BPBD Kota Bandung Bangun Portotipe Rumah Tahan Bencana

UNTUK mengantisipasi potensi ancaman gempa bumi yang dipicu oleh aktivitas Sesar Lembang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung mulai menyusun langkah mitigasi. Salah satunya dengan penguatan edukasi mitigasi bencana dan pembangunan prototipe rumah tahan bencana sebagai program utama pada 2026.

“Kami ingin membangun prototipe rumah tahan bencana agar pemerintah dan masyarakat sudah siap membangun kembali dengan standar yang aman,” ungkap Kepala BPBD Kota Bandung, Didi Ruswandi.

Menurut Didi, langkah ini dilakukan untuk meningkatkan upaya kesiapsiagaan masyarakat, sekaligus untuk memperkuat pengurangan risiko bencana di wilayah perkotaan yang memiliki kerawanan  tinggi.

Dana hibah

BNPB memiliki dana hibah rehabilitasi dan rekonstruksi (hibah RR). Dan BNPB ingin memastikan semua pihak sudah terbiasa dengan konsep rumah tahan bencana.

BACA JUGA  BPBD Humbahas Tangani Longsor di Desa Parmonangan Pakkat

“Pilot project rumah tahan bencana akan dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP). Prototipe tersebut dirancang sebagai contoh rumah yang memiliki ketahanan terhadap bencana, khususnya gempa bumi,” jelasnya.

Untuk saat ini kata Didi, lokasi pembangunan dan desain rumah tahan bencana tersebut telah disiapkan oleh pemerintah, dengan konsep bangunan yang dirancang tahan gempa. Namun program utama tetap edukasi, tetapi BNPB akan menambah pendekatan menggunakan video agar penyampaiannya lebih menarik.

“Kami ingin membuat video mapping sehingga edukasi menjadi informatif sekaligus menghibur,” ujarnya.

Video mapping

Didi menambahkan, pendekatan konvensional berupa sosialisasi tatap muka selama ini masih memiliki keterbatasan jangkauan.

Hingga saat ini, edukasi mitigasi secara langsung baru menjangkau sekitar dua persen dari total penduduk Kota Bandung.

BACA JUGA  Pemkab Bandung Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Gempa

Jadi pemanfaatan media video dinilai menjadi solusi efektif untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas dan beragam. (zahra/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Sebagian Jalan Kabupaten Sleman Rusak

KABUPATEN Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki jalan sepanjang 733,67 kilometer yang terdiri dari 371 ruas jalan. Dari panjang jalan yang mencapai lebih dari 722 kilometer tersebut, yang dalam kondisi sangat…

Dewan Juri dan MC di LCC Empat Pilar Kalbar Resmi Dinonaktifkan

SEKRETARIAT Jenderal MPR RI meminta maaf atas kelalaian Dewan Juri yang menyebabkan polemik terkait pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Selain itu…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Ini loh, Fungsi Sayap pada Hewan Purba

  • May 13, 2026
Ini loh, Fungsi Sayap pada Hewan Purba

Sebagian Jalan Kabupaten Sleman Rusak

  • May 13, 2026
Sebagian Jalan Kabupaten Sleman Rusak

Dibekuk Jepang, Timnas U-17 Indonesia Gagal ke Piala Dunia

  • May 13, 2026
Dibekuk Jepang, Timnas U-17 Indonesia Gagal ke Piala Dunia

Federasi Futsal Indonesia Resmi Ganti Nama Jadi AFI

  • May 12, 2026
Federasi Futsal Indonesia Resmi Ganti Nama Jadi AFI

PSS Sleman Bersyukur Kembali Promosi ke Super League

  • May 12, 2026
PSS Sleman Bersyukur Kembali Promosi ke Super League

Dewan Juri dan MC di LCC Empat Pilar Kalbar Resmi Dinonaktifkan

  • May 12, 2026
Dewan Juri dan MC di LCC Empat Pilar Kalbar Resmi Dinonaktifkan