Sekda Jateng Minta Alumni PKN Implementasikan Proyek Perubahan

ALUMNI Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan ke-32 diminta mampu mengimplementasikan proyek perubahan di lingkungan kerjanya masing-masing.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno saat melakukan penutupan PKN Tingkat II di Gedung Sasana Widya Praja Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Jateng, Jumat, 9/8.

Ada sebanyak 60 peserta yang mengikuti pelatihan tersebut. Mereka berasal dari dari sejumlah kementerian, lembaga, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota.

“Jadi proyek perubahan ini bukan hanya untuk diklat, tapi benar-benar bisa dilaksanakan untuk meningkatkan kinerja di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” ucap Sumarno.

Filosofi Ki Hajar Dewantara

Selain itu, Sumarno juga berpesan agar alumnus meneladani tiga filosofi Ki Hajar Dewantara. Yakni Ing Ngarsa Sung Tulada (di depan memberikan contoh), Ing Madya Mangun Karsa (di tengah-tengah membangun kemauan atau cita-cita), dan Tut Wuri Handayani (di belakang memberikan dorongan semangat).

BACA JUGA  Pemprov Jabar Targetkan PAD Rp30,1 Triliun

Pesan ini disampaikan Sumarno, lantaran peserta PKN merupakan pejabat Eselon II. Sehingga patut kiranya meneladani Ing Ngarsa Sung Tuladha atau di depan memberikan contoh.

“Dari semua hal, baik terkait kinerja maupun integritas harus dimulai dari pemimpin. Sehingga semua peserta PKN harus bisa memberi contoh,” katanya.

Kemudian Ing Madya Mangun Karsa atau di tengah membangun motivasi. Seorang pemimpin harus membangun semangat berkarya. Pemimpin bukan untuk membuat konflik antarbawahan/anak buah.

Para pemimpin, lanjut Sumarno, juga mampu untuk Tut Wuri Hanyadani atau di belakang memberikan semangat. Yakni seorang pemimpin harus dapat memberikan semangat bagi stafnya untuk bekerja.

Lakukan perubahan

Sementara itu, Deputi Bidang Penyelenggaraan Pengembangan Kompetensi Lembaga Administrasi Negara (LAN), Basseng mengatakan, kompetensi yang dibangun dalam PKN Tingkat II adalah mampu melakukan perubahan, perbaikan, dan mewujudkan sesuatu yang lebih bermanfaat dibanding sebelumnya.

BACA JUGA  Sekda Jateng Tekankan Transparansi Pengelolaan APBD

“Para peserta PKN Tingkat II sudah membuktikannya melalui implementasi proyek perubahan yang telah dibuat. Itu berarti dalam diri peserta PKN sudah terbangun kompetensi kepemimpinan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, disampaikan sebanyak 60 peserta PKN Tingkat II Angkatan 32 dinyatakan lulus semua. Lima besar di antaranya lulus dengan predikat istimewa berasal dari Jawa Tengah.

Adapun peringkat pertama adalah Kepala BPSDMD Jateng, Sadimin, Kepala Dinas Kesehatan Kota Magelang Istikomah, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Tegal, Dessy Arifianto, Kepala Dinas Kesehatan Kudus, Andini Aridewi, dan Badan Keuangan Daerah Kota Tegal, Siswoyo. (Htm/N-01)

BACA JUGA  Sekda Jateng Minta Kepercayaan Investor Dijaga

Dimitry Ramadan

Related Posts

Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

LURAH Condongcatur, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta berinisial RCS, ditetapkan menjadi tersangka kasus penyalahgunaan tanah kas desa (TKD) Kalurahan Condongcatur di dua tempat kejadian perkara. Dalam kasus penyalahgunaan tanah kas…

Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

DIREKTORAT Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Jawa Tengah mengungkap sejumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Salah satunya dugaan kekerasan fisik dan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

  • June 30, 2026
Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

  • June 30, 2026
Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

  • June 30, 2026
Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

Polda Jateng Berhasil Ungkap 75 Kasus 3C Selama Juni 2026

  • June 30, 2026
Polda Jateng Berhasil Ungkap 75 Kasus 3C Selama Juni 2026

Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

  • June 30, 2026
Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak

  • June 30, 2026
TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak