
INSTLASI bedah RSUD Muda Sedia, Kabupaten Aceh Tamiang, berhasil melaksanakan enam tindakan operasi yang sebelumnya sempat tertunda akibat dampak bencana.
Enam tindakan tersebut meliputi operasi sectio caesarea, kuretase, serta operasi bedah umum. Seluruh prosedur berhasil dilakukan dengan baik dan aman.
Dokter Anestesi RSUD Muda Sedia, dr. Kulsum, mengatakan seluruh tindakan operasi berjalan lancar.
“Alhamdulillah, pada 27 Desember instalasi bedah RSUD Muda Sedia Kabupaten Aceh Tamiang berhasil melaksanakan enam operasi, terdiri dari sectio caesarea, kuretase, dan bedah umum. Seluruh prosedur berjalan lancar,” ujar dr. Kulsum, Senin (5/1).
Selain layanan bedah, pelayanan kebidanan juga kembali berjalan optimal. Salah satu relawan medis, dr. Muhammad Luthfiyanto, PPDS Obstetri dan Ginekologi, menjelaskan bahwa salah satu pasien persalinan telah melahirkan dengan kondisi ibu dan bayi yang sehat.
“Kondisi ibu dalam keadaan baik. Bayi perempuan lahir dengan berat 3.000 gram, menangis spontan, dan direncanakan menjalani rawat gabung di ruangan,” jelasnya.
Dilansir dari laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes), hal senada disampaikan oleh dr. Fitria Aini, PPDS Obstetri dan Ginekologi, yang turut bertugas di instalasi bedah RSUD Muda Sedia. Ia menyebutkan seluruh pasien yang menjalani tindakan sectio caesarea dan kuretase berada dalam kondisi stabil.
“Kami membantu tindakan sectio caesarea dan kuretase. Alhamdulillah seluruh pasien dalam keadaan baik dan saat ini sudah menjalani rawat gabung bersama bayi,” ungkap dr. Fitria.
Pemulihan layanan kesehatan di RSUD Muda Sedia terus dilakukan secara bertahap, dengan memprioritaskan layanan esensial yang tidak dapat ditunda. Kehadiran tenaga kesehatan relawan turut memperkuat keberlangsungan pelayanan medis bagi masyarakat Aceh Tamiang pascabencana. (*/S-01)







