103 WNA Ditangkap di Bali Diduga Pelaku Kejahatan Siber

SEBANYAK 103 WNA ditangkap Imigrasi Bali karena melakukan kejahatan siber di Bali. Mereka adalah sindikat kejahatan siber yang melakukan kejahatan di negaranya dari Bali dan tinggal di Bali. Rinciannya 12 wanita dan 91 laki laki. Mereka tinggal di satu kompleks vila yakni Vila Hati Indah Bali yang berlokasi di Kabupaten Tabanan Bali.

Direktur Jenderal Imigrasi Silmy Karim membenarkan  penangkapan WNA dari Tiongkok itu. “Mereka ditangkap karena diduga melakukan kejahatan siber di negaranya tetapi dikerjakan dari Bali,” ujarnya, Jumat (28/6).

Ia menjelaskan pengawasan sudah dilakukan sejak Rabu 26 Juni. Berdasarkan informasi masyarakat, vila tersebut menampung banyak orang, tetapi jarang keluar atau lebih banyak di dalam kompleks vila dalam waktu yang cukup lama. Segala macam keperluan dipesan dari luar menggunakan aplikasi online.

BACA JUGA  Lakukan Praktek Prostitusi di Bali, Dua Perempuan Asal Tanzania Dideportasi 

Setelah yakin ada aktivitas yang mencurigakan, petugas akhirnya melakukan operasi dan menggerebek vila tersebut Kami (27/6) sekitar pukul 17.00 WITA. Saat digerebek, dalam vila tersebut terdapat banyak perangkat komputer atau laptop dan ratusan HP lainnya. Diduga ada kejahatan siber yang dilakukan di vila tersebut karena jumlah komputer sudah tidak wajar sebagaimana turis asing pada umumnya. Selain komputer dan handphone, petugas Imigrasi juga menyita berbagai komponen atau perangkat lunak lainnya yang belum teridentifikasi dengan detail.

Mereka diduga tidak memiliki dokumen dan penyalahgunaan izin keimigrasian. Saat ini petugas masih mendalami kemungkinan adaya kejahatan siber berdasarkan  banyaknya komputer dan handphone yang didapati di lokasi kejadian.

BACA JUGA  TPA Suwung Bali Ditutup Mulai 2026, Hentikan Open Dumping

Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian, Safar Muhammad Godam mengatakan, saat ditangkap hanya 14 orang yang langsung menunjukkan dokumen. Mereka diketahui berasal dari Taiwan. Sisanya langsung dibawa ke Kantor Imigrasi Denpasar.

Dugaan sementara, ratusan orang asing ini melakukan penipuan online, skimming lintas negara dan judi online. Saat digerebek, mereka tidak berupaya lari menghindar atau melawan.  “Saat petugas masuk, mereka kocar-kacir. Ada di antaranya berusaha kabur dengan cara loncat pagar namun dapat diamankan,” ujarnya.

Sejumlah barang bukti pendukung dugaan penipuan online dan Skimming lintas negara diamankan petugas. (Aci/S-01)

BACA JUGA  Miris! 41 Ribu Anak di Jabar Diketahui Bermain Judi Online

Siswantini Suryandari

Related Posts

Pertamina Gelar Pemeriksaan Gigi Gratis untuk Anak Berkebutuhan Khusus

PERTAMINA Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah bersama IKA UNAIR Komisariat Fakultas Kedokteran Gigi Spesialis Kedokteran Gigi Anak menggelar pemeriksaan gigi gratis ‘Senyum Sehat untuk Anak Istimewa di P3D Semar…

Yayasan Inspirasi RA Kartini Bantu Air Bersih untuk Warga Gunungkidul

YAYASAN Inspirasi Raden Ajeng Kartini menyalurkan 158 tangki atau keseluruhannya sebanyak 790.000 liter air bersih senilai Rp28 juta untuk warga terdampak kemarau di Gunungkidul, DIY pada Minggu. Air bersih tersebut…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Teroris di Enam Provinsi

  • October 4, 2026
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Teroris di Enam Provinsi

Pertamina Gelar Pemeriksaan Gigi Gratis untuk Anak Berkebutuhan Khusus

  • October 4, 2026
Pertamina Gelar Pemeriksaan Gigi Gratis untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Yayasan Inspirasi RA Kartini Bantu Air Bersih untuk Warga Gunungkidul

  • October 4, 2026
Yayasan Inspirasi RA Kartini Bantu Air Bersih untuk Warga Gunungkidul

Laga Pembuka EPA ONE 2026/2027, Dewa United U20 Ungguli Persija U20

  • October 4, 2026
Laga Pembuka EPA ONE 2026/2027, Dewa United U20 Ungguli Persija U20

Densus 88 dan Satbrimob Tangkap 3 Orang Terduga Teroris di Sulteng

  • October 4, 2026
Densus 88 dan Satbrimob Tangkap 3 Orang Terduga Teroris di Sulteng

Tim UGM Raih Juara 1 Kompetisi Esai Inovasi

  • October 4, 2026
Tim UGM Raih Juara 1 Kompetisi Esai Inovasi