Hal tersebut diungkapkan Dedi seusai menghadiri pengukuhan Kepala Perwakilan Bank…

KAI Logistik Jajaki Peluang Pengiriman Hewan Ternak

DALAM upaya memperluas layanan, KAI Logistik (Kalog) menjalin kerja sama strategis dengan PT Bogantara Indo Transport (Bogantara) pekan lalu. Hal itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU). Kolaborasi ini menjadi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kirab Budaya di Cirebon Pukau Masyarakat

  • May 12, 2026
Kirab Budaya di Cirebon Pukau Masyarakat

Keraton di Cirebon akan Direvitalisasi dan Dibangun Plataran Caruban

  • May 12, 2026
Keraton di Cirebon akan Direvitalisasi dan Dibangun Plataran Caruban

Pemprov Jabar Komit Perkuat Pembangunan Ekonomi Berbasis Ekologi

  • May 12, 2026
Pemprov Jabar Komit Perkuat Pembangunan Ekonomi Berbasis Ekologi

KDM Bakal Tata Kawasan Alun-alun Karawang Jadi Kota Tua

  • May 11, 2026
KDM Bakal Tata Kawasan Alun-alun Karawang Jadi Kota Tua

Redam Bali United, Borneo Buat Persaingan Gelar Juara Tetap Ketat

  • May 11, 2026
Redam Bali United, Borneo Buat Persaingan Gelar Juara Tetap Ketat

DKPP Kirim 184 Petugas Pemeriksa Hewan Kurban

  • May 11, 2026
DKPP Kirim 184 Petugas Pemeriksa Hewan Kurban