
WAKIL Gubernur Jawa Barat (Wagub Jabar) Erwan Setiawan bersama aparat keamanan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengamanan menjelang pertandingan BRI Super League antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta di Aula Polrestabes Bandung, Kamis (8/1).
Rakor tersebut dihadiri Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Dr. Budi Sartono, Dandim 0618/Kota Bandung Kolonel Inf Mohamad Iswan Nusi, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.
Erwan berharap melalui rakor ini, laga Persib kontra Persija dapat berlangsung aman, lancar, dan kondusif. Pertandingan dijadwalkan digelar pada Minggu (11/1) pukul 15.30 WIB di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
“Dalam rapat tadi sudah dibahas berbagai potensi kerawanan serta langkah antisipasinya, mulai dari skema pengamanan hingga upaya meminimalisasi hal-hal yang tidak diinginkan, khususnya yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban selama pertandingan,” ujar Erwan.
Bobotoh nobar dan tidak paksa diri masuk stadion
Erwan juga mengimbau bobotoh yang tidak memiliki tiket agar tidak memaksakan diri masuk ke area stadion. Ia meminta masyarakat mendukung kelancaran pertandingan dengan menggelar nonton bareng (nobar) di wilayah masing-masing.
“Saya berharap pertandingan ini berjalan aman dan kondusif. Jangan sampai terjadi hal-hal yang justru merugikan Persib sendiri, mengingat laga ini sangat dinantikan bobotoh dan masyarakat Jawa Barat,” tuturnya.
Selain itu, Erwan mengajak seluruh warga Jabar dan bobotoh untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban. Ia juga meminta kepala daerah di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat memfasilitasi kegiatan nobar, baik di aula kantor pemerintahan maupun di gelanggang olahraga.
“Persib bukan hanya milik Kota Bandung, tapi milik seluruh Jawa Barat,” katanya.
2.749 personel gabungan amankan laga panas
Sementara itu, Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan menyampaikan sedikitnya 2.749 personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan, serta instansi terkait lainnya akan diterjunkan untuk mengamankan pertandingan.
“Pengamanan laga Persib versus Persija akan diambil alih oleh Polda Jabar untuk memudahkan koordinasi, termasuk dengan Mabes Polri dan Polda Metro Jaya,” jelasnya.
Kapolda menegaskan seluruh personel telah dibekali arahan pengamanan dan langkah preventif di lapangan. Pengawasan juga akan dilakukan di ruang digital untuk mengantisipasi potensi provokasi atau hasutan di media sosial.
“Selain pengamanan di stadion, penjagaan ketat juga dilakukan di pintu-pintu masuk Kota Bandung, baik jalur kereta api maupun jalur darat, untuk mencegah kehadiran suporter tim tamu,” pungkasnya. (Rava/S-01)







