Gempa M2,7 Guncang Bandung, BPBD Lakukan Mitigasi Cepat

GEMPA bumi berkekuatan Magnitudo 2,7 mengguncang Kota Bandung dan sekitarnya, Jumat (30/1) pukul 05.13 WIB.

Menyikapi kejadian tersebut, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan langsung menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung untuk melakukan langkah mitigasi cepat.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa berpusat di koordinat 6,88 Lintang Selatan dan 107,79 Bujur Timur. Episenter berada di darat sekitar 14 kilometer timur Kota Bandung dengan kedalaman 5 kilometer.

“Langkah mitigasi harus dilakukan secara cepat dan terukur guna memastikan keselamatan warga serta meminimalkan potensi risiko lanjutan akibat aktivitas seismik. Saya minta BPBD langsung bergerak melakukan pemantauan lapangan, memastikan tidak ada dampak serius terhadap bangunan dan keselamatan warga,” ujar Farhan.

BACA JUGA  BMKG Waspadai Cuaca Ekstrem Saat Akhir Tahun

Ia juga meminta BPBD berkoordinasi intensif dengan BMKG untuk memantau perkembangan dan mengantisipasi kemungkinan gempa susulan. Menurutnya, informasi yang cepat dan akurat sangat penting agar langkah antisipasi bisa dilakukan sejak dini.

Gempa Kota Bandung, masyarakat waspada

Farhan mengimbau masyarakat tetap waspada namun tidak panik. Warga diminta kembali mengingat dan menerapkan langkah-langkah kesiapsiagaan bencana yang selama ini telah disosialisasikan.

“Langkah-langkah penyelamatan diri saat gempa sudah sering disosialisasikan dan itu perlu kita ingat kembali. Keselamatan adalah yang utama. Pemerintah siaga, masyarakat juga harus siap,” tuturnya.

Hingga saat ini, BPBD Kota Bandung masih melakukan pemantauan di lapangan serta memastikan kesiapan personel dan peralatan apabila dibutuhkan penanganan lebih lanjut.

BACA JUGA  Pengendalian Karhutla Tak Bisa Hanya Andalkan Modifikasi Cuaca

Sementara itu, Kepala BMKG Jawa Barat, Teguh Rahayu, menjelaskan gempa tersebut merupakan gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Berdasarkan laporan masyarakat, gempa dirasakan di wilayah Sukasari, Tanjungsari, Cileunyi, Cilengkrang, dan Cimeyan dengan Skala Intensitas II–III MMI. Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda ringan yang digantung bergoyang, serta terasa seperti truk berlalu di dalam rumah.

BMKG memastikan hingga pukul 05.46 WIB belum terdapat laporan kerusakan bangunan dan belum terdeteksi adanya gempa susulan. (Rava/S-01)

BACA JUGA  BMKG DIY Peringatkan Hujan Lebat, Petir dan Angin Kencang

Siswantini Suryandari

Related Posts

Satgas Preemtif Polda Jateng Gencarkan Binluh Kamseltibcarlantas

SELAMA  pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026, Satgas Preemtif dari Ditbinmas Polda Jateng terus membangun budaya tertib berlalu lintas melalui pendekatan edukatif yang menyentuh berbagai lapisan masyarakat. Kegiatan difokuskan pada penanaman…

KAI Sosialisasikan Keselamatan di Perlintasan Sebidang

MENDEKATI volume perjalanan kereta api yang melonjak pada masa Angkutan Lebaran 2026, PT KAI Daop 6 Yogyakarta menyelenggarakan sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang. Menurut Manager Humas PT KAI Daop 6…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Satgas Preemtif Polda Jateng Gencarkan Binluh Kamseltibcarlantas

  • February 11, 2026
Satgas Preemtif Polda Jateng Gencarkan Binluh Kamseltibcarlantas

Pemerintah Diminta Sosialisasikan Penonaktifan Penerima PBI JKN Lebih Awal

  • February 11, 2026
Pemerintah Diminta Sosialisasikan Penonaktifan Penerima PBI JKN Lebih Awal

Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Kasus Ekspor Limbah Sawit

  • February 10, 2026
Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Kasus Ekspor Limbah Sawit

Banding PSS Ditolak, Tribun Utara dan Selatan Harus Ditutup

  • February 10, 2026
Banding PSS Ditolak, Tribun Utara dan Selatan Harus Ditutup

KAI Sosialisasikan Keselamatan di Perlintasan Sebidang

  • February 10, 2026
KAI Sosialisasikan Keselamatan di Perlintasan Sebidang

Penjualan Tiket Kereta Periode Lebaran Sudah 82.295

  • February 10, 2026
Penjualan Tiket Kereta Periode Lebaran Sudah 82.295