Rayakan HUT ke-81 RI, IDN Resmikan Rumah Layak Huni di Sleman

DALAM rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, InJourney Destination Management (IDM) menyerahkan rumah yang telah direnovasi milik warga Dusun Grumbulgede, Kalurahan Selomartani, Kalasan, Sleman pada Senin.

Penyerahan purna pugar rumah tersebut dilakukan oleh Direktur Utama InJourney Destination Management Febrina Intan beserta jajaran direksi lainnya, kepada pemiliknya Kroniyah.

“Keberadaan kami di sini tidak hanya sekedar mengelola sebuah destinasi, tapi yang terpenting adalah bagaimana keberadaan Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko atau IDM itu dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar,” jelasnya.

Sebelum direnovasi, rumah milik Kroniah merupakan bangunan nonpermanen berukuran 6 x 7 meter dengan dinding berbahan anyaman bambu atau gedhek, lantai plester sederhana, serta genteng yang telah lapuk. Rumah tersebut tidak memiliki kamar tidur maupun fasilitas kamar mandi yang memadai.

Semangat gotong royong

Melalui program pembangunan RLH (Rumah Layak Huni), rumah tersebut mengalami peningkatan kualitas bangunan dan fasilitas. Bangunan permanen ini kini berlantai keramik dengan dua kamar tidur, kamar mandi, ruang keluarga, serta dapur bersih sehingga dapat menjadi tempat tinggal yang lebih aman, sehat, nyaman, dan mendukung kebutuhan dasar keluarga.

BACA JUGA  Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

Pengerjaan rumah dilakukan selama tiga bulan yang didukung juga oleh masyarakat sekitar, sehingga proses renovasi tidak hanya menghasilkan hunian yang lebih layak, serta memperkuat semangat gotong royong sebagai bagian dari nilai sosial yang tumbuh di tengah masyarakat.

Perwakilan Panewu Kalasan Sidi Nugroho mengapresiasi pembangunan rumah layak huni serta dukungan warga masyarakat sekitar. Sebab meningkatkan kesejahteraan warga serta mendorong solidaritas sosial di antara warga.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada semua warga masyarakat yang sudah bekerja sama, bahu membahu demi terwujudnya rumah layak huni ini. Tentunya kami sangat mengharapkan programini bisa menyasar masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.

Terkait masyarakat sekitar

Direktur Utama IDM Febrina Intan mengatakan keberadaan destinasi pariwisata tidak dapat dipisahkan dari masyarakat yang hidup dan tumbuh di sekitarnya. Karena itu, pengelolaan destinasi oleh IDM tidak hanya diarahkan pada pengembangan pengalaman wisata, tetapi juga pada upaya menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat.

BACA JUGA  Buktikan Kehadiran Negara, Sejumlah Menteri Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Daerah

“Di Hari Kemerdekaan ini, Ibu Kroniah juga diberikan kemerdekaan untuk hidup yang lebih baik lagi, yang lebih layak lagi. Kalau Ilihat rumah sebelumnya cukup memprihatinkan, ya. Tapi alhamdulillah hari ini kita sebagai saksi bersama meresmikan rumah layak ke-56 yang dilakukan oleh TWC,” lanjutnya.

Program RLH merupakan salah satu bentuk nyata komitmen TJSL InJourney Destination Management dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat di sekitar kawasan destinasi. Sejak 2016, program pembangunan rumah layak huni ini telah menjangkau 56 unit rumah milik warga kurang mampu di sekitar kawasan wisata Candi Prambanan maupun Candi Borobudur.

Terjemahkan kemerdekaan

Inisiatif tersebut menjadi bagian dari upaya IDM menerjemahkan semangat HUT ke-81 Kemerdekaan RI ke dalam aksi nyata. Semangat ‘Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur’ tidak hanya diwujudkan melalui perayaan, tetapi juga melalui kontribusi

BACA JUGA  Rayakan HUT ke-81 RI, para Siswa Spemduta Ikuti Outdoor Learning

Bagi IDM, kemerdekaan merupakan kesempatan untuk terus memperluas kebermanfaatan melalui pengelolaan destinasi yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. Kehadiran RLH di Dusun Grembulgede diharapkan dapat menjadi salah satu wujud nyata bagaimana sektor pariwisata dapat tumbuh berdampingan dengan masyarakat sekaligus memberikan dampak sosial yang positif.

IDM berkomitmen untuk terus menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat di sekitar destinasi. Keberadaan kawasan wisata tidak hanya menghadirkan pengalaman bagi wisatawan, tetapi juga turut menjadi bagian dari perjalanan masyarakat menuju kehidupan yang lebih layak dan sejahtera. (AGT/M-01)

Related Posts

Wisatawan Candi Borobudur Bisa Netralkan Jejak Karbon Lewat Tiket

MULAI hari ini, pengunjung Candi Borobudur bisa memilih untuk menetralkan emisi karbon dari perjalanannya, cukup dengan satu pilihan tambahan saat membeli tiket masuk. Pilihan itu dihadirkan melalui Inisiatif Strategis Dekarbonisasi…

Bawa Suara Petani, Film Dokumenter Karya Mahasiswa UGM Tembus Semifinal Inspiring Asia

FILM dokumenter pendek berjudul “The Candles From The Edge” yang disutradarai oleh Aru Dewangga, mahasiswa Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada, berhasil menorehkan prestasi membanggakan di…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Juarai FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Akhiri Penantian Panjang

  • October 6, 2026
Juarai FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Akhiri Penantian Panjang

Mahasiswa RPL Unisa Raih Predikat Terbaik Uji Kompetensi Keperawatan

  • October 5, 2026
Mahasiswa RPL Unisa Raih Predikat Terbaik Uji Kompetensi Keperawatan

Wisatawan Candi Borobudur Bisa Netralkan Jejak Karbon Lewat Tiket

  • October 5, 2026
Wisatawan Candi Borobudur Bisa Netralkan Jejak Karbon Lewat Tiket

PSI Cianjur Bidik Enam Kursi DPRD pada Pileg 2029

  • October 5, 2026
PSI Cianjur Bidik Enam Kursi DPRD pada Pileg 2029

Bawa Suara Petani, Film Dokumenter Karya Mahasiswa UGM Tembus Semifinal Inspiring Asia

  • October 5, 2026
Bawa Suara Petani, Film Dokumenter Karya Mahasiswa UGM Tembus Semifinal Inspiring Asia

Bantu Mahasiswa UTS, Fapet UGM Bagikan 2.577 Butir Telur Rebus Gratis

  • October 5, 2026
Bantu Mahasiswa UTS,  Fapet UGM Bagikan 2.577 Butir Telur Rebus Gratis