
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan seluruh korban yaitu 63 jenazah yang tertimbun bangunan musala ambruk di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Baduran, Sidoarjo, telah ditemukan.
āAlhamdulillah 63 jenazah yang hilang telah ditemukan, meski ini masih bersifat perkiraan,ā kata Deputi III Tanggap Darurat BNPB Mayjen Budi Irawan dalam konferensi pers, Selasa (7/10).
BNPB memperkirakan ada 63 jenazah yang tertimbun dalam reruntuhan bangunan. Sebelumnya, tim gabungan telah menemukan 61 jenazah dalam kondisi utuh dan tujuh bagian tubuh (body parts).
Area pondok yang ambruk kini telah rata dengan tanah, sehingga kecil kemungkinan masih ada korban di lokasi. Dari total korban meninggal, 17 jenazah sudah berhasil diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) dan diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Berdasarkan data terbaru Posko Penanganan Darurat, total korban terdampak mencapai 167 jiwa. Rinciannya, 104 orang selamat (empat telah selesai dirawat, 99 masih menjalani perawatan, dan satu tidak memerlukan perawatan medis), serta tujuh potongan tubuh manusia yang kini dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Proses pembersihan puing bangunan empat lantai tersebut masih berlangsung menggunakan alat berat. Fokus utama pencarian dan pembersihan berada di sektor A1 dan A2 dengan tetap memperhatikan faktor keselamatan, mengingat arah reruntuhan terhubung dengan bangunan lama di sisi sebelahnya.







