Pertamina Berupaya Alihkan Isu Mega Korupsi Dengan Blending

PERTAMINA berupaya alihkan isu kasus mega korupsi merugikan negara Rp193,7 triliun per tahun yang sudah berjalan lima tahun dengan modus blending.

Hal itu disampaikan oleh pakar  ekonomi energi UGM, Dr. Fahmy Radhi yang mengindikasikan Pertamina menyangkal adanya mega korupsi dengan debat soal blending.

“Kasus mega korupsi Pertamina yang merugikan negara sekitar Rp193,7 triliun per tahun, selama 5 tahun  sedang dialihkan pada perdebatan modus blending,” kata Fahmy Radhi.

Caraya dengan mengaburkan modus perampokan negara melalui markup impor minyak mentah, impor BBM dan pengapalan impor minyak mentah dan BBM.

“Bahkan perdebatan antara Kejaksaan Agung dan Pertamina terkait kebenaran blending,” katanya di Kampus UGM, Senin (3/3).

BACA JUGA  610 Mahasiswa UGM Raih Beasiswa LPDP 2025

Menurutnya hal itu berpotensi mendorong migrasi konsumen Pertamax dari SPBU Pertamina ke SPBU Asing .

Dan migrasi dari penggunaan Pertamax BBM non-subsidi ke Pertalite BBM subsidi.

“Kalau terjadi migrasi konsumen ini meluas, tidak hanya merugikan Pertamina, tetapi juga akan terjadi pembengkakan beban APBN untuk subsidi BBM,” lanjutnya.

“Pertamina harus segera menghentikan penyangkalan terhadap temuan Kejaksaan Agung yang justru kontra-produktif,” kritik Fahmy Radhi.

Menurutnya Kejaksaan Agung harus tetap fokus pada penanganan dugaan mega korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina periode 2018-2023.

Pertamina alihkan isu mafia migas terlibat mega korupsi

Mega korupsi yang melibatkan Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Direktur Feedstock and Product Optimization PT Kilang Pertamina Internasional.

BACA JUGA  Pertamina Patra Niaga Evaluasi Pelaksanaan Satgas Nataru

Kemudian Direktur Utama PT Pertamina International Shipping, VP Feedstock Management PT Kilang Pertamina Internasional, sejumlah Dirut dan Komisaris Perusahaan Swasta.

Fahmy mengemukakan perlu dilakukan pembersihan besar-besaran terhadap semua pihak bersinggungan dengan mafia migas di Pertamina dan kementerian terkait.

Termasuk backing mafia migas. Bahkan Dahlan Iskan saat menjadi Menteri BUMN menyampaikan ia tidak sanggup membubarkan Petral.

Sebuah anak perusahaan Pertamina ditengarai sebagai sarang mafia migas lantaran backingnya sangat kuat. Ia mengakui tidak mudah untuk mengungkap backing tersebut.

Jika mencermati periode waktu mega korupsi antara periode 2018-2023, dan baru di awal 2025 dapat diungkap.

Hal ini bisa menjadi petunjuk penting bagi Kejaksaan Agung untuk mengejar backing tersebut.

BACA JUGA  Menteri PUPR Basuki Hadimuljono Lepas 7.162 Mahasiswa UGM ke Lokasi KKN

“Seolah selama 2018-2023 mega korupsi tidak tersentuh sama sekali karena kesaktian backing dan tidak sakti lagi sejak awal 2025,” kata Fahmy Radhi.

“Tanpa operasi besar-besaran terhadap jaringan mafia migas, termasuk menyikat backingnya, mega korupsi Pertamina pasti terulang lagi”, terangnya. (AGT/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Bekuk Inter, AC Milan menang Derby della Madonnina

AC Milan berhasil memenangi Derby della Madonnina pertama musim 2026/27 setelah melibas Inter Milan 3-1 di Stadion San Siro pada Minggu. Ketiga gol Rossoneri dalam laga itu dicetak Christian Pulisic,…

Bali United dan Persita Pesta Gol, Madura United Bungkam PSM

TIGA tim papan atas Super League, Bali United, Persita Tangerang, dan Madura United berhasil mengamankan tiga poin pada pekan kedelapan kompetisi setelah mengalahkan lawan mereka masing-masing pada Sabtu (31/10). Bali…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kalah Lagi, MU Makin Dekat Tepi Jurang Degradasi

  • November 1, 2026
Kalah Lagi, MU Makin Dekat Tepi Jurang Degradasi

Pameran Seni Inklusif In Medio Buka Ruang Kreativitas Seniman Disabilitas

  • November 1, 2026
Pameran Seni Inklusif In Medio Buka Ruang Kreativitas Seniman Disabilitas

Polresta Sleman Sita Total 833 Botol Miras Sepanjang Oktober

  • November 1, 2026
Polresta Sleman Sita Total 833 Botol Miras Sepanjang  Oktober

Bekuk Inter, AC Milan menang Derby della Madonnina

  • November 1, 2026
Bekuk Inter, AC Milan menang Derby della Madonnina

Barcelona Lampiasan Kemarahan ke Deportivo Alaves

  • November 1, 2026
Barcelona Lampiasan Kemarahan ke Deportivo Alaves

Enam Hari Operasi Patuh Progo 2026, Polresta Sleman Beri 690 Teguran pada Pengendara

  • November 1, 2026
Enam Hari Operasi Patuh Progo 2026, Polresta Sleman Beri 690 Teguran pada Pengendara