KPU Riau Siap Laksanakan Pemungutan Suara Ulang di 4 Daerah

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Riau menyatakan kesiapan logistik 100% untuk melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilu 2024  empat daerah di Riau.

Sesuai Keputusan KPU Nomor 768 Tahun 2024, PSU di Kabupaten Indragiri Hulu, Kepulauan Meranti, dan Kota Dumai dilaksanakan pada 29 Juni 2024. Sedangkan PSU di Kabupaten Rokan Hulu dilaksanakan pada 13 Juli 2024.

“KPU Riau dan Kabupaten/Kota pelaksana PSU telah melakukan berbagai persiapan. Untuk logistik sudah siap seratus persen, tinggal menunggu diturunkan ke TPS. Kita menggunakan logistik cadangan Pemilu 2024, dan kekurangannya dipenuhi melalui pengadaan oleh KPU Provinsi Riau,” kata Ketua KPU Riau Rusidi Rusdan, Kamis (27/6).

Ia menjelaskan untuk penyelenggara PSU terdapat dua kategori. Pertama, Kabupaten Indragiri Hulu dan Kepulauan Meranti pelaksanaan PSU dengan pengambilalihan tugas dan wewenang badan adhoc oleh Ketua dan Anggota KPU Kabupaten/Kota beserta Sekretariat.

BACA JUGA  Pemprov-KPU Jateng Matangkan Persiapan Transisi Keanggotaan DPRD kabupaten/kota

“Kedua, untuk Kota Dumai dan Kabupaten Rokan Hulu dilakukan perekrutan badan adhock dan sudah dilakukan pelantikan,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, untuk PSU di Kabupaten Rokan Hulu, sesuai rekomendasi Mahkamah Konstitusi, telah dilakukan pemutakhiran Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024. Terdapat data pemilih sinkron dengan DP4 sebanyak 5.385 dan data pemilih tidak terdapat dalam DP4 sebanyak 2.077. Terhadap data pemilih sinkron dengan DP4 sebanyak 5.385 diturunkan ke Pantarlih Pilkada untuk dijadikan prioritas Coklit.

“Dan data pemilih tidak terdapat dalam DP4 sebanyak 2.077 dilakukan pengecekan ulang NIK melalui CekNIK Kemendagri,” jelasnya.

Untuk memastikan pelaksanaan PSU berjalan lancar dan sesuai dengan peraturan yang berlaku, KPU Riau telah mengadakan sosialisasi persiapan PSU kepada instansi terkait dan peserta Pemilu.

BACA JUGA  Menangi Sengketa Pemilu, Eep Minta Keadilan Mahkamah Partai

Menurutnya sosialisasi PSU bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam mengenai tahapan, teknis pelaksanaan, kesiapan, serta peran dan tanggung jawab masing-masing pihak yang terlibat.

“Sosialisasi ini penting untuk memastikan semua pihak memiliki pemahaman yang sama mengenai pelaksanaan PSU ini. Sehingga dapat meminimalisir potensi masalah di lapangan. Kami berharap seluruh instansi terkait dan peserta Pemilu dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini,” pungkasnya. (RUD/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Neraca Perdagangan Jabar Januari – Mei 2026 Surplus US$11,31 Miliar

NERACA perdagangan Provinsi Jawa Barat (Jabar) mengalami Barat surplus USD 11,31 miliar selama Januari 2026 hingga Mei 2026. Kondisi itu terjadi berkat nilai ekspor lebih besar dibandingkan impor pada periode…

Nilai Tukar Petani DIY Alami Penurunan  Hingga 0,75% pada Juni

BADAN Pusat Statistik (BPS) DIY mencatat pada Juni 2026  Nilai Tukar Petani (NTP) DIY sebesar 108,34 atau mengalami penurunan sebesar 0,75% dibandingkan Mei. Penurunan ini, kata Plt. Kepala BPS DIY…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Fakultas Kedokteran UIN Sunan Kalijaga Mulai Gelar CBT

  • July 2, 2026
Fakultas Kedokteran UIN Sunan Kalijaga Mulai Gelar CBT

Perluas Jangkauan, Dirjen Imigrasi Resmikan Prestige Immigration Services di Mall BG Junction Surabaya

  • July 2, 2026
Perluas Jangkauan, Dirjen Imigrasi Resmikan Prestige Immigration Services di Mall BG Junction Surabaya

Citilink Layani Penerbangan dari Adisutjipto ke Syamsudin Noor, Banjarmasin

  • July 2, 2026
Citilink Layani Penerbangan dari Adisutjipto ke Syamsudin Noor, Banjarmasin

Neraca Perdagangan Jabar Januari – Mei 2026 Surplus US$11,31 Miliar

  • July 2, 2026
Neraca Perdagangan Jabar Januari – Mei 2026 Surplus US$11,31 Miliar

Lewati Bosnia-Herzegovina, AS Ditunggu Belgia di Babak 16 Besar

  • July 2, 2026
Lewati Bosnia-Herzegovina, AS Ditunggu Belgia di Babak 16 Besar

Nilai Tukar Petani DIY Alami Penurunan  Hingga 0,75% pada Juni

  • July 2, 2026
Nilai Tukar Petani DIY Alami Penurunan  Hingga 0,75% pada Juni