Sedang Kunker, Komisi A DPRD Taput belum RDP Dugaan Selingkuh ASN

KOMISI A DPRD Tapanuli Utara hingga kini belum menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait dugaan perselingkuhan dua ASN di lingkungan BKPSDM berinisial I.S dan J.S. Padahal sebelumnya rencana pemanggilan telah disampaikan dan akan dilakukan setelah Lebaran.

Sekretaris Dewan, Fajar Maningsing, Kamis (26/03/2026), menyampaikan bahwa belum teragendakannya RDP disebabkan para anggota dewan masih melakukankunjungan kerja (kunker) ke luar daerah.

Ketua Komisi A DPRD Taput, Poltak Sipahutar, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa pihaknya belum melakukan pemanggilan terhadap kedua ASN tersebut. Ia menjelaskan kondisi tersebut terjadi karena anggota komisi masih berada di luar kabupaten dalam rangka tugas dinas.

“Memang benar Komisi A belum melakukan pemanggilan kepada kedua ASN tersebut usai Lebaran karena saat ini masih mengikuti kunker. Kami berharap minggu depan setelah kembali, RDP segera diagendakan,” ujarnya.

BACA JUGA  Potensi Zakat Kota Bandung Capai Rp1,8 Triliun

Siapkan surat pemanggilan

Poltak juga menambahkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Sekretariat DPRD untuk menyiapkan surat pemanggilan kepada kedua ASN beserta pimpinan instansi terkait agar dapat hadir dalam RDP mendatang.

Di sisi lain, tokoh masyarakat Kecamatan Siatas Barita, R. Gabe, mempertanyakan belum dijadwalkannya RDP tersebut. Ia menilai penanganan kasus yang telah menjadi sorotan publik seharusnya menjadi prioritas.

“Kami berharap Komisi A bertindak tegas sesuai aturan disiplin ASN agar ada efek jera dan tidak terulang di kemudian hari,” tegasnya.

Sementara itu, Plt Kepala BKPSDM Tapanuli Utara, Jenri Simanjuntak, menyampaikan bahwa proses pemeriksaan terhadap kedua ASN masih berlangsung.

“Pemeriksaan lanjutan masih dilakukan. Hasilnya akan diinformasikan setelah proses selesai,” ujarnya.

BACA JUGA  Lantik 11 Pejabat Fungsional, Bupati Humbahas Tuntut Profesionalitas ASN

Masih didalami

Hal senada disampaikan Inspektur Pembantu II, Dito Hutagalung, yang menyebutkan bahwa pihaknya masih mendalami keterangan dari pihak terlapor, pelapor, serta pihak terkait lainnya.

“Proses klarifikasi masih berjalan untuk memperoleh informasi yang lengkap dan objektif,” katanya. (HP/M-01)

Related Posts

Pencarian Lansia Hilang di Hutan Selorejo belum juga Berhasil

TIM SAR Gabungan belum juga berhasil menemukan lansia yang dilaporkan hilang di kawasan Hutan Selorejo, Kalurahan Sodo, Kapanewon Paliyan, Kabupaten Gunungkidul hingga Jumat (26/6). Kepala Kantor SAR Yogyakarta, Rio Banupanitis,…

Lantik 23 Pejabat, Bupati Taput Ingatkan Soal Tanggung Jawab

BUPATI Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., melantik 23 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Jumat, 26/6//2026). Pelantikan dilaksanakan saat kunjungan kerja di Lapangan Sepakbola Desa…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Belgia dan Mesir Lolos, Iran Tunggu Antrean, Selandia Baru Nangis di Pojokan

  • June 27, 2026
Belgia dan Mesir Lolos, Iran Tunggu Antrean, Selandia Baru Nangis di Pojokan

Tanjung Verde Cetak Sejarah, Spanyol Bikin Uruguay Merana

  • June 27, 2026
Tanjung Verde Cetak Sejarah, Spanyol Bikin Uruguay Merana

Sederet Tokoh Bangsa Dapat Penghargaan HPN Awards

  • June 27, 2026
Sederet Tokoh Bangsa Dapat Penghargaan HPN Awards

Hat-trick Dembele Bawa Prancis Benamkan Norwegia, Senegal Menjaga Asa

  • June 27, 2026
Hat-trick Dembele Bawa Prancis Benamkan Norwegia, Senegal Menjaga Asa

Korban Meninggal akibat Gempa di Venezuela Capai 589 Orang

  • June 26, 2026
Korban Meninggal akibat Gempa di Venezuela Capai 589 Orang

Gebuk Oman, Indonesia Lolos ke Semifinal AVC Cup 2026

  • June 26, 2026
Gebuk Oman, Indonesia Lolos ke Semifinal AVC Cup 2026