Sambut Libur Nataru, InJourney Lakukan Pelatihan

SAAT memasuki musim libur Nataru 2025/2026 InJourney Destination Management meningkatkan performa layanan kepada wisatawan. Direktur Komersial IDM Gistang Panutur mengatakan pelatihan yang dilakukan ini merupakan komitmen InJourney Destination Management dalam memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan serta meningkatkan kunjungan.

“Hospitality as the Heart of the Experience. Indonesian Hospitality adalah upaya menghadirkan pengalaman yang tidak hanya informatif, tetapi juga hangat dan meninggalkan kesan mendalam bagi wisatawan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan dan penajaman kompetensi layanan agar memiliki standar kualitas pelayanan. Program ini merupakan komitmen dalam mengoptimalkan pelayanan,” jelas Gistang Panutur, Selasa (16/12).

Hospitality Training Program, jelasnya diikuti 150 peserta yang terdiri dari frontliner atau petugas layanan di lapangan, seperti petugas keamanan, operasional, dan ticketing di destinasi. Upaya ini mencakup penguatan pemahaman prinsip layanan unggul yang terdiri dari service mindset, service skills & hospitality standard dan service leadership.

Berorientasi pelayanan

Group Head Human Capital IDM Doni Asriadi mengatakan dalam pelatihan ini peserta didorong untuk menumbuhkan service mindset atau pola pikir yang berorientasi pada pelayanan, di mana seseorang menempatkan kebutuhan, kenyamanan, dan kepuasan pelanggan.

BACA JUGA  4 Ruas Baru Tol Trans Sumatra Difungsikan Selama Nataru

Peserta katanya dituntut untuk bisa menghadirkan service leadership yang berfokus pada melayani orang lain terlebih dahulu, baik karyawan, tim, maupun pelanggan, untuk menciptakan budaya kerja yang kolaboratif, berempati, dan berorientasi pada pelayanan prima.

“Hal ini kami dorong dengan penerapan service skills & hospitality standard sebagai seperangkat keterampilan layanan dan pedoman baku yang menjadi dasar terciptanya pelayanan pada pelanggan yang ramah, profesional, konsisten, dan berkesan, sesuai dengan nilai Indonesian Hospitality,” lanjut Doni Asriadi.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, ujarnya para frontliners diharapkan semakin siap berperan sebagai representasi perusahaan yang profesional, ramah dan bisa memberikan pesona keramahtamahan yang bermakna di tiap kunjungan.

Peningkatan Kompetensi Pamong Carita

Selain itu, InJourney Destination Management juga menyelenggarakan Hospitality & Up Skill for Guide untuk peningkatan kualitas pelayanan dan kompetensi pemandu wisata atau pamong carita di destinasi Taman Wisata Candi Borobudur. “Program ini diikuti oleh 80 orang pamong carita atau opemandu wisata,” kata Commercial Experience Group Head IDM Galuh Indah.

BACA JUGA  Disparbud Jabar Prediksi Gelombang Libur Terbagi Dua

Pelatihan yang terdiri dari materi pelestarian cagar budaya serta basic manner dan public speaking ini bertujuan untuk memperkuat penerapan hospitality sekaligus meningkatkan kapasitas pamong carita dengan semangat Melayani Sepenuh Hati.

Materi cagar budaya dihadirkan agar materi yang disampaikan pamong carita sesuai dengan upaya pelestarian dan nilai-nilai luhur Candi Borobudur. Sementara materi terkait basic manner dan public speaking merupakan bagian peningkatan kapasitas pamong carita dalam menyampaikan materi yang berkesan bagi wisatawan.

Ruang refreshment

Pelatihan ini, menjadi ruang refreshment bagi pamong carita terhadap peran dan tanggung jawab mereka sebagai garda terdepan dalam mendampingi wisatawan, termasuk pesan dan pengalaman yang perlu disampaikan serta dibawa pulang oleh setiap pengunjung.

BACA JUGA  KAI Wisata Siagakan 1.253 Petugas Layanan Porter di 14 Stasiun

“Melalui semangat Melayani Sepenuh Hati, para pamong carita diharapkan mampu memberikan nilai dan pengalaman berkesan bagi wisatawan. Dengan demikian, wisatawan tidak hanya datang sekali, tetapi memiliki keinginan untuk kembali berkunjung,” jelasnya.

Commercial Head Group PT Taman Wisata Borobudur AY Suhartanto menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan ini sebagai sarana penyegaran kembali bagi para pamong carita, khususnya dalam aspek hospitality dan peningkatan kompetensi.

“Ini yang perlu kita hadirkan, bagaimana pengunjung itu terkesan. Tidak hanya terkesan terhadap objeknya saja, tetapi justru terkesan dengan narasi cerita dan layanan yang bapak Ibu berikan,” jelasnya.  (AGT/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Guru SD Jatikalang Keluhkan Banjir dan Kerawanan Sekolah

WAKIL Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menerima keluhan Kepala SD Negeri Jatikalang Kecamatan Prambon, terkait kondisi sekolah yang kerap dilanda banjir dan belum adanya pagar di halaman belakang. Akibat banjir para0…

Baru 56 Dapur SPPG Beroperasi di Sidoarjo dari Target 370

SATU lagi Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sidoarjo diresmikan, tepatnya di Desa Temu Kecamatan Prambon. Saat ini baru ada 56 Dapur SPPG beroperasi di Sidoarjo dari rencana…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

UGM Lantik 901 Insinyur Baru

  • January 13, 2026
UGM Lantik 901 Insinyur Baru

Pemerintah Diminta Tingkatkan Penegakan Hukum dan Literasi Pajak

  • January 13, 2026
Pemerintah Diminta Tingkatkan Penegakan Hukum dan Literasi Pajak

Guru SD Jatikalang Keluhkan Banjir dan Kerawanan Sekolah

  • January 13, 2026
Guru SD Jatikalang Keluhkan Banjir dan Kerawanan Sekolah

Baru 56 Dapur SPPG Beroperasi di Sidoarjo dari Target 370

  • January 13, 2026
Baru 56 Dapur SPPG Beroperasi di Sidoarjo dari Target 370

Erick Thohir Gaungkan Semua Elemen Sepak Bola Indonesia Bersatu dan Dukung John Herdman

  • January 13, 2026
Erick Thohir Gaungkan Semua Elemen Sepak Bola Indonesia Bersatu dan Dukung John Herdman

Cegah Superflu, Warga Bandung Diminta Jaga Kesehatan

  • January 13, 2026
Cegah Superflu, Warga Bandung Diminta Jaga Kesehatan