
HANYA berselang dua hari setelah menangkap sejumlah anggota Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam operasi tangkap tangan (OTT), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penangkapan
Kali ini komisi antirasuwah itu menangkap Bupati Klaten, Jawa Tengah Hamenang Wajar Ismoyo. Sama seperti sebelumnya, Hamenang juga terjerat lewat OTT. Itu menjadi OTT ke-23 sepanjang 2026.
Menurut Ketua KPK Setyo Budiyanto, selain Bupati Klaten, pihaknya juga mengamankan 19 tersangka lain dan menyita barang bukti berupa uang tunai sekitar Rp1 miliar.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan ke 20 orang tersangka tersebut ditangkapdi wilayah Jakarta dan Klaten, Jawa Tengah.
“Pihak yang diamankan di Jakarta saat ini sedang menjalani permintaan keterangan di Gedung Merah Putih KPK,” kata Budi.
Ia melanjutkan untuk para pihak yang diamankan di Klaten saat ini masih dilakukan permintaan keterangan di Polres Klaten. Salah satunya Bupati Klaten.
Terkait suap
Ia menambahkan bahwa OTT tersebut terkait dugaan suap yang diterima Hamenang dalam pengadaan barang dan jasa, perizinan, serta penerimaan dari organisasi perangkat daerah.
Selain itu, KPK menduga Hamenang melakukan suap terhadap pihak di BPK terkait dengan audit.
Selanjutnya KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status dari pihak yang ditangkap dalam OTT tersebut sesuai KUHAP. (*/N-01)







