760 Jemaah Haji Asal Probolinggo Bertolak ke Tanah Suci Melalui Bandara Juanda

OPERASIONAL pemberangkatan ibadah haji 1447 H melalui Embarkasi Surabaya resmi dimulai hari ini, Rabu (22/4). Sebanyak 760 jemaah calon haji yang terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter) diberangkatkan melalui Bandara Internasional Juanda menuju Madinah, Arab Saudi.

​Kloter pertama yang berjumlah 380 jemaah asal Kabupaten Probolinggo lepas landas tepat pukul 09.30 WIB menggunakan maskapai Saudi Arabian Airlines. Sementara itu, kloter kedua dengan jumlah jemaah yang sama dijadwalkan menyusul pada siang hari, pukul 13.55 WIB.

​General Manager Bandara Internasional Juanda, M Tohir, memastikan seluruh kesiapan fasilitas udara telah optimal untuk melayani para tamu Allah tersebut.

​”Hari ini total ada 760 jemaah dari Kabupaten Probolinggo yang kita berangkatkan. Semua proses teknis di bandara berjalan sesuai jadwal,” kata M Tohir.

BACA JUGA  Jemaah Haji Asal Sleman Tiba di Kampung Halaman  

Pemeriksaan dokumen

Para jemaah haji sial berangkat ke Tanah Suci dari Bandara Juanda. (MN/Dok.OTW)

​Para jemaah tersebut langsung menjalani pemeriksaan dokumen keimigrasian oleh otoritas Pemerintah Arab Saudi di area Bandara Juanda. Layanan pre-clearance atau pemeriksaan dokumen di awal ini bertujuan memangkas antrean panjang saat jemaah tiba di Bandara Madinah maupun Jeddah.

Dengan sistem ini, setibanya di Arab Saudi, jemaah bisa langsung menuju bus dan hotel tanpa harus melewati proses imigrasi lagi.

​Meski situasi di kawasan Timur Tengah tengah dibayangi konflik, hal tersebut tidak menyurutkan semangat para jemaah. Aisyah, salah satu jemaah kloter pertama, mengaku bersyukur dan memilih fokus pada ibadah.

​”Tentu ada rasa khawatir, tapi kami semua sudah pasrah dan niatnya murni untuk ibadah. Senang sekali akhirnya hari ini bisa berangkat,” ungkap Aisyah haru.

BACA JUGA  Arab Saudi Resmi Pecat Roberto Mancini

​Senada dengan Aisyah, Joko Sampurno menyatakan bahwa informasi mengenai keamanan telah mereka terima dari pembimbing haji, sehingga mereka merasa lebih tenang untuk menjalani rukun Islam kelima tersebut. (OTW/M-01)

Related Posts

Enam Perempuan Pejuang Lingkungan Raih Goldman Award 2026

PENGHARGAAN Lingkungan Hidup Goldman yang bergengsi tahun ini diberikan kepada enam aktivis perempuan. Mereka berasal dari Kolombia, Nigeria, Papua Nugini, Korea Selatan, Inggris, dan Amerika Serikat. Penghargaan ini diberikan karena…

Menjaga Semangat Kartini di Pesisir Rembang

DAHULU mungkin Hari Kartini hanya diperingati secara simbolis dengan memakai kebaya atau acara seremonial lain. Namun tidak saat ini. Peringatan Hari Kartini tidak lagi dimaknai sebatas simbol emansipasi perempuan, tetapi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

760 Jemaah Haji Asal Probolinggo Bertolak ke Tanah Suci Melalui Bandara Juanda

  • April 22, 2026
760 Jemaah Haji Asal Probolinggo Bertolak ke Tanah Suci Melalui Bandara Juanda

Hari Pertama Pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 di UPI dan Unpad Berjalan Lancar 

  • April 22, 2026
Hari Pertama Pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 di UPI dan Unpad Berjalan Lancar 

Enam Perempuan Pejuang Lingkungan Raih Goldman Award 2026

  • April 22, 2026
Enam Perempuan Pejuang Lingkungan Raih Goldman Award 2026

Menjaga Semangat Kartini di Pesisir Rembang

  • April 21, 2026
Menjaga Semangat Kartini di Pesisir Rembang

Popsivo Pecundangi JEP di Leg I Perebutan Posisi Tiga

  • April 21, 2026
Popsivo Pecundangi JEP di Leg I Perebutan Posisi Tiga

Dukung Kemandirian Pangan, Peneliti Kembangkan Padi Gamagora

  • April 21, 2026
Dukung Kemandirian Pangan, Peneliti Kembangkan Padi Gamagora