DKPP Kirim 184 Petugas Pemeriksa Hewan Kurban

DINAS Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung melepas sebanyak 184 petugas pemeriksa hewan kurban untuk melakukan pengawasan ante mortem dan post mortem menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
‎
‎Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyebut, tim tersebut bertugas mengawasi semua tempat penjualan hingga lokasi penyembelihan hewan kurban di Kota Bandung.

Pengawasan dilakukan untuk memastikan hewan yang dijual kepada masyarakat dalam kondisi sehat serta memenuhi syarat untuk dikurbankan.
‎
‎“Kita melepas tim ante mortem dan post mortem khusus untuk penanganan hewan-hewan kurban. Jadi hari ini sudah resmi, kita akan mengawasi semua tempat penjualan dan tempat-tempat penyembelihan hewan kurban. Memastikan hewan kurban kita sehat dan hewan kurban kita layak untuk dikurbankan,” jelasnya.

BACA JUGA  Pembangunan Berbasis Data lewat Sensus Ekonomi 2026

Kondisi kesehatan hewan

Farhan menyebut, para petugas ante mortem akan bekerja intensif hingga berakhirnya hari tasyrik. Pemeriksaan dilakukan terhadap kondisi kesehatan hewan sebelum penyembelihan maupun sesudah penyembelihan berlangsung.

Hewan yang dinyatakan tidak layak kurban akan langsung dikembalikan ke peternakan asal dan tidak diperbolehkan untuk diperjualbelikan di Kota Bandung.
‎
‎“Kalau ada yang tidak layak, akan dikembalikan ke peternakan masing-masing dan tidak boleh dijual,” tegasnya.

Sisir lokasi penjualan

‎Sementara itu, Kepala DKPP Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar, menerangkan bahwa sebanyak 184 petugas tersebut akan fokus melakukan pemeriksaan ante mortem terlebih dahulu sebelum dilanjutkan dengan pemeriksaan post mortem saat proses pemotongan hewan kurban berlangsung.
‎
“Jumlah tim ada 184 untuk ante mortem, tapi nanti dilanjut dengan post mortem. Biasanya lebih banyak, karena pemotongannya lebih banyak dan jamnya bersamaan,” paparnya.
‎
‎Gin Gin mengutarakan, pengawasan akan berlangsung penuh mulai hari ini hingga hari terakhir tasyrik. Para petugas akan menyisir seluruh lokasi penjualan hewan kurban, menerima laporan dari masyarakat, serta memastikan hewan yang diperjualbelikan benar-benar sehat dan aman untuk dikurbankan.

BACA JUGA  Teras Cihampelas Bakal Dibongkar, Pemkot Bandung Siapkan Relokasi UMKM

Aplikasi digital

‎Untuk memudahkan masyarakat melakukan pengecekan, Pemkot Bandung juga memanfaatkan aplikasi digital bernama e-Selamat. Melalui aplikasi tersebut, warga dapat melihat status kesehatan hewan kurban yang telah diperiksa oleh petugas.
‎
‎“Dengan salah satu metodenya menggunakan aplikasi e-Selamat, sehingga masyarakat bisa mengecek langsung dan ikut melihat bahwa hewan tersebut memang sehat dan layak untuk dikurbankan,” imbuhnya. (zahra/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Temui Sultan, Dirjen Imigrasi Paparkan Upaya Cegah TPPO dari Hulu

DIREKTORAT Jenderal Imigrasi memperkuat pencegahan dari hulu melalui 21 Desa Binaan Imigrasi dan Petugas Imigrasi Pembina Desa (PIMPASA). Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi DIY Yuni Santi Nurani mengatakan, 21…

Terus Berinovasi, KAI Logistik Kenalkan Halal Supply Chain

KAI Logistik turut mengambil bagian dalam pembahasan penguatan halal supply chain pada gelaran The 5th Summit of Halal 20 yang berlangsung pada 18–20 September 2026 di Grand Ballroom Trans Hotel…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Temui Sultan, Dirjen Imigrasi Paparkan Upaya Cegah TPPO dari Hulu

  • September 25, 2026
Temui Sultan, Dirjen Imigrasi Paparkan Upaya Cegah TPPO dari Hulu

Komdigi Pastikan Isu Pemadaman Internet Tiga Hari Hoaks

  • September 25, 2026
Komdigi Pastikan Isu Pemadaman Internet Tiga Hari Hoaks

SMAN 21 Bandung Juarai Final Regional AXIS Nation Cup 2026 West Java

  • September 25, 2026
SMAN 21 Bandung Juarai Final Regional AXIS Nation Cup 2026 West Java

Terus Berinovasi, KAI Logistik Kenalkan Halal Supply Chain

  • September 25, 2026
Terus Berinovasi, KAI Logistik Kenalkan Halal Supply Chain

Penanganan Sampah dan Transformasi Digital Jadi Prioritas Kota Bandung

  • September 25, 2026
Penanganan Sampah dan Transformasi Digital Jadi Prioritas Kota Bandung

Anak Muda Disebut Makin Rentan Kena Gangguan Mental

  • September 25, 2026
Anak Muda Disebut Makin Rentan Kena Gangguan Mental