Perkuat Layanan di Jalur Priangan Timur, Pertamina Siapkan Satgas

JELANG Hari Raya Idulfitri 1447 H, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) menegaskan kesiapan operasional Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (Satgas RAFI) guna memastikan kelancaran distribusi energi di wilayah Jawa Barat.

Untuk itu JBB telah menyiapkan langkah antisipatif melalui penguatan stok BBM dan LPG, optimalisasi sarana dan fasilitas distribusi, serta peningkatan layanan di jalur-jalur strategis, termasuk kawasan wisata.

Area Manager Communication, Relations, dan CSR Regional JBB, Susanto August Satria, menyampaikan bahwa kesiapan Satgas RAFI merupakan komitmen Pertamina dalam menjaga kenyamanan masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri.

“Selama Ramadan dan Idul Fitri 1447 H, kami memastikan pasokan BBM dan LPG tetap aman serta layanan kepada masyarakat berjalan optimal, khususnya di jalur utama dan destinasi wisata,” ujar Satria.

BACA JUGA  Pengecer Gas Elpiji 3 kg Wajib Jadi Pangkalan Resmi

Bantu pemudik

Sebagai bagian dari strategi pengamanan distribusi, Regional JBB turut menguatkan layanan di Priangan Timur, yang menjadi salah satu jalur favorit pemudik dan wisatawan. Antara lain Motoris (layanan BBM kemasan) di empat titik strategis meliputi Gentong, Pos Gatur Kabupaten Tasikmalaya, Cikoneng, dan Pangandaran.

Layanan motoris ini disiagakan untuk membantu pemudik yang mengalami kendala kehabisan BBM di jalur padat atau wilayah dengan akses terbatas ke SPBU.

Kemudian, Mini Serambi MyPertamina di SPBU 34.463.01 Putra Pinggan sebagai fasilitas tambahan bagi pemudik untuk beristirahat dengan nyaman.

Selanjutnya, SPBU Modular di kawasan wisata Pangandaran guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan BBM selama periode libur Lebaran dan memastikan ketersediaan energi tetap terjaga di destinasi wisata unggulan.

BACA JUGA  Pertamina Jamin Penyaluran BBM dan LPG Pasca-Gempa

“Untuk memastikan kelancaran pasokan di wilayah Tasikmalaya dan sekitarnya, distribusi BBM juga didukung dari Kilang Cilacap yang disalurkan melalui jaringan pipa menuju terminal BBM di wilayah Priangan Timur,”

Monitor distribusi

Untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi BBM, Pertamina telah menyiapkan penyesuaian pasokan serta memperkuat sistem distribusi agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi dengan baik

Selain layanan tambahan tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional JBB juga selalu memonitor distribusi secara digital dan real time, menyiagakan mobil tangki tambahan, serta memperkuat koordinasi dengan aparat dan pemangku.

Selanjutnya, Pertamina juga menyiagakan tim selama 24 jam untuk mengantisipasi potensi bencana alam yang dapat memengaruhi kelancaran distribusi energi.

Koordinasi lintas fungsi

Kesiapsiagaan ini dilakukan melalui koordinasi lintas fungsi serta penyiapan berbagai alternatif solusi guna memastikan langkah mitigasi dan kontingensi dapat segera dijalankan apabila terjadi kondisi darurat.

BACA JUGA  Pertamina Pastikan Distribusi Energi Aman di Wilayah Banjir

Satria menambahkan, kolaborasi lintas fungsi dan kesiapsiagaan seluruh tim menjadi kunci keberhasilan Satgas RAFI.

“Pertamina berkomitmen menghadirkan energi bagi masyarakat. Dengan sinergi dan kesiapan, kami ingin memastikan masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan tenang tanpa khawatir,” kata Satria.

Melalui kesiapan Satgas RAFI 1447 H ini, Pertamina Patra Niaga Regional JBB menegaskan perannya dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat serta menjaga ketahanan energi nasional selama periode Ramadan dan Idulfitri. (YY/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Diduga Cabuli Santrinya, Pengasuh Ponpes di Tengah Ilir Tebo Ditangkap Polisi

SEORANG pengasuh sebuah pondok pesantren (Ponpes) di Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, AF, 37, diperiksa polisi. Pasalnya, ia begitu tega melakukan tindakan asusila kepada beberapa santriwatinya sendiri. Satu dari korbannya bahkan…

Para Perajin Tahu-Tempe di Tasikmalaya Terpaksa Turunkan Produksi dan Naikkan Harga

PARA perajin tahu-tempe mulai merasakan dampak melemahnya mata uang Rupiah. Mereka pun terpaksa mengurangi produksi dan menaikan harga lantaran kebutuhan bahan baku kedelai impor naik jadi Rp11.100 ribu per kg.…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kalah dari Kazakstan, Tim Voli Putri Indonesia segera Evaluasi

  • June 8, 2026
Kalah dari Kazakstan, Tim Voli Putri Indonesia segera Evaluasi

Bungkam Vietnam, Indonesia Segel Tiket ke Semifinal

  • June 7, 2026
Bungkam Vietnam, Indonesia Segel Tiket ke Semifinal

Diduga Cabuli Santrinya, Pengasuh Ponpes di Tengah Ilir Tebo Ditangkap Polisi

  • June 7, 2026
Diduga Cabuli Santrinya, Pengasuh Ponpes di Tengah Ilir Tebo Ditangkap Polisi

Wamen Ekraf Dorong Inovasi Jamu Agar Masuk Pasar Global

  • June 7, 2026
Wamen Ekraf Dorong Inovasi Jamu Agar Masuk Pasar Global

Para Perajin Tahu-Tempe di Tasikmalaya Terpaksa Turunkan Produksi dan Naikkan Harga

  • June 7, 2026
Para Perajin Tahu-Tempe di Tasikmalaya Terpaksa Turunkan Produksi dan Naikkan Harga

Polda Jateng Musnahkan Narkotika dari 449 Kasus Periode April-Juni

  • June 6, 2026
Polda Jateng Musnahkan Narkotika dari 449 Kasus Periode April-Juni