Paspor Elektronik Polikarbonat Hadir di Bandung

SETELAH sukses menerbitkan paspor elektronik Polikarbonat di lima Kantor Imigrasi yang ada di wilayah Jakarta dan Kantor Imigrasi khusus
Soekarno-Hatta. Kini mulai Mei 2024, Kantor Imigrasi Kelas 1 Bandung Jawa Barat (Jabar) telah bisa menerbitkan paspor elektronik
Polikarbonat.

Adapun lima Kantor Imigrasi yang terlebih dahulu menerbitkan paspor elektronik Polikarbonat ini adalah Kantor Imigrasi Kelas I TPI Khusus Soekarno Hatta, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Barat.

Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Khusus Jakarta Selatan, Kantor Imigrasi Jakarta Pusat dan Kantor Imigrasi Jakarta Utara, Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Bandung, Agung Pramono di Bandung Senin (6/5) mengatakan,  paspor elektronik Polikarbonat ini, merupakan salah
satu jenis Paspor yang diterbitkan Direktorat Jenderal Imigrasi, di samping paspor biasa atau paspor elektronik yang sudah ada.

BACA JUGA  IBL All-Star 2026 di Bandung Siap Hadirkan Tontonan Spektakuler

“Paspor elektronik Polikarbonat, memiliki tingkat keamanan yang lebih tinggi. Karena memiliki lembar polikarbonat yang lebih tebal, sehingga
dapat melindungi identitas dan informasi pemilik paspor dengan lebih baik. Dan juga tidak akan rusak bila terkena tumpahan benda cair,
seperti air,” jelasnya.

Menurut Agung, saat ini di Indonesia, selain lima Kantor Imigrasi yang disebutkan tadi, Kantor Imigrasi Kelas 1 Bandung merupakan kantor
pertama yang bisa menerbitkan paspor eeletronik Polikarbonat. Dengan demikian saat ini masyarakat Bandung yang ingin mengurus paspor bisa memilih paspor elektronik lembar laminasi atau paspor elektronik Polikarbonat.

“Untuk biaya permohonan paspor elektronik lembar polikarbonat sama dengan paspor elektronik lembar laminasi, yakni sebesar Rp. 650 ribu. Sedangkan bagi layanan percepatan dikenakan tarif  Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB) sebesar Rp1 juta,” ungkapnya.

BACA JUGA  82 Orang masih Hilang Pascalongsor di Cisarua

Agung melanjutkan, untuk masyarakat khususnya yang ada di Bandung bisa mengajukan permohonan Paspor elektronik Polikarbonat, di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandung. Masyarakat yang ingin memiliki paspor elektronik Polikarbonat, dapat mengajukan permohonan melalui aplikasi M-Paspor.

Sama halnya dengan pemohon yang ingin mengajukan permohonan paspor biasa
atau paspor elektronik.

“Yang jelas kelebihan dari paspor Polikarbonat ini, dapat menambah atau meningkatkan kekuatan paspor Indonesia terutama di mata Internasional.
Sehingga diharapkan paspor Indonesia akan lebih kuat dan tahan,” tuturnya.

Saat ini kata agung, untuk mensosialisasikan peneribitan paspor elektronik Polikarbonat, pihaknya terus melakukan sosialisasi baik di kantor-kantor pemerintah, perguruan tinggi dan juga membuka outlet di mal-mal dan Kantor Imigrasi Klas 1 Bandung juga memiliki mobil khusus yang juga memberikan pelayanan bagi masyarakat yang ingin membuat paspor.

BACA JUGA  HKTI Puji Inovasi Petani di Kabupaten Bandung

“Khusus di Kota Bandung, Penjabat Wali Kota Bandung Bambang Tirtoyuliono merupakan orang pertama di Kota Bandung yang telah mengganti paspornya ke paspor elektronik Polikarbonat, karena penggantinnya sangat mudah karena tidak memakan waktu lama,” ungkapnya. (RI/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Kembangkan AI, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Telekomunikasi

PT INDOSAT Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison, Indosat, IOH) sukses mencatat pertumbuhan pendapatan dua digit peningkatan profitabilitas. sepanjang sembilan bulan pertama 2026. Selain itu, mereka juga berhasil mengakselerasi transformasi menjadi AI…

OJK Perketat Pengawasan Pasar Modal

OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) memperkuat stabilitas dan integritas pasar modal Indonesia melalui tiga kebijakan strategis, yakni memperpanjang kebijakan pembelian kembali saham (buyback) tanpa persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) hingga…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Cegah Tabrak Belakang, Polda Jateng Tempeli Truk Stiker Reflektif

  • October 29, 2026
Cegah Tabrak Belakang, Polda Jateng Tempeli Truk Stiker Reflektif

Dilema Pers di Mata KDM; antara Biaya Produksi dan Kebebasan Tanpa Etika

  • October 29, 2026
Dilema Pers di Mata KDM; antara Biaya Produksi dan Kebebasan Tanpa Etika

Kembangkan AI, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Telekomunikasi

  • October 29, 2026
Kembangkan AI, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Telekomunikasi

Luncurkan Proyek SHIELD, UGM Kaji Wolbachia dalam Pengendalian Dengue

  • October 29, 2026
Luncurkan Proyek SHIELD, UGM Kaji Wolbachia dalam Pengendalian Dengue

Mahasiswa Universitas ‘Aisyiyah itu Meraup Cuan dari Sampah

  • October 29, 2026
Mahasiswa Universitas ‘Aisyiyah itu Meraup Cuan dari Sampah

GMKI: Pemuda bukan Alat Kepentingan Penguasa

  • October 29, 2026
GMKI: Pemuda bukan Alat Kepentingan Penguasa