DP3AKB Jabar Beri Bantuan Psikologis kepada Korban Longsor

DINAS Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat memberikan Psychological First Aid (PFA) atau dukungan psikologis awal kepada warga terdampak tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Sebagian warga yang terdampak longsor masih bingung atas hilangnya kerabat, tempat tinggal, harta benda dan mata pencaharian.

Kepala DP3AKB Jawa Barat Siska Gerfianti mengatakan, sebagian besar warga terdampak longsor mengalami stres yang bersifat normal, bukan gangguan atau trauma.

Untuk memulihkan kembali rasa percaya diri mereka, DP3AKB memberikan dukungan psikologis awal berupa pendampingan psikososial pada warga terdampak.

Pendampingan dilakukan dengan cara hadir secara empatik, mendengarkan secara aktif, mengamati kondisi, memastikan rasa aman, serta menghubungkan penyintas dengan sumber bantuan dan pemenuhan kebutuhan dasar, khususnya bagi ibu dan anak.

BACA JUGA  BNPB: 17 Orang Tewas Longsor Pasirlangu, 11 Teridentifikasi

Fungsi sosial

“Kami harap, dengan kegiatan pendampingan ini warga terdampak akan lebih kuat menghadapi bencana dan kembali seperti biasa, meski harta benda yang mereka miliki hancur diterjang longsor,” ucap Siska,Kamis (29/1/2026).

Pendampingan juga diharapkan mampu membantu mengurangi tekanan psikologis, memperkuat daya pulih, serta memulihkan fungsi sosial penyintas.

Para pendampingan terdiri dari beberapa tim, mulai dari konselor hingga tenaga ahli psikologi.

Berdasarkan catatan DP3AKB Jawa Barat, jumlah pengungsi korban tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, masing-masing sebanyak 203 orang perempuan dan 78 anak. (RO/YY/N-01)

BACA JUGA  Pemkot Bandung Siapkan Bantuan untuk Korban Longsor Cisarua

Dimitry Ramadan

Related Posts

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta menyampaikan perkembangan terbaru terkait penanganan kasus gangguan dan pembubaran paksa kegiatan ibadah jemaat Gereja Misi Sejahtera (GMS) di Sewon, Bantul, yang terjadi pada Minggu (24/5/2026) lalu.…

Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

BALAI Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta mengungkapkan hasil pengamatan selama sepekan pada 7-13 Agustus, terjadi 1.205 gempa dan 98 kali awan panas guguran. Kepala BPPTKG Yogyakarta Agus…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

  • August 15, 2026
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

  • August 15, 2026
Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

  • August 15, 2026
Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

Dua Orang Meninggal dalam Gempa di NTT

  • August 15, 2026
Dua Orang Meninggal dalam Gempa di NTT

Kunjungi Putra Sayuti Melik, KSP Pastikan Negara Lindungi Lansia

  • August 14, 2026
Kunjungi Putra Sayuti Melik, KSP Pastikan Negara Lindungi Lansia

Bantu Kelola Sampah, Mahasiswa KKN UNY Kenalkan Ember Tumpuk dan Mini Garden

  • August 14, 2026
Bantu Kelola Sampah, Mahasiswa KKN UNY Kenalkan Ember Tumpuk dan Mini Garden