Puluhan Kades dari Kalsel Studi Tiru ke Kampung Edukasi Sampah Sidoarjo 

PULUHAN kepala desa yang tergabung dalam Ikatan Kerukunan Kepala Desa (IKKD) Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, menggelar kunjungan studi tiru ke Kampung Edukasi Sampah (KES), di RT 23 RW 07 Kelurahan Sekardangan Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur, pada Jumat (6/11).

Kunjungan itu bertujuan untuk mempelajari berbagai inovasi pengelolaan lingkungan dan sampah berbasis masyarakat guna diterapkan di wilayah perdesaan Kabupaten Tanah Laut.

​Dalam peninjauan tersebut, rombongan mempelajari pengelolaan lingkungan terintegrasi berbasis prinsip Reduce, Reuse, Recycle (3R).

Fasilitas yang dipelajari meliputi pengolahan sampah organik melalui komposter aerob, metode Takakura, tong aerob, mesin pencacah, hingga budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF).

Sementara untuk sampah anorganik, kawasan ini memanfaatkan Bank Sampah Telulikur sebagai sarana pemilahan dan pemberdayaan ekonomi warga.

BACA JUGA  KLH-BPLH Tindak PT Sentosa soal Kebakaran 1.500 Ha Lahan

Pengolahan air limbah

Puluhan kepala Desa dari Kalimantan Selatan, menggelar kunjungan studi tiru ke Kampung Edukasi Sampah, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (6/11). (Dok.Ist)

​Selain pengolahan sampah, rombongan juga meninjau instalasi pengolahan air limbah (IPAL) komunal yang mengolah air selokan menjadi air penyiraman tanaman.

Penggunaan panel surya untuk energi terbarukan, instalasi hidroponik, serta pembuatan sumur resapan juga tidak luput dari tinjauan mereka.

​Perwakilan Kecamatan Bati-Bati, Lastri, menyatakan bahwa pengolahan air limbah rumah tangga melalui IPAL komunal menjadi salah satu inovasi utama yang berpotensi diadaptasi oleh desa-desa di wilayah mereka.

Senada dengan hal tersebut, perwakilan kepala desa Kabupaten Tanah Laut, Sukiman, menegaskan bahwa perangkat desa yang hadir berkomitmen untuk merealisasikan pengetahuan yang diperoleh ke dalam program nyata di desa masing-masing.

Integrasi pengelolaan lingkungan

Puluhan kepala Desa dari Kalimantan Selatan, menggelar kunjungan studi tiru ke Kampung Edukasi Sampah, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (6/11). (Dok.Ist)

​Pegiat lingkungan Kampung Edukasi Sampah, Edi Priyanto, menekankan pentingnya integrasi pengelolaan lingkungan tingkat desa dengan sasaran Sustainable Development Goals (SDGs).

BACA JUGA  Udin Menang Banding Perkara Tambang di Lahan Sakral

Menurutnya, pengolahan lingkungan di perdesaan berkontribusi langsung pada SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak), SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau), SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan), SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), serta SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim).

​”Pemerintah desa harus memahami indikator SDGs dan menerjemahkannya ke dalam kegiatan nyata. Keberhasilan pengolahan lingkungan tidak semata-mata ditentukan besarnya anggaran, tetapi oleh kesadaran, kepemimpinan, dan keterlibatan aktif masyarakat,” ujar Edi.

Kawasan edukasi lingkungan ini menerima tiga ribu hingga empat ribu pengunjung per tahun dari berbagai kalangan nasional maupun internasional. Kampung Edukasi Sampah ini terus membuka ruang studi tiru bagi pemerintah desa, BUMDes, dan akademisi untuk mendorong kemandirian pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan di seluruh Indonesia. (Xena/M-01)

BACA JUGA  Trans Banjarbakula Jadi Prioritas Transportasi Massal di Kalsel

Related Posts

KAI Siapkan Anggaran Rp2 Triliun untuk Bangun Kereta di Bali

SEBAGAI daerah tujuan wisata, Bali memang sudah lama membutuhkan transportasi massal. Hal itu untuk mengurangi kemacetan yang kerap terjadi di Pulau Dewata tersebut. Salah satu transportasi massal yang siap dibangun…

Pemkab Sergai Perkuat Tata Kelola Aset Daerah untuk Tingkatkan PAD

PEMERINTAH Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) berupaya memperkuat tata kelola barang milik daerah melalui perubahan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah. Penataan administrasi, kepastian hukum…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Puluhan Kades dari Kalsel Studi Tiru ke Kampung Edukasi Sampah Sidoarjo 

  • November 6, 2026
Puluhan Kades dari Kalsel Studi Tiru ke Kampung Edukasi Sampah Sidoarjo 

Festival Literasi Sergai Dorong Generasi Muda Cerdas Digital dan Gemar Membaca

  • November 6, 2026
Festival Literasi Sergai Dorong Generasi Muda Cerdas Digital dan Gemar Membaca

Dukung Industri Dalam Negeri, KAI Batal Impor Kereta Bekas dari Jepang

  • November 6, 2026
Dukung Industri Dalam Negeri, KAI Batal Impor Kereta Bekas dari Jepang

KAI Siapkan Anggaran Rp2 Triliun untuk Bangun Kereta di Bali

  • November 6, 2026
KAI Siapkan Anggaran Rp2 Triliun untuk Bangun Kereta di Bali

Pemkab Sergai Perkuat Tata Kelola Aset Daerah untuk Tingkatkan PAD

  • November 5, 2026
Pemkab Sergai Perkuat Tata Kelola Aset Daerah untuk Tingkatkan PAD

Polresta Sidoarjo dan Disnaker Upayakan Loker Penyandang Disabilitas

  • November 5, 2026
Polresta Sidoarjo dan Disnaker Upayakan Loker Penyandang Disabilitas