126 Ribu Lebih Penumpang KA, Naik dan Turun di Daop 6 Selama Libur Idul Adha

SEDIKITNYA 126 ribu penumpang KA selama 7 hari masa libur panjang Idul Adha 2024 telah melakukan perjalanan melalui stasiun Daop 6 Yogyakarta. Data Daop 6 Yogyakarta, bahwa selama 7 hari pada periode Kamis (13/6) hingga Rabu (19/6) ada 126.955 tiket atau rata-rata 18 ribuan tiket per hari.

Hal itu ditegaskan Manager Humas Daop 6, Krisbiyantoro, Rabu (19/6) melalui keterangan tertulis yang diterima Mimbar Nusantara di Solo.

Menurut dia, jumlah penumpang itu, merupakan capaian okupansi sebesar 125% persen dari total keseluruhan tiket KA jarak jauh keberangkatan awal Daop 6 yang disediakan sebanyak 101.828 tiket.

Dia paparkan, tingkat kepadatan penumpang KA atau naik dan turun penumpang KA di stasiun Daop 6 pada periode yang sama mencapai total 291.713 penumpang.

BACA JUGA  Daop 6 Yogyakarta Layani 13 Juta Penumpang KAJJ 2025

“Jumlah itu meningkat 29,3% dari periode sama minggu sebelumnya yang mencapai 225.565 penumpang” sambung Krisbiyantoro.

Sepanjang hari ini ( Rabu,19/6) jumlah kedatangan dan keberangkatan di stasiun Daop 6 masih cukup tinggi, yakni 15.769 penumpang untuk keberangkatan, dan 16.754 penumpang untuk kedatangan.

“Jumlah tersebut masih akan bertambah seiring berakhirnya hari,” sergah dia.

Selama Juni ini Daop 6 Yogyakarta mengoperasikan 7 KA tambahan, untuk mengakomodASI kebutuhan pelanggan yang hendak bepergian menggunakan KA pada libur Idul Adha dan libur sekolah.

Tujuh KA tambahan tersebut yaitu KA (79F) Manahan, KA (81F) Manahan, KA (7015A) Tambahan Slo – Gmr, KA (102F) Sancaka, KA (7023) Lodaya Tambahan, KA (7001) Taksaka Tambahan, dan KA (7003) Taksaka Tambahan. (WID/N-01)

BACA JUGA  KAI Daop 6 Buka Program Motis Mudik Lebaran

Dimitry Ramadan

Related Posts

KPK: Pemeriksaan Cukai PT Djarum Murni Kasus Hukum

KOMISI  Pemberantasan Korupsi (KPK) menepis isu politik dan ekonomi di balik penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan terkait cukai PT Djarum. Penegasan itu…

Pemerintah Perlu Tetapkan Tujuan Cukai Minuman Berpemanis di Kemasan

PEMERINTAH kembali menunda penerapan Cukai Minuman Berpemanis Dalam Kemasan (MBDK). Di tengah penundaan penerapan regulasi itu pemerintah perlu mengeluarkan penetapan tujuan yang jelas mengapa kebijakan fiskan ini perlu diterapkan, baik…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

90 persen Responden Disebut Tolak Biaya Sambungan Baru PDAM

  • October 30, 2026
90 persen Responden Disebut Tolak Biaya Sambungan Baru PDAM

Pasca-Penggeledahan, Taj Yasin Beri Pendampingan Psikologis para Santri

  • October 30, 2026
Pasca-Penggeledahan, Taj Yasin Beri Pendampingan Psikologis para Santri

Masyarakat Diminta Jaga Kamtib Jelang Konser Andrea Bocelli di Borobudur

  • October 30, 2026
Masyarakat Diminta Jaga Kamtib Jelang Konser Andrea Bocelli di Borobudur

KPK Izinkan Pemda DIY Manfaatkan lagi Stadion Mandala Krida

  • October 30, 2026
KPK Izinkan Pemda DIY Manfaatkan lagi Stadion Mandala Krida

Pengiriman Hewan Peliharaan Lewat Kalog Naik 19%

  • October 30, 2026
Pengiriman Hewan Peliharaan Lewat Kalog Naik 19%

KPK: Pemeriksaan Cukai PT Djarum Murni Kasus Hukum

  • October 30, 2026
KPK: Pemeriksaan Cukai PT Djarum Murni Kasus Hukum