Bencana Bayangi Jateng, 17,7 Juta Pemudik Diimbau Waspada

KEMACETAN dan ancaman bencana membayangi arus mudik lebaran 2026 di Jawa Tengah. Sedikitnya 46 titik rawan macet dan 23 titik rawan bencana terpetakan di jalur nasional, sementara 17,7 juta orang diproyeksikan masuk ke provinsi ini selama periode mudik dan arus balik.

Data tersebut dirilis Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Tengah–DI Yogyakarta (BBPJN Jateng-DIY) menjelang puncak pergerakan kendaraan.

Kepala BBPJN Jateng-DIY, Moch Iqbal Tamher, mengatakan titik rawan kemacetan tersebar di jalur pantura, jalur tengah, hingga jalur selatan. Lokasinya didominasi kawasan pasar, perlintasan sebidang kereta api, simpang padat, serta akses keluar-masuk tol.

“Seluruh titik sudah kami petakan. Personel dan peralatan kami siapkan agar potensi hambatan arus mudik bisa diminimalkan,” ujar Iqbal saat memberikan keterangan kesiapan jalur Lebaran 2026 di kantor BBPJN Jateng-DIY, Kabupaten Semarang, Jumat (27/2).

BACA JUGA  OJK Gelar Puncak Bulan Inklusi Keuangan 2025 di Semarang

Pantura Jadi Koridor Krusial

Perbaikan jalan menjelang mudik Lebaran. (Dok/Ist)

Jalur Pantura menjadi koridor paling krusial karena menampung kendaraan jarak jauh dari barat ke timur, termasuk angkutan logistik dan bus antarkota. Kepadatan diprediksi meningkat signifikan pada H-3 hingga H+3 Lebaran.

Selain kemacetan, BBPJN mengidentifikasi:
14 titik rawan banjir dan 9 titik rawan longsor.

Titik rawan banjir antara lain di Jalan Kaligawe Semarang, Sayung perbatasan Semarang–Demak, Jalan Walisongo, dan sejumlah ruas di Kendal jalur Pantura

Potensi genangan juga terdeteksi di: Brebes (Pemuda), Prupuk–Batas Tegal/Banyumas, Sidareja–Simpang 3 Jeruklegi, Sampang–Buntu, Klampok–Banjarnegara, Lingkar Selatan Klaten, hingga Palur–Sragen.

Jalur selatan

Perbaikan jalan menjelang mudik Lebaran. (Dok/Ist)

Sementara titik rawan longsor banyak terdapat di jalur selatan dan wilayah perbukitan seperti, Batas Jawa Barat–Karangpucung–Wangon, Ajibarang/Wangon, Wangon–Batas Banyumas/Cilacap, Patikraja–Rawalo, Batas Kota, Banjarnegara–Wonosobo

BACA JUGA  PPIH Embarkasi Solo Sudah Pulangkan 7 Jemaah ke Daerah Asal

Karakteristik tanah labil dan kontur terjal menjadi faktor utama risiko longsor saat curah hujan meningkat.

18 Posko Lebaran

Untuk mempercepat respons, BBPJN menyiapkan 18 posko Lebaran di koridor strategis jalur nasional. Selain itu, empat Unit Pelaksanaan Peralatan (UPP) Disaster Relief Unit (DRU) disiagakan di Pekalongan, Karangjati, Buntu, dan Yogyakarta.

Peralatan yang tersedia meliputi, Excavator, Wheel loader, Motor grader,  Dump truck, Asphalt finisher

Rangka jembatan darurat bentang 30 meter
38,71 Juta Pergerakan Nasional Menuju Jateng Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan kesiapan Jawa Tengah sebagai simpul utama perlintasan nasional.

Berdasarkan proyeksi Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, sebanyak 17,7 juta orang diperkirakan masuk ke Jawa Tengah selama periode Lebaran 2026. Secara nasional, provinsi ini juga menjadi tujuan favorit dengan estimasi pergerakan mencapai 38,71 juta orang.

BACA JUGA  Warga Keluhkan Angkot Buat Macet di Depan SMKN 1 Siatas Barita

Koordinasi lintas sektor

“Kita memiliki hampir 2.200 kilometer jalan kewenangan provinsi dengan tingkat kemantapan 94 persen. Tahun 2026 fokus pada perawatan agar tetap optimal saat arus mudik dan balik,” ujar Ahmad Luthfi.

Ia mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang berisiko memicu bencana hidrometeorologi. Koordinasi lintas sektor, tegasnya, menjadi kunci memastikan kelancaran arus mudik sekaligus keselamatan pemudik.

Dengan lonjakan pergerakan jutaan orang dan potensi gangguan alam yang mengintai, kesiapan infrastruktur dan respons cepat di lapangan menjadi taruhan utama kelancaran mudik Lebaran 2026. (Htm/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Merger BPR di Magelang Diharap Kerek Pembiayaan UMKM

OTORITAS  Jasa Keuangan (OJK) menyetujui penggabungan PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Mulyo Lumintu ke dalam PT BPR Danarakyat Sentosa yang berkedudukan di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Langkah itu menjadi bagian…

Respons Berbagai Musibah Pemkab Garut Gelar Doa Bersama

PEMERINTAH Kabupaten Garut menggelar Doa Bersama (Istighosah) Serentak sebagai respons atas berbagai musibah yang terjadi di tingkat daerah, nasional, hingga internasional. Kegiatan tersebut dipimpin Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, di…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kalog Raih Penghargaan Sector Champion Logistik

  • October 15, 2026
Kalog Raih Penghargaan Sector Champion Logistik

KPK Jerat Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dalam Operasi Tangkap Tangan

  • October 15, 2026
KPK Jerat Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dalam Operasi Tangkap Tangan

Presiden Prabowo Lantik Yusuf Jauhari dan Richard Tampubolon Jadi Wamenhan

  • October 15, 2026
Presiden Prabowo Lantik Yusuf Jauhari dan Richard Tampubolon Jadi Wamenhan

Kondisi Haji Umuh Dilaporkan Ngedrop Usai Laga Persib vs Viettel

  • October 15, 2026
Kondisi Haji Umuh Dilaporkan Ngedrop Usai Laga Persib vs Viettel

Barantin Petakan Risiko Operasional Karantina se-Jawa

  • October 15, 2026
Barantin Petakan Risiko Operasional Karantina se-Jawa

Merger BPR di Magelang Diharap Kerek Pembiayaan UMKM

  • October 15, 2026
Merger BPR di Magelang Diharap Kerek Pembiayaan UMKM