Pemkab Bandung Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Gempa

PEMERINTAH Kabupaten Bandung, Jawa Barat menetapkan status tanggap darurat bencana gempa bumi magnitudo 5 di wilayah Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, Rabu (18/9). Status tanggap darurat berlaku selama dua pekan ke depan dan dapat diperpanjang.

“Hari ini juga saya minta untuk diadakan rapat gabungan dengan forkopimda memutuskan dalam kategori tanggap darurat sehingga secara anggaran kita bisa luncurkan,” kata Bupati Kabupaten Bandung, Dadang Supriatna saat meninjau lokasi gempa di wilayah Kertasari.

Dadang menyebut tanggap darurat berlaku selama dua pekan ke depan dan dapat diperpanjang jika memang keadaan masih belum normal.

Data sementara yang didapat terdapat enam desa yang terdampak gempa dengan
ratusan rumah yang mengalami rusak ringan, rusak berat dan sedang.

BACA JUGA  Korban Meninggal akibat Gempa di Venezuela Capai 589 Orang

“Korban gempa akan terlebih dahulu harus dievakuasi. Imbauan sementara ini, kita menyiapkan tempat evakuasi. Saya sarankan bagi warga penduduk di sekitar Kecamatan Kertasari, kalau bisa langsung ke tempat evakuasi yang sudah disediakan oleh tim,” tutur Dadang.

Dadang menambahkan, setiap RW yang memiliki tempat evakuasi, termasuk BPBD Kabupaten Bandung menyiapkan tenda darurat.

Rumah dan bangunan rusak

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jabar melaporkan sebanyak 700 rumah mengalami kerusakan akibat gempa bumi yang terjadi sekitar Pukul 09.40 WIB. Selain itu, sebanyak 82 orang mengalami luka berat dan luka ringan.

Pranata Humas Ahli BPBD Jabar, Hadi Rahmat mengatakan sebanyak 700 orang mengalami luka-luka di wilayah Kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut akibat gempa bumi.

BACA JUGA  Pemkot Bandung Serius Antisipasi Gempa Sesar Lembang

Korban gempa

Selain itu, sebanyak 82 orang mengalami luka ringan dan berat di wilayah Garut dan Kabupaten Bandung.

“Korban terdampak 58 luka ringan dan 23 orang luka berat di Kabupaten Bandung serta 450 mengungsi, di Garut 1 orang luka ringan,” beber Hadi.

Hadi melanjutkan sekitar 491 rumah warga di Kabupaten Bandung rusak dan 209 rumah di Kabupaten Garut rusak. Selain itu di Kabupaten Bandung terdapat lima puskesmas rusak, dua unit bangunan rusak, 9 unit sekolah rusak, 27 masjid rusak dan 18 fasilitas umum rusak.

Sedangkan di Kabupaten Garut tujuh sekolah rusak dan 5 unit tempat ibadah rusak.

“Saat ini kami masih terus berkoordinasi bersama BPBD Kabupaten Kota terdampak yang terasa getaran gempa dan kami juga masih melakukan assesment kelokasi kejadian, dimana ada sekitar 10 Desa atau kelurahan yang terdampak gempa,” tambahnya. (Rava/N-01)

BACA JUGA  Deklarasi Tolak Judol, Bupati  Bandung Tekankan Integritas dan Akhlak ASN

Dimitry Ramadan

Related Posts

Presiden Prabowo Lantik 26 Anggota Wantimpres

PRESIDEN Prabowo Subianto kembali melantik sejumlah pejabat tinggi negara di Istana Negara, Jakarta pada Jumat sore. Kali ini Presiden melantik sebanyak 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia Deretan…

Hentikan Pembangunan Pusat Data AI, Pemprov Jabar Ingin Tegakkan Aturan

GUBERNUR Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi menegaskan penghentian pembangunan pusat data berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence (AI) di kawasan Jatiluhur, Jabar, sebagai upaya untuk menegakkan aturan, terutama melindungi kepentingan masyarakat.…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Presiden Prabowo Lantik 26 Anggota Wantimpres

  • October 2, 2026
Presiden Prabowo Lantik 26 Anggota Wantimpres

Hentikan Pembangunan Pusat Data AI, Pemprov Jabar Ingin Tegakkan Aturan

  • October 2, 2026
Hentikan Pembangunan Pusat Data AI, Pemprov Jabar Ingin Tegakkan Aturan

Pemenang Telkomsel 5G Video Competition Diumumkan

  • October 2, 2026
Pemenang Telkomsel 5G Video Competition Diumumkan

Kemenpar Dorong Gastronomi Menjadi Daya Tarik Wisata

  • October 2, 2026
Kemenpar Dorong Gastronomi Menjadi Daya Tarik Wisata

Guru Besar Unas Dukung Jenderal Suyudi Jadi Kapolri

  • October 2, 2026
Guru Besar Unas Dukung  Jenderal Suyudi Jadi Kapolri

Dramatis! Timnas Indonesia Lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 usai Bantai Bangladesh 9-2

  • October 1, 2026
Dramatis! Timnas Indonesia Lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 usai Bantai Bangladesh 9-2