BPS Sebut DI Yogyakarta Alami Deflasi 0,31 Persen pada Juli

BADAN Pusat Statistik (BPS) Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat pada Juli 2026 terjadi deflasi sebesar 0,31 persen secara month-to-month (m-to-m).

Sementara itu, secara year-to-date (y-to-d) terjadi inflasi sebesar 1,27 persen, dan secara year-on-year (y-on-y) inflasi tercatat sebesar 2,54 persen.

Plt. Kepala BPS DIY Endang Tri Wahyuningsih, menjelaskan deflasi pada Juli 2026 merupakan deflasi kedua yang terjadi di DIY sepanjang tahun ini, dengan tingkat yang lebih dalam dibandingkan Januari 2026.

“Deflasi Juli 2026 terutama disumbang oleh Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau yang mengalami deflasi sebesar 1,39 persen dengan andil -0,39 persen. Penurunan harga komoditas pangan seperti cabai rawit, bawang merah, cabai merah, dan tomat menjadi faktor utama penyebab deflasi, seiring melimpahnya pasokan hasil panen dari sejumlah daerah,” kata Endang di Kantor BPS DIY, Bantul.

BACA JUGA  Sambut Lebaran BI DIY Siapkan Uang Kertas Rp4,61 Triliun

Kelompok pengeluaran

Selain itu lanjutnya Kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya juga memberikan andil deflasi akibat turunnya harga emas perhiasan yang mengikuti tren penurunan harga emas dunia.

Di sisi lain, beberapa kelompok pengeluaran masih mengalami inflasi, terutama Kelompok Transportasi yang dipengaruhi kenaikan harga bensin secara rata-rata selama Juli 2026, serta Kelompok Pendidikan seiring dimulainya tahun ajaran baru.

Komoditas seperti wortel, ketimun, dan bawang putih juga turut memberikan andil inflasi pada bulan ini.

Endang lebih lanjut mengatakan, deflasi pada Juli 2026 terutama dipengaruhi oleh melimpahnya pasokan sejumlah komoditas hortikultura yang mendorong penurunan harga di tingkat konsumen.

Relatif terkendali

Meskipun secara bulanan terjadi deflasi, tingkat inflasi tahunan DIY masih terjaga pada level 2,54 persen, yang menunjukkan perkembangan harga secara umum tetap berada dalam kisaran yang relatif terkendali.

BACA JUGA  35 Rumah Rusak, 47 Pohon Roboh Diterjang Angin Kencang di Sleman

Secara tahunan, inflasi DIY sebesar 2,54 persen terutama disumbang oleh Kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya dengan andil 0,90 persen, didorong oleh kenaikan harga emas perhiasan.

Selanjutnya, Kelompok Transportasi memberikan andil sebesar 0,58 persen, terutama akibat kenaikan harga bensin, sedangkan Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau memberikan andil 0,37 persen, dengan komoditas utama penyumbang inflasi berupa beras dan minyak goreng.

Kota Yogyakarta dan Gunungkidul

Berdasarkan wilayah penghitungan Indeks Harga Konsumen (IHK), pada Juli 2026 Kota Yogyakarta mencatat inflasi tahunan sebesar 2,83 persen, lebih tinggi dibandingkan Kabupaten Gunungkidul yang sebesar 2,30 persen.

Sementara itu, secara bulanan kedua wilayah sama-sama mengalami deflasi, masing-masing sebesar 0,17 persen di Kota Yogyakarta dan 0,42 persen di Kabupaten Gunungkidul. (Agt/M-01)

BACA JUGA  Pertamina Jamin Penyaluran BBM dan LPG Pasca-Gempa

Related Posts

Dorong Logistik Berkelanjutan, Angkutan Kontainer Bidik Pertumbuhan 8,5%

PENGEMBANGAN layanan logistik ramah lingkungan atau green freight service menjadi strategi baru untuk memperkuat pertumbuhan bisnis angkutan kereta api kontainer. Selain meningkatkan daya saing bisnis, inisiatif ini diarahkan untuk mendorong…

Heboh Anggota TNI Pangkat Kopral Beratribut Jenderal, Dandim 0816 Sidoarjo Beri Penjelasan 

JAGAD maya dihebohkan dengan aksi seorang anggota TNI Angkatan Darat berinisial Koptu MT yang kedapatan mengenakan seragam lengkap dengan atribut tanda pangkat jenderal bintang empat di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

PSMS Tahan Persija, Arema Gulung Rans Nusantara

  • November 4, 2026
PSMS Tahan Persija, Arema Gulung Rans Nusantara

Masyarakat Diminta Percayai Polri Usut Kasus Penyadapan Ilegal

  • November 4, 2026
Masyarakat Diminta Percayai Polri Usut Kasus Penyadapan Ilegal

Jadwal Piala Asia 2027 Resmi Diundur Jadi Desember Tahun Depan

  • November 3, 2026
Jadwal Piala Asia 2027 Resmi Diundur Jadi Desember Tahun Depan

Terbukti Lakukan Penyadapan Ilegal, Listyo Sigit dkk Terancam Hukuman 10 Tahun

  • November 3, 2026
Terbukti Lakukan Penyadapan Ilegal,  Listyo Sigit dkk Terancam Hukuman 10 Tahun

Polri Tetapkan LSP, ASN, EH Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal

  • November 3, 2026
Polri Tetapkan LSP, ASN, EH Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal

Dorong Logistik Berkelanjutan, Angkutan Kontainer Bidik Pertumbuhan 8,5%

  • November 3, 2026
Dorong Logistik Berkelanjutan, Angkutan Kontainer Bidik Pertumbuhan 8,5%