Tambang Batu Bara Ilegal di Cagar Alam Teluk Adang Digerebek

BALAI Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Wilayah Kalimantan, bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur dan Detasemen Polisi Militer (Denpom) VI/1-4 Penajam Paser Utara, berhasil mengamankan aktivitas penambangan batu bara ilegal di Kawasan Cagar Alam (CA) Teluk Adang, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.

Dalam operasi tersebut, tim gabungan menyita empat unit alat berat jenis excavator dan satu unit dump truck yang digunakan untuk aktivitas penambangan tanpa izin. Selain itu, empat orang pelaku turut diamankan, masing-masing berinisial PT (38), J (24), GM (32), dan W (55).

Para pelaku tertangkap tangan saat melakukan aktivitas penambangan, mulai dari pengupasan lahan, penggalian, hingga pemuatan batu bara. Saat ini, keempatnya telah ditetapkan sebagai tersangka dan dititipkan di Rumah Tahanan Polresta Samarinda untuk proses hukum lebih lanjut.

BACA JUGA  Kemenhut Atur Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabencana

Tambang batu bara ilegal rusak kawasan konservasi

Direktur Jenderal Gakkum Kehutanan, Dwi Januanto Nugroho, menegaskan komitmen pemerintah dalam menindak tegas setiap bentuk perusakan kawasan konservasi, baik yang dilakukan oleh individu maupun korporasi.

“Penegakan hukum ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam menjaga kedaulatan kawasan hutan sesuai dengan fungsi konservasinya,” ujar Dwi Januanto, Jumat (12/12).

Ia menambahkan, kolaborasi antara pengelola kawasan konservasi dan aparat penegak hukum menjadi kunci penguatan perlindungan dan pengamanan kawasan hutan guna menekan laju degradasi hutan di Indonesia.

Keempat tersangka dijerat Pasal 89 juncto Pasal 17 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 10 tahun serta denda hingga Rp5 miliar.

BACA JUGA  Gakkum Tangkap Pelaku Galian C Ilegal di Taman Nasional Kutai

Cagar Alam Teluk Adang jadi prioritas

Kepala Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Kalimantan, Leonardo Gultom, menyatakan keberhasilan operasi ini merupakan hasil sinergi yang solid dengan BKSDA Kalimantan Timur dan jajaran POMDAM VI/Mulawarman, khususnya Detasemen POM VI/1 Samarinda dan Subdenpom VI/1-4 Penajam Paser Utara.

“Pengamanan kawasan konservasi, khususnya Cagar Alam Teluk Adang, menjadi prioritas kami. Aktivitas pertambangan batu bara ilegal dipastikan akan menimbulkan kerusakan serius terhadap kawasan tersebut,” kata Leonardo.

Ia menegaskan pihaknya akan terus mendalami kasus ini dan mendalami kasus ini dan mengungkap pihak-pihak lain yang terlibat, termasuk aktor intelektual maupun korporasi yang diduga terlibat dalam aktivitas ilegal tersebut. (*/S-01)

BACA JUGA  Tiga Pelaku Resmi Tersangka Perburuan Ilegal di TN Komodo

Siswantini Suryandari

Related Posts

Pemkot Semarang Dirikan Posko Kemanusiaan Lebaran

PEMERINTAH Kota Semarang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Semarang mendirikan Posko Kemanusiaan Lebaran 2026 untuk memberikan pelayanan dan bantuan kepada para pemudik yang melintas di wilayah Semarang. Posko tersebut…

BMKG Prediksi Bandung Raya  Lebih Kering pada Musim Kemarau 2026

MUSIM kemarau 2026 di Jawa Barat diprediksi datang lebih awal dan berlangsung lebih kering dibandingkan kondisi normal. Data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Bandung, menyebut  analisis…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Buka Perdana di Jakarta, Hikiniku to Come Siap Manjakan Lidah Pecinta Kuliner

  • March 16, 2026
Buka Perdana di Jakarta, Hikiniku to Come Siap Manjakan Lidah Pecinta Kuliner

Pemkot Semarang Dirikan Posko Kemanusiaan Lebaran

  • March 16, 2026
Pemkot Semarang Dirikan Posko Kemanusiaan Lebaran

BMKG Prediksi Bandung Raya  Lebih Kering pada Musim Kemarau 2026

  • March 16, 2026
BMKG Prediksi Bandung Raya  Lebih Kering pada Musim Kemarau 2026

Wagub DIY Lepas Keberangkatan Mudik 1.800 Pedagang Warmindo

  • March 16, 2026
Wagub DIY Lepas Keberangkatan Mudik 1.800 Pedagang Warmindo

PBVSI Siap Menaturalisasi 4 Pebola Voli Asal Brasil

  • March 16, 2026
PBVSI Siap Menaturalisasi 4 Pebola Voli Asal Brasil

Jelang Lebaran, Ratusan Driver Ojol Janda di Sidoarjo Terima Paket Sembako

  • March 16, 2026
Jelang Lebaran, Ratusan Driver Ojol Janda di Sidoarjo Terima Paket Sembako