Dirut BEI Iman Rachman Mundur Usai IHSG Anjlok 8 Persen

Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya. Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk tanggung jawab atas kondisi pasar modal Indonesia dalam beberapa hari terakhir.

Pernyataan itu disampaikan Iman kepada wartawan di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (30/1).

“Walaupun kondisi kita pagi hari ini membaik, saya ingin menyampaikan pernyataan dan ini tidak ada tanya jawab, bahwa saya sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin, menyatakan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia,” ujar Iman.

Ia berharap pengunduran dirinya dapat membawa dampak positif bagi pasar modal nasional ke depan.

BACA JUGA  CMSE 2024 Lahirkan Juara Duta Pasar Modal Dari Solo

“Saya berharap ini yang terbaik buat pasar modal. Semoga dengan pengunduran saya ini pasar modal kita jadi lebih baik,” katanya.

Iman juga menyampaikan harapan agar penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terjadi pada pembukaan perdagangan pagi itu dapat terus berlanjut.

“Mudah-mudahan indeks kita yang pagi ini dibuka membaik akan terus membaik di hari-hari berikutnya,” ujarnya.

Terkait proses administrasi, Iman menegaskan seluruh tahapan akan dilakukan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar (AD) perseroan.

“Administrasi semuanya akan berlaku sesuai dengan ketentuan anggaran dasar kita. Nanti akan ada sementara pelaksana tugas (Plt) yang akan ditunjuk berdasarkan aturan kita sampai ditunjuk definitif Direktur Utama yang baru,” jelasnya.

BACA JUGA  Trading Halt di Bursa Efek Indonesia Sudah Terjadi Beberapa Kali

Sebelumnya, BEI sempat menghentikan sementara perdagangan (trading halt) pada Kamis pukul 09.26 WIB dalam sistem Jakarta Automated Trading System (JATS) setelah IHSG tercatat turun hingga 8 persen. Langkah tersebut diambil sesuai mekanisme pengamanan pasar untuk menjaga stabilitas perdagangan.

Penurunan tajam IHSG itu disebut menjadi latar belakang keputusan Iman Rachman untuk mundur dari posisi pucuk pimpinan BEI. (*/S-01)

 

Siswantini Suryandari

Related Posts

Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Kasus Ekspor Limbah Sawit

KEJAKSAAN Agung (Kejagung) mengungkap modus kasus dugaan rekayasa ekspor Palm Oil Mill Effluent (POME) atau limbah minyak sawit 2022-2024. Saat ini Kejagung sudah menetapkan 11 tersangka terkait kasus tersebut. Kejagung…

Wabup Sleman Buka TMMD Sengkuyung Tahap I 2026

WAKIL Bupati Sleman Danang Maharsa membuka kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 di Lapangan Sumberadi, Mlati, Sleman, Selasa (10/2). Program TMMD dinilai mampu mempercepat akselerasi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Pemerintah Diminta Sosialisasikan Penonaktifan Penerima PBI JKN Lebih Awal

  • February 11, 2026
Pemerintah Diminta Sosialisasikan Penonaktifan Penerima PBI JKN Lebih Awal

Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Kasus Ekspor Limbah Sawit

  • February 10, 2026
Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Kasus Ekspor Limbah Sawit

Banding PSS Ditolak, Tribun Utara dan Selatan Harus Ditutup

  • February 10, 2026
Banding PSS Ditolak, Tribun Utara dan Selatan Harus Ditutup

KAI Sosialisasikan Keselamatan di Perlintasan Sebidang

  • February 10, 2026
KAI Sosialisasikan Keselamatan di Perlintasan Sebidang

Penjualan Tiket Kereta Periode Lebaran Sudah 82.295

  • February 10, 2026
Penjualan Tiket Kereta Periode Lebaran Sudah 82.295

Wabup Sleman Buka TMMD Sengkuyung Tahap I 2026

  • February 10, 2026
Wabup Sleman Buka TMMD Sengkuyung Tahap I 2026