Ribuan Aparat Gabungan Ikuti Simulasi Sispamkota Polda Jatim

KEPOLISIAN Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) menggelar simulasi sistem pengamanan kota (Sispamkota) di lapangan parkir timur Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Rabu (15/10). Simulasi Sispamkota ini melibatkan ribuan aparat gabungan hingga masyarakat sipil pedagang asongan dan sopir angkot.

Simulasi Sispamkota disusun dengan skenario lengkap untuk melatih kesiapan petugas dalam menghadapi berbagai situasi kontijensi di wilayah perkotaan. Dalam simulasi itu terlihat terjadi aksi unjukrasa yang kemudian anarkis. Pengunjuk rasa melakukan perusakan hingga pembakaran gedung dan kendaraan bermotor.

Aparat pengendali massa hingga anti huru hara Brimob Polda Jatim menghalau massa. Mereka dibantu kendaraan mobil water canon yang menyemprotkan air bertekanan tinggi ke arah pengunjuk rasa.

BACA JUGA  KPU Riau Gelar Simulasi Pilkada 2024

Perkuat sinergi

Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto mengatakan, latihan Sispamkota ini bertujuan menguji kesiapan seluruh personel. Serta memperkuat sinergi antarinstansi dalam menghadapi potensi gangguan keamanan di wilayah Jatim.

“Hari ini kami mengadakan pelatihan penerapan Sispamkota untuk melatih seluruh personel Polri bekerja sama dengan rekan-rekan dari TNI, Pemda, serta elemen masyarakat lainnya,” kata Kapolda Jatim.

Irjen Nanang Avianto menambahkan, latihan tersebut menjadi bagian dari upaya antisipatif menghadapi berbagai kemungkinan terburuk yang bisa terjadi di daerah.

“Kegiatan ini akan terus kami lakukan secara berkelanjutan agar seluruh anggota siap kapan pun dibutuhkan. Dengan latihan rutin, kesiapan dan respons kita terhadap situasi darurat akan semakin baik,” tegas Kapolda Jatim.

BACA JUGA  Polda Jatim Kembali Olah TKP Reruntuhan Ponpes Al Khoziny

Situasi kondusif

Irjen Nanang menyampaikan apresiasi terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan simulasi. Dia juga berharap seluruh masyarakat turut menjaga keamanan dan ketertiban di Jatim.

“Saya yakin masyarakat Jawa Timur cinta terhadap wilayahnya. Kita semua memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga keamanan dan ketertiban bersama,” kata Irjen Nanang.

Kapolda Jatim menegaskan, sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di seluruh wilayah Jatim. (OTW/N-01)

Simulasi sistem pengamanan kota (Sispamkota) di lapangan parkir timur Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Rabu (15/10). (Dok/Ist)

BACA JUGA  Hanya Imbang Tanpa Gol Lawan Laos, Timnas Indonesia U-23 belum juga Temukan Ketajaman

Dimitry Ramadan

Related Posts

Pakar UGM Desak Pemda Buka Ruang Dialog Soal Nasib PPPK

IMBAS dari aturan yang  menyebutkan batas belanja gaji pegawai maksimal 30 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), ribuan PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) terancam diberhentikan. Saat mengomentari…

Polda DIY Raih Peringkat I Nasional dalam Rekayasa Lalu Lintas

KORLANTAS Polri menetapkan operasi bersandi Operasi Ketupat Progo 2026 Polda DIY sebagai yang terbaik. Berdasarkan survei kepuasan masyarakat yang dirilis oleh Korlantas Polri, Polda DIY menduduki peringkat pertama dalam kategori…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Pakar UGM Desak Pemda Buka Ruang Dialog Soal Nasib PPPK

  • March 30, 2026
Pakar UGM Desak Pemda Buka Ruang Dialog Soal Nasib PPPK

Menkes Gandeng China Cegah Tuberkulosis

  • March 29, 2026
Menkes Gandeng China Cegah Tuberkulosis

Polda DIY Raih Peringkat I Nasional dalam Rekayasa Lalu Lintas

  • March 29, 2026
Polda DIY Raih Peringkat I Nasional dalam Rekayasa Lalu Lintas

Pertamina Jaga Pasokan BBM dan LPG Sampai Arus Balik

  • March 29, 2026
Pertamina Jaga Pasokan BBM dan LPG Sampai Arus Balik

Pemkot Bandung Ikut Pemerintah Pusat Soal Kebijakan WFH

  • March 29, 2026
Pemkot Bandung Ikut  Pemerintah Pusat Soal Kebijakan WFH

Kalog Berkomitmen Perkuat Distribusi Energi Nasional

  • March 29, 2026
Kalog Berkomitmen Perkuat Distribusi Energi Nasional