
Pertumbuhan pesat ekosistem digital di Indonesia turut dibayangi meningkatnya risiko kejahatan siber, mulai dari penipuan digital (scam), phishing, pencurian identitas, hingga serangan malware yang menyasar individu maupun pelaku usaha.
Menjawab tantangan tersebut, CBN berkolaborasi dengan Trend Micro menghadirkan solusi keamanan siber terintegrasi berbasis Artificial Intelligence (AI) yang telah dibundel dalam layanan internet CBN.
Solusi ini dirancang untuk melindungi pengguna personal, keluarga, hingga pelanggan segmen enterprise.
Berdasarkan data National Cybersecurity Index (NCSI) 2025, skor Indonesia tercatat 47,5 poin dan berada di peringkat ke-84 dunia, masih tertinggal dibandingkan sejumlah negara di Asia Tenggara.
Kondisi ini menegaskan urgensi peningkatan literasi digital dan adopsi solusi keamanan siber yang andal, baik di kalangan masyarakat maupun dunia usaha.
“Ancaman siber saat ini tidak lagi hanya menyasar perusahaan besar, tetapi juga pengguna individu serta perangkat kerja jarak jauh atau bring-your-own-device (BYOD) yang semakin umum digunakan,” kata Commerce Director CBN, Dedy Handoko, Kamis (12/2).
“Melalui kolaborasi dengan Trend Micro, CBN menghadirkan solusi keamanan siber yang terintegrasi dengan layanan internet, sehingga pelanggan dapat menikmati konektivitas cepat sekaligus perlindungan digital yang menyeluruh,” lanjutnya.
Keamanan siber dengan dukungan AI
Melalui kerja sama ini, CBN menghadirkan berbagai produk keamanan Trend Micro, antara lain Scam Check, Mobile Security, Identity Protection (IDP), VPN, Mobile Security Plus, dan Device Security Pro.
Seluruh produk dirancang memberikan perlindungan multi-perangkat—mulai dari smartphone, tablet, laptop, hingga desktop dengan instalasi yang mudah serta dukungan AI untuk mendeteksi ancaman secara real-time.
Managing Director Dai Ngunyen International Plc sekaligus distributor solusi konsumen Trend Micro di Asia Tenggara, Kevin Ono, mengatakan kolaborasi ini bertujuan memperluas perlindungan keamanan digital di Indonesia.
“Bersama CBN, Trend Micro menghadirkan solusi keamanan siber yang komprehensif untuk individu, sekaligus memperkuat distribusi dan kemitraan di segmen enterprise. Pendekatan ini menegaskan peran CBN bukan hanya sebagai penyedia konektivitas, tetapi juga sebagai agregator solusi keamanan siber end-to-end dalam ekosistem digital Indonesia,” ujarnya.
Adapun sejumlah kapabilitas utama yang ditawarkan meliputi:
- Deteksi Scam dan Phishing Berbasis AI
Teknologi AI untuk mendeteksi dan memblokir penipuan digital, phishing, serta serangan social engineering yang semakin kompleks. - Perlindungan Multi-Perangkat Terintegrasi
Satu lisensi untuk melindungi berbagai perangkat dalam satu ekosistem pengguna. - VPN dengan Enkripsi Setara Standar Perbankan
Menjaga privasi dan keamanan data saat mengakses internet, termasuk melalui jaringan publik. - Perlindungan Identitas dan Pemantauan Dark Web
Memantau potensi kebocoran data pribadi serta risiko pencurian identitas digital. - Parental Control
Membantu orang tua mengelola dan membatasi akses anak terhadap konten digital secara aman. (*/S-01)







