Tim Kuasa Hukum: Pegi Yakin Menang

PENGADILAN Negeri Bandung menggelar sidang perdana gugatan praperadilan yang diajukan oleh Pegi Setiawan terkait kasus pembunuhan pasangan kekasih Vina dan Eki, Senin (24/6).

Tim Kuasa hukum Pegi Setiawan, Sugianti Iriani menyatakan telah menyiapkan 22 kuasa hukum untuk membantu jalannya proses sidang praperadilan.

“Optimistis 99 persen kita optimistis (menang). Tentunya kita sudah mempersiapkan segala macam baik itu bukti-bukti dan mental kita,” kata Sugiarti sebelum dimulainya sidang praperadilan di PN Bandung, Senin (24/6).

Sementara itu, Polda Jawa Barat mengaku siap melawan praperadilan yang diajukan oleh Pegi Setiawan alias Pegi Perong. Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Jules Abraham Abast memastikan tim Hukum Polda akan hadir dalam praperadilan tersebut.

BACA JUGA  Tim Kuasa Hukum Pegi Setiawan Berencana Laporkan Ayah Eky

“Kami sudah siapkan dan kami siap menghadapi gugatan praperadilan dari kuasa hukum maupun keluarga tersangka PS,” ujarnya kepada wartawan.

Kasus kematian Vina dan Eky sudah terjadi 8 tahun lalu namun belum ada kepastian hukum terhadap para pelaku. Kasus ini mulai ramai kembali setelah munculnya film Vina: Sebelum Tujuh Hari.

Kapolri telah meminta jajarannya melakukan asistensi terhadap kasus Vina. Terlebih dari hasil kronologis bahwa kasus tersebut awalnya dilaporkan sebagai kasus kecelakaan lalu lintas.

Polri mengakui bahwa para anggotanya tidak teliti dalam memeriksa kasus kematian Vina dan Eky. Sebab awalnya kasus kematian Vina dan Eky pada awalnya disebut kecelakaan lalu lintas. Namun kemudian dilakukan pemeriksaan lagi dan disebut kematian tidak wajar.

BACA JUGA  Kuasa Hukum Pegi Setiawan Klaim Kliennya Siap Didampingi 64 Pengacara

Kepala Divisi Humas Polti, Irjen Sandi Nugroho menyatakan bahwa polisi menuliskan hasil visum Vina dan Eky sebagai kematian tidak wajar. “Anggota tersebut tidak teliti memeriksa kasus di lapangan,” ujarnya.

Vina dan Eky dibunuh oleh genk motor di Cirebon pada  27 Agustus 2016. Vina sebelum dibunuh telah mendapatkan perlakuan kekerasan seksual. Polisi kemudian menetapkan 11 tersangka dan 8 orang  telah diadili.Sedangkan tiga orang dinyatakan buron.

Kemudian polisi menangkap Pegi Setiawan alias Perong diduga sebagai salah satu pelaku pembunuhan Vina dan Eky. Sedangkan dua orang lainnya yang masih buron, pihak polisi adalah fiktif. (*/S-01)

BACA JUGA  Sidang Ketiga Pegi Setiawan, Hakim Menahan Diri untuk Tidak Tepuk Tangan

Siswantini Suryandari

Related Posts

Cegah Tabrak Belakang, Polda Jateng Tempeli Truk Stiker Reflektif

POLDA Jawa Tengah terus mengedepankan upaya preemtif dan preventif dalam Operasi Patuh Candi 2026 untuk mencegah kecelakaan lalu lintas sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara. Upaya tersebut diwujudkan…

GMKI: Pemuda bukan Alat Kepentingan Penguasa

KETUA Cabang Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Pematangsiantar-Simalungun, Yova Ivo Cordiaz Purba menegaskan momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda bukan sekedar kegiatan seremoni tahunan. Lebih dari itu sebagai momentum untuk menguji…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Memeras WNA

  • October 29, 2026
Silmy Karim Didakwa  Terima Rp1,2 Miliar dari Memeras WNA

Beri Bonus untuk Atlet dan Pelatih, Presiden Ucapkan Terima kasih

  • October 29, 2026
Beri Bonus untuk Atlet dan Pelatih, Presiden Ucapkan Terima kasih

Cegah Tabrak Belakang, Polda Jateng Tempeli Truk Stiker Reflektif

  • October 29, 2026
Cegah Tabrak Belakang, Polda Jateng Tempeli Truk Stiker Reflektif

Dilema Pers di Mata KDM; antara Biaya Produksi dan Kebebasan Tanpa Etika

  • October 29, 2026
Dilema Pers di Mata KDM; antara Biaya Produksi dan Kebebasan Tanpa Etika

Kembangkan AI, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Telekomunikasi

  • October 29, 2026
Kembangkan AI, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Telekomunikasi

Luncurkan Proyek SHIELD, UGM Kaji Wolbachia dalam Pengendalian Dengue

  • October 29, 2026
Luncurkan Proyek SHIELD, UGM Kaji Wolbachia dalam Pengendalian Dengue