Dua Petani di Sleman Tewas Tersambar Petir Saat Berteduh

DUA petani tewas tersambar petir saat berteduh di dangau atau gubuk sawah di kawasan Bulak Barak, Kalurahan Margoluwih, Kapanewon Seyegan, Sleman, Senin (9/2) sekitar pukul 12.30 WIB.

Ketiga petani tersebut sebelumnya tengah menanam padi (tandur) di area persawahan. Namun, karena hujan turun, mereka memutuskan berteduh di gubuk yang berada di tengah sawah.

Kasi Humas Polresta Sleman AKP Salamun menjelaskan, saat mereka berteduh terjadi beberapa kali sambaran petir.

“Ketika terjadi petir, dua di antara mereka meninggal dunia di tempat,” ujar Salamun.

Dua korban yang meninggal masing-masing berinisial Sa (63) dan Wak (62), warga Dukuh Barak I, Margoluwih, Seyegan. Sementara satu korban lainnya, SR (71), selamat dari kejadian tersebut.

BACA JUGA  SMA Negeri 2 Ngaglik Terima Bantuan Alat Gamelan

Menurut Salamun, SR yang selamat langsung pulang ke kampung untuk memberi tahu keluarga dan warga sekitar mengenai peristiwa itu.

Kedua korban kemudian dievakuasi ke RS At Taurot Seyegan dan dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit. Adapun korban selamat tidak mengalami luka fisik, namun mengalami trauma akibat kejadian tersebut.

Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Situasi di lokasi kejadian dilaporkan telah kondusif.

Polresta Sleman mengimbau masyarakat, khususnya yang beraktivitas di area terbuka seperti persawahan, agar meningkatkan kewaspadaan saat hujan disertai petir dan segera mencari tempat yang lebih aman guna menghindari risiko sambaran petir. (AGT/S-01)

BACA JUGA  Polresta Sleman Ikut Panen Raya Jagung

Siswantini Suryandari

Related Posts

Fapet UGM UGM dan Pemda DIY Kerjasama Tingkatkan Kualitas Ternak

FAKULTAS Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) menjalin kerja sama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Daerah Istimewa Yogyakarta terkait penyelenggaraan bimbingan teknis (Bimtek) budi daya kambing dan domba bagi…

Standar Pengerjaan Buruk, Farhan Bekukan Izin Pembangunan BRT

WALI Kota Bandung, Muhammad Farhan membekukan seluruh izin pembangunan proyek Bus Rapid Transit (BRT), setelah menemukan sejumlah persoalan pada kualitas pengerjaan infrastruktur di lapangan. Keputusan tersebut disampaikan seusai meninjau langsung…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Fapet UGM UGM dan Pemda DIY Kerjasama Tingkatkan Kualitas Ternak

  • March 16, 2026
Fapet UGM UGM dan Pemda DIY Kerjasama Tingkatkan Kualitas Ternak

Standar Pengerjaan Buruk, Farhan Bekukan Izin Pembangunan BRT

  • March 16, 2026
Standar Pengerjaan Buruk, Farhan Bekukan Izin Pembangunan BRT

Hore, Kendaraan Pribadi Bisa Lewat Gerbang Tol Purwomartani saat Keluar Yogyakarta

  • March 16, 2026
Hore, Kendaraan Pribadi Bisa Lewat Gerbang Tol Purwomartani saat Keluar Yogyakarta

Indonesia Kirim Dua Wakil di AVC Men’s Volleyball 2026

  • March 15, 2026
Indonesia Kirim Dua Wakil di AVC Men’s Volleyball 2026

Borneo Redam Persib, Dewa United Tahan Persija

  • March 15, 2026
Borneo Redam Persib, Dewa United Tahan Persija

Pertamina Tambah 9 Juta Tabung LPG di Jateng dan DIY

  • March 15, 2026
Pertamina Tambah 9 Juta Tabung LPG di Jateng dan DIY