Mobilitas di Jawa Tengah Tembus 8,6 Juta Jiwa selama Nataru

MOBILITAS masyarakat di Jawa Tengah selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026 mencapai 8,6 juta jiwa. Angka tersebut tercatat sejak 20 Desember hingga 31 Desember 2025 pukul 06.00 dan masih berpotensi bertambah hingga berakhirnya Operasi Lilin Candi pada 5 Januari 2026.

Data itu disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat memantau malam pergantian Tahun Baru 2026 secara virtual bersama Menkopolkam Djamari Chaniago dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dari Mapolda Jawa Tengah, Rabu (31/12) malam.

“Prediksi Kementerian Perhubungan ada sekitar 8,7 juta masyarakat yang bergerak di Jawa Tengah. Hingga hari ini sudah tercatat 8,6 juta orang masuk dan bergerak di wilayah Jawa Tengah,” kata Ahmad Luthfi dalam laporan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas).

BACA JUGA  Perupa Punky Sulap Barang Rongsok Jadi Karya Rupa Penuh Simbol

Simpul perlintasan

Menurutnya, posisi strategis Jawa Tengah sebagai simpul perlintasan nasional membuat provinsi ini selalu mengalami lonjakan mobilitas saat libur Nataru. Pada malam pergantian tahun, tercatat 101 titik kegiatan di berbagai daerah, dengan 17 dari 35 kabupaten/kota menggelar car free night (CFN).

Untuk pengamanan, sebanyak 10.112 personel gabungan TNI-Polri, didukung Satpol PP dan instansi terkait, disiagakan di pos terpadu, pos pelayanan, dan pos pengamanan, termasuk di gereja, objek wisata, serta jalur rawan kemacetan.

Terkait kejadian menonjol, Gubernur menyebut kecelakaan lalu lintas tunggal bus Cahaya Trans di lingkar Tol Krapyak, Kota Semarang, pada 22 Desember 2025 dini hari, yang mengakibatkan 16 orang meninggal dunia.

BACA JUGA  Sambut Libur Nataru, InJourney Lakukan Pelatihan

Selain itu, Pemprov Jawa Tengah mengantisipasi potensi cuaca ekstrem dengan mengaktifkan 1.400 desa tanggap bencana, menyusul prediksi BMKG terkait curah hujan tinggi selama periode Nataru.

Belum berakhir

Menkopolkam Djamari Chaniago mengapresiasi kesiapsiagaan dan sinergi Forkopimda Jawa Tengah dalam pengamanan Nataru.

Ia menegaskan puncak kegiatan Operasi Lilin belum berakhir dan akan berlangsung hingga 5 Januari 2026.

“Mudah-mudahan situasi di Jawa Tengah tetap aman dan terkendali sampai Operasi Lilin selesai,” ujarnya. (Htm/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Polsek Turi Tangkap Pembacok Guru

UNIT Reskrim Polsek Turi, Sleman membenarkan terjadinya tindak pidana penganiayaan di wilayah Bangunkerto, Turi, Sleman pada Jumat siang pekan lalu. Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Argo Anggoro, Senin menjelaskan, dalam…

Sidak Rumah Pompa Sidokare, Wakil Bupati Temukan Material tak Sesuai

WAKIL Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menemukan sejumlah material bangunan yang tidak sesuai spesifikasi saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada proyek pembangunan rumah pompa di Desa Sidokare Kecamatan Sidoarjo, Senin (28/9).…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

FIFA ASEAN Cup 2026 Ajang Bergengsi, Erick Thohir Sebut Duel Indonesia Vs Malaysia Jadi Laga yang Sangat Dinantikan

  • September 28, 2026
FIFA ASEAN Cup 2026 Ajang Bergengsi, Erick Thohir Sebut Duel Indonesia Vs Malaysia Jadi Laga yang Sangat Dinantikan

Pengembangan Neuropsikologi di Indonesia Dinilai masih Tertinggal

  • September 28, 2026
Pengembangan Neuropsikologi di Indonesia Dinilai masih Tertinggal

Fakultas Farmasi UGM Peringkat 1 Indonesia dan Top 500 Asia Versi EduRank

  • September 28, 2026
Fakultas Farmasi UGM Peringkat 1 Indonesia dan Top 500 Asia Versi EduRank

Polsek Turi Tangkap Pembacok Guru

  • September 28, 2026
Polsek Turi Tangkap Pembacok Guru

Sidak Rumah Pompa Sidokare, Wakil Bupati Temukan Material tak Sesuai

  • September 28, 2026
Sidak Rumah Pompa Sidokare, Wakil Bupati Temukan Material tak Sesuai

56 Ribu Tiket Indonesia vs Malaysia Ludes Terjual, Antusiasme Suporter kian Tinggi

  • September 28, 2026
56 Ribu Tiket Indonesia vs Malaysia Ludes Terjual,  Antusiasme Suporter kian Tinggi