Pemkot Bandung Libatkan 80 Puskesmas Awasi MBG

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung melibatkan tim khusus bersama 80 puskesmas di seluruh kecamatan untuk memastikan makanan pada program Makanan Bergizi Gratis (MBG) aman dikonsumsi siswa.

Pemkot Bandung juga memperketat pengawasan makanan pada program Makanan Bergizi Gratis (MBG) menyusul meningkatnya kasus keracunan di sejumlah daerah Jawa Barat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Sony Adam, menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin kasus keracunan MBG terjadi di Bandung. Setiap makanan wajib melalui proses pengolahan dan penyajian sesuai standar kesehatan sebelum disalurkan ke sekolah.

“Sejak awal MBG berjalan, pengawasan sudah dilakukan. Namun dengan tren kasus keracunan yang meningkat, kami menambah intensitas pembinaan dan pengawasan,” ujar Sony, Senin (29/9).

BACA JUGA  Muhammad Qodari Kritik Dapur SPPG Jl Kaliurang Cukup Panas

Saat ini terdapat 98 dapur penyedia MBG di Kota Bandung, dengan 87 dapur masih aktif beroperasi. Seluruh dapur tengah menjalani proses sertifikasi, namun tetap diizinkan beroperasi dengan pendampingan langsung dari petugas kesehatan. Pengawasan meliputi kebersihan dapur, cara pengolahan, penyajian, hingga pengelolaan sampah.

Sony mengungkapkan, setiap hari sekitar 260 ribu porsi makanan diproduksi. “Volume produksi yang besar menjadi tantangan tersendiri. Pengawasan tidak boleh kendor karena ini menyangkut kesehatan puluhan ribu anak,” katanya.

Di sisi lain, Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung, Aswan Asep Wawan, meminta agar dapur MBG segera dilengkapi fasilitas, disertifikasi, dan ditata ulang distribusinya. Menurutnya, masih banyak dapur yang belum memenuhi standar kelayakan higienitas dan distribusi makanan yang belum efektif.

BACA JUGA  Harga Gabah Petani di Kota Bandung Di Atas Harga Bulog

“Aspek distribusi harus diperhatikan. Jika perjalanan lebih dari satu jam, makanan berisiko basi. Penempatan dapur sebaiknya disesuaikan dengan jumlah sekolah dan fasilitas kesehatan di tiap wilayah agar layanan lebih optimal,” tegasnya. (Rava/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Polda DIY Raih Peringkat I Nasional dalam Rekayasa Lalu Lintas

KORLANTAS Polri menetapkan operasi bersandi Operasi Ketupat Progo 2026 Polda DIY sebagai yang terbaik. Berdasarkan survei kepuasan masyarakat yang dirilis oleh Korlantas Polri, Polda DIY menduduki peringkat pertama dalam kategori…

Pertamina Jaga Pasokan BBM dan LPG Sampai Arus Balik

MESKI terjadi peningkatan konsumsi energi seiring tingginya mobilitas masyarakat pada arus mudik dan arus balik Lebaran, PT Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah berhasil memenuhinya. Area Manager Communication, Relations, &…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polda DIY Raih Peringkat I Nasional dalam Rekayasa Lalu Lintas

  • March 29, 2026
Polda DIY Raih Peringkat I Nasional dalam Rekayasa Lalu Lintas

Pertamina Jaga Pasokan BBM dan LPG Sampai Arus Balik

  • March 29, 2026
Pertamina Jaga Pasokan BBM dan LPG Sampai Arus Balik

Pemkot Bandung Ikut Pemerintah Pusat Soal Kebijakan WFH

  • March 29, 2026
Pemkot Bandung Ikut  Pemerintah Pusat Soal Kebijakan WFH

Kalog Berkomitmen Perkuat Distribusi Energi Nasional

  • March 29, 2026
Kalog Berkomitmen Perkuat Distribusi Energi Nasional

Yogyakarta Gelar Tiga Pameran Industri Sekaligus

  • March 29, 2026
Yogyakarta Gelar Tiga Pameran Industri Sekaligus

Dzuriyat KH Wahab Chasbullah Bahas Materi Muktamar NU

  • March 29, 2026
Dzuriyat KH Wahab Chasbullah Bahas Materi Muktamar NU