
SELAMA libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 KAI Logistik tercatat mengirimkan barang sebanyak 138.761 koli dengan total volume lebih dari 3.000 ton keberbagai wilayah di Indonesia. Capaian tersebut menunjukkan pertumbuhan sekitar 10 persen dibandingkan periode Nataru tahun lalu.
Pada Nataru 2024/2025, volume pengiriman tercatat sebesar 2.789 ton, sementara pada periode Nataru tahun ini meningkat menjadi 3.073 ton. Peningkatan ini sejalan dengan momen strategis seperti libur panjang akhir tahun.
Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik, Aniek Dwi Deviyanti menyampaikan, selama periode layanan Nataru peningkatan volume tercatat hingga 40% pada masa puncak pengiriman dibandingkan periode hari reguler. Pengiriman barang didominasi oleh paket dan sepeda motor.
“Pengiriman paket tercatat mencapai 1.882 ton, diikuti pengiriman sepeda motor sebesar 1.067 ton. Selain itu, kami juga mengelola pengiriman hewan sebesar 78 ton, serta berbagai jenis barang lain seperti sepeda, tanaman, barang elektronik dan dokumen dengan total sekitar 46 ton,” paparnya.
Mobilitas dan aktivitas
Aniek menjelaskan, peningkatan volume tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya mobilitas dan aktivitas masyarakat. Lalu momentum libur semester mahasiswa serta tingginya pergerakan wisatawan selama periode Nataru.
Layanan unggulan ini dimanfaatkan masyarakat untuk mengirimkan berbagai keperluan, baik ke kampung halaman maupun ke kota tujuan wisata.
“Selain faktor tersebut, kebijakan pembatasan bagasi penumpang kereta api juga mendorong pemanfaatan layanan logistik ritel. Dengan batas maksimal bagasi gratis sebesar 20 kilogram, membuat layanan pengiriman ritel yang kami menjadi alternatif pengiriman bagi penumpang yang membawa barang berlebih maupun oleh-oleh sepulang berwisata,” tuturnya.
Tambah kapasitas angkut
Untuk menjaga kelancaran distribusi ke wilayah-wilayah tersebut, perseroan melakukan berbagai langkah antisipatif pada aspek operasional. Di antaranya penambahan kapasitas angkut hingga 20 ton per hari, yang dialokasikan masing-masing 10 ton untuk jalur KA Utara dan jalur KA Tengah pada tanggal tertentu selama periode puncak akhir Desember.
“Selain penambahan kapasitas, perusahaan juga mengoptimalkan jaringan distribusi melalui penguatan armada trucking, pemanfaatan teknologi digital melalui aplikasi KAI Logistik TRAX, serta perluasan jangkauan layanan yang kini mencapai 284 titik Service Point,” tandasnya.
Ke depan kata Aniek, KAI Logistik akan terus memperkuat layanan dan berinovasi untuk mendukung distribusi logistik masyarakat. Khususnya pada periode dengan permintaan tinggi, sekaligus berkontribusi terhadap sistem logistik nasional yang berkelanjutan. (zahra/N-01)








